Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 Juli 2018 16:47
Rezeki di 30 Tahun Pernikahan, Rumah Sugianto Dibedah Lazis Imra

Rabu, 18 Juli 2018 16:33
88 Titik Panas Terpantau, Polda Riau Optimalkan Pencegahan

Rabu, 18 Juli 2018 15:41
Enam Parpol di Kampar Tak Penuhi Kuota Maksimal

Rabu, 18 Juli 2018 15:32
Serahkan Berkas Bacaleg,
16 Partai di Kuansing Dinyatakan Lolos Verifikasi KPU


Rabu, 18 Juli 2018 15:24
Pelaku Masih Berkeliaran,
Ketua RW Mentangor Pekanbaru Tega Cabuli 6 Bocah Perempuan


Rabu, 18 Juli 2018 15:14
Dimulai 18 Juli-20 Juli 2018,
Bupati Rohul Bangga Bandara Tuanku Tambusai Kembali Jadi Lokasi Latihan TNI AU


Rabu, 18 Juli 2018 15:05
Besok, Gubri Dikonsultasikan Soal Tim Transisi pada Kemendagri

Rabu, 18 Juli 2018 15:00
‎Targetkan 6 Kursi di 4 Dapil, DPC Partai Hanura Rohul Daftarkan 36 Bacaleg ke KPU

Rabu, 18 Juli 2018 14:42
Didukung Caleg Potensial Pendulang Suara, Gerindra Siap Rebut Ketua DPRD Kampar

Rabu, 18 Juli 2018 14:37
Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Desember 2017 18:36
BPBP Siapkan Rp 400 Miliar untuk Replanting Sawit

BPBP memang menyiapkan Rp 400 miliar untuk bantuan replanting petani sawit. Namun tidak semua petani mendapatkannya. Ada persyaratan yang harus dipenuhi petani sawit.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah melalui Badan Pengelola Bantuan Perkebunan (BPBP) telah menyiapkan 400 miliar untuk bantuan replanting petani sawit. Namun, bantuan dana replanting ini tidak tersedia untuk semua petani sawit.

Namun, menurut Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Bayu Krisnamurthi Kamis (14/12/17) tidak semua petani sawit mendapatkan bantuan BPBP. Karena ada beberapa persyaratannya yang harus dipenuhi petani.

"Karena itu, petani kita harus siap dan Mandiri untuk replanting itu. Jangan menunggu bantuan dari pemerintah," tambah Bayu.

Bayu menambahkan, osia ekonomis kelapa sawit mencapai 25 tahun. Dalam kurun waktu 25 tahun itu, petani Riau harus memiliki planing untuk persiapan replanting kebunnya setiap 25 tahun tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Rezeki di 30 Tahun Pernikahan, Rumah Sugianto Dibedah Lazis Imra
- Tolak Tim Transisi Gubri Terpilih, Pemprov Sebut Riau Beda dengan DKI Jakarta
- Wabup Kuansing Janjikan Bonus Khusus untuk Kecamatan Juara Umum MTQ Kabupaten ke-XVII
- ‎Dewan Juri Diminta Profesional,
Disparbud Gelar Pemilihan Bujang Dara Rohul 2018

- Januari-Juli, Tercatat 162 Penderita DBD di Pekanbaru
- Dinkes Bengkalis dan Riau Taja Sosialisasi dan Workshop Kedaruratan Kesmas
- Bupati Inhil Ingatkan Pemberangkatan JCH Dapat Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
- Sekdako Lepas JCH di Lingkup ASN Pemko Pekanbaru
- Hari Jadi ke-506, UAS Sampaikan 5 'Petuah' untuk Bengkalis
- Peringati Dies Natalis IX Tahun 2018,
UPP Beri Award Kepada Para Aktivis Perempuan Rohul

- Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai
- Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure
- Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS
- Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil
- Penjelasan Kasatpol PP Kampar Terkait Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Tenaga RTK
- Unjuk Rasa Tenaga RTK Berakhir Ricuh, Dua Orang Dilarikan ke RSUD Bangkinang
- Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP
- Halal bi Halal KBB,
Cerita Syamsudin Uti Ikuti Tiga Kali Pilkada Lalu Berujung Kesuksesan

- Doakan Selamat, Bupati Amril Tepung Tawari 230 JCH Bengkalis
- Portal KM 55 Ambruk,
Anggota Dewan Faizal Desak Dinas PUPR Turun Tangan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com