Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Januari 2018 21:59
Sidang Pungli, 3 Pegawai Rutan Sialang Bungkuk Dituntut Hukuman Maksimal

Selasa, 23 Januari 2018 19:16
Mahasiswa Minta DPRD Riau Bantu Selesaikan Masalah Honores di Rohil

Selasa, 23 Januari 2018 18:51
Tanoto Foundation Bangun Gedung Program Vokasi Pulp dan Paper Center di UR

Selasa, 23 Januari 2018 18:18
Siap Tampil di Masyarakat, ‎Kepengurusan Baru DPD GAMA Rohul 2018-2021 Terbentuk

Selasa, 23 Januari 2018 18:14
Polres Pelalawan Jelaskan Mobil tak Bertuan Parkir Dipinggir Jalintim

Selasa, 23 Januari 2018 17:24
Polsek Merbau Gerebek Lokasi Ilegal Logging Pulau Padang

Selasa, 23 Januari 2018 17:21
Sekda Pekanbaru Lantik 112 Kepala Sekolah

Selasa, 23 Januari 2018 17:18
Bulan Depan Sukiman Jadi Bupati Rohul Definitif

Selasa, 23 Januari 2018 16:43
Warga Kecewa Hasil Kerja Dana Desa Tanjung Air Hitam Ukui

Selasa, 23 Januari 2018 16:38
Plafon Nyaris Runtuh,
Keselamatan Murid SDN 05 Bengkalis Terancam


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 20:36
Percepatan Menuju Smart City Madani,
Walikota Pekanbaru Evaluasi Seluruh OPD


Walikota Pekanbaru terus menggesa terwujudnya Smart City Madani. Walikota Firdaus segera lakukan evaluasi OPD menjelang tahun 2018.

Riauterkini - PEKANBARU - Dalam waktu dekat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bakal mengevaluasi pejabat. Sebelum itu dilakukan Pemko masih menilai kinerja seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Demikian dikatakan Walikota Pekanbaru Dr Firdaus kepada media. Meski tidak menyebut kapan waktu pasti, namun ia menyisaratkan evaluasi dilakukan menjelang tahun baru 2018.

Terkait ada pernyataannya akan mengevuasi salah satu pimpinan OPD lantaran tidak maksimal menarik Pendapatan Asli Daerah (PAD), ia menegaskan tidak hanya membidik satu pejabat saja.

"Semua, jadi tidak hanya satu OPD. Evaluasi terhadap semua OPD. Ya kan, (PAD) tidak ada terkait dalam satu OPD. Semua OPD. Kinerja semua OPD, saya tegaskan ya," kata Walikota di Pekanbaru, Rabu (13/12/2017).

Pernyataan akan mengevaluasi salah satu pimpinan OPD itu berawal dari masalah perbandingan pendapatan Kota Pekanbaru dan Kota Batam. Ada pernyataan bahwa Walikota menyebut pendapatan Pekanbaru selama tiga tahun terakhir di atas Kota Batam.

Saat dikonfirmasi, ia pun membenarkan pernyataan itu. Menurutnya tiga tahun terakhir Kota Pekanbaru selalu unggul dari Kota Batam. "Betul. Itu yang saya katakan. Tiga tahun yang lalu kami diskusi dengan Sekda Batam, itu PAD Kota Batam dengan PAD Kota Pekanbaru itu lebih tinggi kita. Iya kan, tiga tahun yang lalu," ujarnya.

Disinggung apakah pendapatan yang dimaksud merupakan pendapatan pajak, ia menyebut pendapatan yang ia maksud merupakan PAD secara keseluruhan. Bukan pendapatan di satu OPD saja.

Untuk diketahui, pendapatan pajak Kota Pekanbaru memang tidak pernah di atas Kota Batam. "Bukan hanya pajak, tapi seluruh pendapatan. Bukan satu ya. Ini kita berbicara pendapatan. Pendapatan itu banyak. Pajak itu salah satu. Ada pajak, ada retribusi. Yang saya katakan tadi itu pendapatan. Semua pendapatan," jelas Walikota.

Soal pendapatan pajak, ia mengaku belum mendapatkan laporan berapa perolehan pendapatan dari pajak. Tapi ia mengharapkan pada seluruh jajaran agar maksimal dalam menggali pendapatan.

"Inikan saya belum dapat laporan berapa sesungguhnya yang kita dapat. Ini yang saya katakan keprihatinan, yang saya katakan, saya ingin mestinya semuanya wajib pajak masyarakat Kota Pekanbaru dan yang bergerak di dunia usaha yang menjadi wajib pajak dan juga para petugas kita di semua dinas, bukan hanya di Bapenda saja, tetapi semua dinas yang berkaitan tentang pendapatan, baik pajak dan retribusi dan lain sebagainya, termasuk juga penyewaan aset. Artinya sumber-sumber pendapatan kita," paparnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, terhitung tahun 2012 hingga tahun 2017, realisasi PAD sektor pajak yang dikelola Bapenda Pekanbaru tidak pernah sekalipun berada di atas Bapenda Kota Batam.

Seperti tahun 2012, realisasi penerimaan PAD Kota Pekanbaru sebesar Rp 224.484.191.146. Sementara Batam sebesar Rp 335.216.496.634. Jika dipersentasekan penerimaan Kota Pekanbaru dengan Batam, 66,97 persen. Dengan selisih angka Rp110.732.305.488.

Untuk tahun 2013, realisasi PAD Pekanbaru sebesar Rp 249.909.235.811. Sedangkan Batam sebesar Rp 475.172.881.114. Dengan persentase penerimaan Kota Pekanbaru terhadap Kota Batam sebesar 52,59 persen. Dengan selisih angka sebesar Rp 225.263.645.303.

Tahun 2014 realisasi penerimaan PAD Kota Pekanbaru sebesar Rp 295.389.957.067. Sementara Kota Batam sebesar Rp 580.864.691.714. Jika dipersentasekan, perolehan Pekanbaru terhadap Batam sebesar 50,85 persen. Dengan selisih angka sebesar Rp 285.474.734.647.

Sedangkan tahun 2015, realisasi PAD Kota Pekanbaru Rp 362.512.186.182. Batam Rp 614.910.861.602. Persentase Pekanbaru terhadap Batam sebesar 58,95 persen. Selisih angka Rp 252.398.675.420.

Sementara di tahun 2016, realisasi pendapatan pajak yang dikelola Bapenda Kota Pekanbaru kembali naik, yakni menjadi Rp 396.043.026.553. Perolehan Pekanbaru walau naik dari tahun sebelumnya, namun jika dibandingkan dengan Bapenda Kota Batam, masih jauh tertinggal, yang mana realisasi PAD dari keseluruhan objek pajak Bapenda Kota Batam sebesar Rp 648.110.820.097. Persentase Pekanbaru terhadap Batam sebesar 61,11 persen, dengan selisih angka Rp 252.067.793.544.

Terakhir, di tahun 2017, walau turun dari dua tahun sebelumnya, realisasi PAD Kota Batam peringkatnya masih berada diatas Kota Pekanbaru, dengan angka realisasi sebesar Rp 592.911.567.481. Sementara Kota Pekanbaru Rp 432.786.171.703. Dengan persentase Pekanbaru terhadap Batam, 72,99 persen. Dengan selisih angka realisasi PAD sebesar Rp 160.125.395.778.

Intinya, Walikota menginginkan seluruh pimpinan OPD terus berusaha belerja maksimal. Jika memang tidak bisa bekerja maksimal, ia menegaskan akan melakukan evaluasi.

Untuk evaluasi itu, ada beberapa tahapan yang akan dilakukan. Evaluasi ini dilakukan oleh Tim Seleksi. Dari evaluasi itu nanti mana yang masih bisa bekerja akan tetap ditempatkan sesuai kemampuan.

"Kemudian dari evaluasi kinerja itu nanti, tim seleksi akan memberikan rekomendasi kepada kepala daerah," kata Walikota.

Kepala daerah, lanjutnya lebih mengakomodir hasil analisis dari evaluasi yang dilakukan. "Intinya adalah kinerja. Bagaimana kita meningkatkan kinerja yang lebih baik," jelasnya.

Lanjutnya, setelah dilakukan rotasi dan kemudian ada jabatan yang kosong, maka akan dilakukan seleksi terbuka. Dalam waktu dekat Pemko akan umumkan OPD mana yang akan dilakukan seleksi terbuka. ***(dan).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tanoto Foundation Bangun Gedung Program Vokasi Pulp dan Paper Center di UR
- Siap Tampil di Masyarakat, ‎Kepengurusan Baru DPD GAMA Rohul 2018-2021 Terbentuk
- Warga Kecewa Hasil Kerja Dana Desa Tanjung Air Hitam Ukui
- Promosikan Daerah, Pemkab Siak Beli Videotron Seharga Rp1,1 Miliar
- Duo Fifa Duta Provinsi Riau Pada Ajang Liga Dangdut Indonesia
- 6 Peserta Lelang Jabatan Pemko Pekanbaru Gugur
- Saksikan Langsung, Gubri Dukung Peserta Liga Dangdut Asal Riau
- Batas Desa Sumpu dan Koto Kombu, Kuansing Telah Disepakati
- Kadis Kebudayaan Riau Pimpin Sertijab Kasi Permuseuman
- Lelang Swastanisasi Sampah Molor, Sekdako Pekanbaru Akan Tegur Kadis DLHK
- Berbatasan dengan PT Adei,
Beginilah Penampakan Jalan di Pekan Tua Pelalawan

- Dua Jabatan Paling Diincar, Lelang Jabatan Pemko Pekanbaru Diikuti 55 Peserta
- Proyek Jalan Simpang Batang-Parit Kitang Dumai Dibantu DAK Rp3,2 Miliar
- Gubri Penuhi Janji Bantu Mobil Praktek untuk SMK
- UPT Persampahan Mandau Himbau Masyarakat BS, Bengkalis Taat Bayar Restribusi
- Bupati Inhu, Bupati dan Wabup Kuansing Goes Bersama BBC di Baserah
- ‎Tanah Dibiarkan Berceceran di Jalan,
Proyek Irigasi Osaka Kementrian PUPR Bikin Warga Rohul Sesak‎ Nafas

- Luncurkan Album Perdana Identity,
Band Asal Pekanbaru SABI Targetkan Prestasi Nasional dan Internasional

- HUT ke-68, ‎Imigrasi Bengkalis Goro Bersihkan dan Cat Museum
- Malam ini, DKKM Gelar Pentas Seni Perdana di Alun-alun Kota Selatpanjang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.227.104.40
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com