Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 26 April 2018 11:30
Tertangkap di Sumut, Pembunuh Paulus Lawalata Dipicu Ucapan Kasar Korban

Kamis, 26 April 2018 11:27
Ini Hadiah Istimewa DR Firdaus MT untuk HUT ke-234 Kota Pekanbaru

Kamis, 26 April 2018 10:46
Aparat Gabungan di Bengkalis Mulai Gelar Operasi Patuh

Kamis, 26 April 2018 10:39
Tuntas Diregister Kemendagri, Rabu RTRWP Riau Diserahkan ke DPRD

Kamis, 26 April 2018 08:57
BPTP Riau dan UNRI Pererat Jalinan Kerjasama Bidang Pertanian

Kamis, 26 April 2018 07:40
Pejabat Peserta Diklat Pim III Paparkan Rencana Proyek Perubahan pada Bupati dan Wabup Kuansing

Kamis, 26 April 2018 07:35
Demokrat Bengkalis Punya Strategi Khusus Raih 8 Kursi di Parlemen

Kamis, 26 April 2018 07:33
Jual Sie Jie, Dua Warga Tembilahan Ditangkap Polisi

Kamis, 26 April 2018 07:31
Tengku Azmun Titip Sama Andi Rachman Bangunkan Jembatan di Pelalawan

Kamis, 26 April 2018 07:28
Masyarakat Bengkalis Diminta Laporkan Warga Gangguan Jiwa ke Puskesmas

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 20:36
Percepatan Menuju Smart City Madani,
Walikota Pekanbaru Evaluasi Seluruh OPD


Walikota Pekanbaru terus menggesa terwujudnya Smart City Madani. Walikota Firdaus segera lakukan evaluasi OPD menjelang tahun 2018.

Riauterkini - PEKANBARU - Dalam waktu dekat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bakal mengevaluasi pejabat. Sebelum itu dilakukan Pemko masih menilai kinerja seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Demikian dikatakan Walikota Pekanbaru Dr Firdaus kepada media. Meski tidak menyebut kapan waktu pasti, namun ia menyisaratkan evaluasi dilakukan menjelang tahun baru 2018.

Terkait ada pernyataannya akan mengevuasi salah satu pimpinan OPD lantaran tidak maksimal menarik Pendapatan Asli Daerah (PAD), ia menegaskan tidak hanya membidik satu pejabat saja.

"Semua, jadi tidak hanya satu OPD. Evaluasi terhadap semua OPD. Ya kan, (PAD) tidak ada terkait dalam satu OPD. Semua OPD. Kinerja semua OPD, saya tegaskan ya," kata Walikota di Pekanbaru, Rabu (13/12/2017).

Pernyataan akan mengevaluasi salah satu pimpinan OPD itu berawal dari masalah perbandingan pendapatan Kota Pekanbaru dan Kota Batam. Ada pernyataan bahwa Walikota menyebut pendapatan Pekanbaru selama tiga tahun terakhir di atas Kota Batam.

Saat dikonfirmasi, ia pun membenarkan pernyataan itu. Menurutnya tiga tahun terakhir Kota Pekanbaru selalu unggul dari Kota Batam. "Betul. Itu yang saya katakan. Tiga tahun yang lalu kami diskusi dengan Sekda Batam, itu PAD Kota Batam dengan PAD Kota Pekanbaru itu lebih tinggi kita. Iya kan, tiga tahun yang lalu," ujarnya.

Disinggung apakah pendapatan yang dimaksud merupakan pendapatan pajak, ia menyebut pendapatan yang ia maksud merupakan PAD secara keseluruhan. Bukan pendapatan di satu OPD saja.

Untuk diketahui, pendapatan pajak Kota Pekanbaru memang tidak pernah di atas Kota Batam. "Bukan hanya pajak, tapi seluruh pendapatan. Bukan satu ya. Ini kita berbicara pendapatan. Pendapatan itu banyak. Pajak itu salah satu. Ada pajak, ada retribusi. Yang saya katakan tadi itu pendapatan. Semua pendapatan," jelas Walikota.

Soal pendapatan pajak, ia mengaku belum mendapatkan laporan berapa perolehan pendapatan dari pajak. Tapi ia mengharapkan pada seluruh jajaran agar maksimal dalam menggali pendapatan.

"Inikan saya belum dapat laporan berapa sesungguhnya yang kita dapat. Ini yang saya katakan keprihatinan, yang saya katakan, saya ingin mestinya semuanya wajib pajak masyarakat Kota Pekanbaru dan yang bergerak di dunia usaha yang menjadi wajib pajak dan juga para petugas kita di semua dinas, bukan hanya di Bapenda saja, tetapi semua dinas yang berkaitan tentang pendapatan, baik pajak dan retribusi dan lain sebagainya, termasuk juga penyewaan aset. Artinya sumber-sumber pendapatan kita," paparnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, terhitung tahun 2012 hingga tahun 2017, realisasi PAD sektor pajak yang dikelola Bapenda Pekanbaru tidak pernah sekalipun berada di atas Bapenda Kota Batam.

Seperti tahun 2012, realisasi penerimaan PAD Kota Pekanbaru sebesar Rp 224.484.191.146. Sementara Batam sebesar Rp 335.216.496.634. Jika dipersentasekan penerimaan Kota Pekanbaru dengan Batam, 66,97 persen. Dengan selisih angka Rp110.732.305.488.

Untuk tahun 2013, realisasi PAD Pekanbaru sebesar Rp 249.909.235.811. Sedangkan Batam sebesar Rp 475.172.881.114. Dengan persentase penerimaan Kota Pekanbaru terhadap Kota Batam sebesar 52,59 persen. Dengan selisih angka sebesar Rp 225.263.645.303.

Tahun 2014 realisasi penerimaan PAD Kota Pekanbaru sebesar Rp 295.389.957.067. Sementara Kota Batam sebesar Rp 580.864.691.714. Jika dipersentasekan, perolehan Pekanbaru terhadap Batam sebesar 50,85 persen. Dengan selisih angka sebesar Rp 285.474.734.647.

Sedangkan tahun 2015, realisasi PAD Kota Pekanbaru Rp 362.512.186.182. Batam Rp 614.910.861.602. Persentase Pekanbaru terhadap Batam sebesar 58,95 persen. Selisih angka Rp 252.398.675.420.

Sementara di tahun 2016, realisasi pendapatan pajak yang dikelola Bapenda Kota Pekanbaru kembali naik, yakni menjadi Rp 396.043.026.553. Perolehan Pekanbaru walau naik dari tahun sebelumnya, namun jika dibandingkan dengan Bapenda Kota Batam, masih jauh tertinggal, yang mana realisasi PAD dari keseluruhan objek pajak Bapenda Kota Batam sebesar Rp 648.110.820.097. Persentase Pekanbaru terhadap Batam sebesar 61,11 persen, dengan selisih angka Rp 252.067.793.544.

Terakhir, di tahun 2017, walau turun dari dua tahun sebelumnya, realisasi PAD Kota Batam peringkatnya masih berada diatas Kota Pekanbaru, dengan angka realisasi sebesar Rp 592.911.567.481. Sementara Kota Pekanbaru Rp 432.786.171.703. Dengan persentase Pekanbaru terhadap Batam, 72,99 persen. Dengan selisih angka realisasi PAD sebesar Rp 160.125.395.778.

Intinya, Walikota menginginkan seluruh pimpinan OPD terus berusaha belerja maksimal. Jika memang tidak bisa bekerja maksimal, ia menegaskan akan melakukan evaluasi.

Untuk evaluasi itu, ada beberapa tahapan yang akan dilakukan. Evaluasi ini dilakukan oleh Tim Seleksi. Dari evaluasi itu nanti mana yang masih bisa bekerja akan tetap ditempatkan sesuai kemampuan.

"Kemudian dari evaluasi kinerja itu nanti, tim seleksi akan memberikan rekomendasi kepada kepala daerah," kata Walikota.

Kepala daerah, lanjutnya lebih mengakomodir hasil analisis dari evaluasi yang dilakukan. "Intinya adalah kinerja. Bagaimana kita meningkatkan kinerja yang lebih baik," jelasnya.

Lanjutnya, setelah dilakukan rotasi dan kemudian ada jabatan yang kosong, maka akan dilakukan seleksi terbuka. Dalam waktu dekat Pemko akan umumkan OPD mana yang akan dilakukan seleksi terbuka. ***(dan).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- BPTP Riau dan UNRI Pererat Jalinan Kerjasama Bidang Pertanian
- Puluhan Personel Polres Bengkalis Jadi Sasaran Razia Pra Operasi Patuh Muara Takus
- Jalan Provinsi Masih Putus, Bupati Kuansing Tinjau Banjir di Pucuk Rantau
- KPID Riau Hadiri Sarasehan Kelompok Warga Calon Rakom Lintas Subayang, Kampar
- Sebatang Kara, Janda Tua di BS, Bengkalis Hidup di Bawah Garis Kemiskinan
- Bicara di Depan Para Kades di Riau, Menteri PDT Minta Dana Desa Diswakelolakan
- 133 Desa di Bengkalis Terima ADD dan DD Triwulan I Rp73,846 M
- Lurah Sidmomulyo Barat Pekanbaru Punya Cara Jitu Cegah Gas Melon Langka
- Sambutan Tertulis Mendagri di Hari Otda, Ingatkan ASN Netral
- Sekda: Tahun Ini TPP Pemkab Bengkalis Tidak Dirasionalisasi
-
- Wakapolri Bakal Pimpin Apel Akbar Kesetiaan Menjaga NKRI di Pekanbaru
- Kasat Lantas Polres Bengkalis Janji Tindak Tegas Petugas 'Nakal'
- MPR Minta Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi di RSUD Rohul
-
- Diskes Kampar Klarifikasi Dokumen 63 Tenaga RTK, Nasib RTK Belum Jelas
- Kasus PT KJW, Jamaah Minta Pihak Travel Jakarta Didatangkan ke Riau
- Periksa Kesiapan dan Tambah Motivasi,
Danrem 031/WB Kunjungi Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti Kampar

- Forkom Pemred Riau Tandai Kehadiran dengan Diskusi Sambil Ngopi
- Gesa Kantor Baru Capilduk, Bupati Bengkalis Tinjau Gedung Pujasera di Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.108.58
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com