Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Desember 2017 20:02
Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba,
DPRD Riau Hearig Bersama Pengelolah Hiburan Malam di Pekanbaru


Rabu, 13 Desember 2017 19:39
Kelola Cagar Alam Bukit Bungkuk, BBKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik

Rabu, 13 Desember 2017 19:29
Mayat Mengapung di Pantai Mentayan, Bengkalis Gegerkan Warga

Rabu, 13 Desember 2017 19:13
Ketua DPRD Inhu Bantah RAPBD 2018 Tidak Dibahas

Rabu, 13 Desember 2017 18:43
Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis


Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Rabu, 13 Desember 2017 17:22
Honda Arista Pekanbaru Raih 3 Kategori Juara di Ajang 3S+BP+CCO Contest 2017

Rabu, 13 Desember 2017 17:18
Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:07
Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi

Rabu, 13 Desember 2017 17:05
2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 20 Nopember 2017 20:19
Kadis Kebudayaan Sebut Batik Riau Sudah Ada Sejak Abad ke 18

Kadis Kebudayaan Riau ungkap Negeri Lancang Kuning memiliki kekayaan budaya yang banyak. Seperti Batik khas Riau yang telah ada sejak abat 18.

Riauterkini - PEKANBARU - Selama ini batik identik dengan Jawa. Berbagai corak, motif hingga berbagai paduan warna dihasilkan dari pembatik yang tersebar dari berbagai daerah di Pulau Jawa.

Namun menurut Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Raja Yoserizal Zein, pase batik yang ada di Riau ini hampir sama masanya. Batik Riau sudah lama ada. Hanya yang membedakan, jika batik Jawa dengan tulis atau canting, sementara Riau dikenal dengan batik cap.

"Fase batik antara Jawa dan Riau sebenarnya hampir sama. Hanya selama ini batik memang identik dengan Jawa. Padahal tidak. Ini perlu pemahaman. Hanya saja, batik Jawa motifnya dengan tulis, sementara Riau dengan batik cap," kata Yoserizal, Senin (20/11/17).

Batik Riau sudah ada sejak abad ke 18 lalu atau sejak jaman kerajaan Melayu Daik Lingga antara 1824-1911. Berbeda dengan proses pembuatan batik di Pulau Jawa, pada saat itu, proses pembatikan tidak menggunakan lilin sebagai pembatas warna.

Pada saat itu, kerajinan batik Riau hanya lebih dikenal dikalangan bangsawan istana dalam bentuk kerajinan batik cap. Capnya itu sendiri terbuat dari perunggu yang berisi motoif-motif khas Riau.

"Jadi sebenarnya batik Riau ini sebenarnya bukan hal baru," ujar mantan Karo Humas dan Kepala BPAD Riau ini.

Selain itu menurut Yoserizal lagi, Riau juga memiliki kekayaan dari hasil tenunan. Bahkan Pemerintah Pusat sudah mengakuinya sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), khususnya tenun Siak.

Selain itu, masih ada tenunan Indragiri dan berbagai daerah lainnya. Hanya saja, kerajinan tenun di Riau yang ada diberbagai daerah tersebut belum tersusun dengan baik.

"Kita juga berharap selain tenun Siak yang sudah diakui tersebut, tenun dari daerah lainnya bisa kita angkat juga. Ini kekayaan kita yang harus kita bangkit lagi," ujar Yoserizal.***(mok)



Berita Sosial lainnya..........
- Dukung Dakwah Fitrah Madani,
PKK dan BKMT Meranti Serahkan Bantuan untuk Kaum Du'afa dan Mu'alaf

- Beri Pengobatan Gratis,
Wabup Meranti dan Tim Dokter Spesialis Sambangi Rumah Pasien

- Batal Tampil di Kuansing,
Gubri Undang Penari SMPN 4 Kuantan Mudik ke Pekanbaru Isi Acara Malam Tahun Baru

- Diserahkan MenPAN RB,
Polresta Pekanbaru Dapat Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi

- Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkalis Dimutasi
- 482 ASN Masuki Masa Pensiun Tahun Ini
- Rapat Forkopimda, Wakil Walikota Pekanbaru Bahas Lima Masalah "Hot"
- Badilum MA Resmikan PTSP PN Pekanbaru
- MUI Riau Taja Seminar Penyamaan Persepsi tentang Pemberdayaan Guru Agama
- Kapolres Inhil Pesankan Personelnya Lakukan Tugas dengan Humanis dan Tegas
- Batal Tampil Menari di Acara Gubri Puluhan Penari di Kuansing Kecewa dan Menangis
- Kapolres Pelalawan Minta Jajarannya Terapkan Keterbukaan Informasi
- 2019 Pemkab Kuansing Akan Bangun Perpustakaan Mewah
- Peringatan HBT Inhu Dipimpin Bupati Pelalawan
- Pajero Sport Family Riau Ikut Promosikan Brand Pariwisata dan Objek Wisata Rohul
- Pemkab Rohul Kembali Wajibkan Salat Berjamaah bagi ASN dan Tenaga Honorer di Masjid Agung
- Antisipasi Keterlambatan Lelang, DLHK Sudah Plot Anggaran 2 Bulan
- Kerjasama TIK dan E-Government,
Kominfotik Bengkalis Teken Kerjasama dengan Pemprov

- Program UEK di Duri Timur Dinilai 'Menjebak' Masyarakat dan Pengelola
- Dibantah Bupati Bengkalis Pasang Baleho Nuansa Politik di MTQ Riau di Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.113.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com