Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Agustus 2018 14:37
Dikendalikan dari Lapas Tangerang,
Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai


Ahad, 19 Agustus 2018 13:59
Rangkaian Peringatan HUT ke-73 RI Pemkab Pelalawan

Ahad, 19 Agustus 2018 12:58
Kembali Membara, BPBD Curiga Kebakaran Lahan di Lubuk Gaung Disengaja

Ahad, 19 Agustus 2018 11:07
Jelang Wukuf, JCH Pelalawan Gelar Doa Bersama

Ahad, 19 Agustus 2018 11:02
Tanding Persahabatan, Gapul FC Pelalawan Atasi Tuan Rumah Bengkalis 'Old Star' 

Ahad, 19 Agustus 2018 10:32
Satelit Terra Aqua Pantau 68 Titik Api di Riau

Ahad, 19 Agustus 2018 10:21
Ikatan Keluarga Besar SMPN 5 Pekanbaru Galang Bantuan Gempa Lombok

Senin, 11 Juni 2018 10:14
Bupati Sukiman Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Masyarakat Rohul di Pekanbaru

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:29
Tampil Lebih Macho, Capella Honda Luncurkan New Honda CB150R Streetfire di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 18:54
70 Hotspot di Sumatera 50 Diantaranya Ada di Riau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 14 Januari 2018 20:19
Meylli Marlina, Manager Muda di PT RAPP,
Selalu Berikan Nilai Lebih untuk Pekerjaan


Contoh profesional dalam bekerja ada pada seorang manajer muda di RAPP. Adalah Meylli Marlina yang selalu bekerja dengan cara berbeda untuk lebih baik dan memberikan nilai lebih bagi perusahaan.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI - Menjadi seorang manajer bukanlah hal yang mudah, apalagi, profesi itu sebagian besar digeluti oleh laki-laki. Namun, tidak dengan perempuan dua anak ini. Ia tak pernah merasa canggung menjadi manager perempuan di industri bubur kertas dan kertas ini.

Bagi Meylli Marlina (40) yang meniti karir dari seorang admin officer tahun 1998 ini selalu melakukan yang terbaik untuk pekerjaannya. Selalu ada inovasi baru yang ia terapkan sehingga suatu pekerjaan tidak monoton dan membosankan.

"Saya pernah menemui titik bosan dalam suatu pekerjaan. Awalnya saya bekerja mengurusi administrasi, Saya sempat bosan, tapi tidak mungkin saya tinggalkan. Akhirnya saya melakukan pekerjaan tersebut dengan cara berbeda yang lebih baik dan fokus terhadap apa yang dicapai,selalu memberikan nilai lebih pekerjaan," ujar Supply Chain Management (SCM) Planning Manager PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Perempuan penyuka tantangan ini pun beberapa kali mengikuti training di perusahaan luar negeri seperti ke Singapura dan Jepang. Hal ini sangat disukai Meylli karena bisa melihat bagaimana perusahaan dunia bekerja.

"Setiap mengikuti training, saya selalu *excited,* apalagi keluar negeri karena banyak mempelajari hal baru, Dan setiap mempelajari hal baru itu saya wajib mengimplementasikanya di RAPP," ujar Meylli yang pernah membawa RAPP meraih penghargaan Exportir terbaik 2015-2016 dari Bea Cukai Pekanbaru.

Tentu menjalani karir sebagai manager sejak usia 27 tahun tidak mudah. Banyak tantangan yang ia lalui, salah satunya bagaimana menghadapi orang lain.Untuk itu, ia terus memperkaya dirinya dengan banyak membaca buku.

"Sejak menjalani profesi ini, saya banyak belajar *leadership skill*, bagaimana *trick* menghadapi orang lain," ujar lulusan master management Universitas Riau ini.

Meylli pun mempunyai harapan untuk anggota timnya. Ia tidak ingin berkembang sendirian, tetapi mereka juga harus.

"Karyawan harus ikut training. Saya selalu mengajak dan mensupport tim saya untuk memberikan nilai lebih untuk suatu pekerjaan,"ujar Meylli.

Kendati demikian, ditengah kesibukannya sebagai menager, ia juga adalah seorang ibu bagi kedua anaknya. Meylli pun harus bisa membagi waktu untuk mereka.

"Saya selalu menyempatkan untuk sarapan pagi dan makan malam bersama dengan anak-anak. Saya juga menerapkan keterbukaan dengan anak-anak. Semua itu penting supaya antara keluarga dan pekerjaan bisa balance," pungkasnya. (*)

Foto:
1. Meylli Marlina sedang memberikan penjelasan kepada salah satu timnya. Hal ini dilakukannya agar timnya berkembang.

2. Meylli Marlina telah menjadi manager saat usia 27 tahun. Baginya, keluarga dan pekerjaan haruslah balance.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Jelang Wukuf, JCH Pelalawan Gelar Doa Bersama
- Ikatan Keluarga Besar SMPN 5 Pekanbaru Galang Bantuan Gempa Lombok
- Merdeka, Kemeriahan HUT ke-73 RI di SMAN 8 Mandau, Bengkalis
- Jamu Paskibraka di Malam Resepsi, Bupati Kuansing Ucapkan Terima Kasih
- Gagah, Mantan Presiden BJ Habibi Berteluk Belange Hadir di Sitana Merdeka
- Dalam Kondisi Sehat, JCH Pelalawan Mulai Bergerak ke Arofah
- Diguyur Hujan RS Petala Bumi Tetap Laksanakan Upacara HUT RI
- 2018, Pemkab Bengkalis Siapkan Rp4,8 M untuk Mahasiswa Berprestasi
- Diisi 519 Warga Binaan, Rutan Rengat Over Kapasitas
- Zukri Peringati HUT RI ke-73 Bersama Warga Pelalawan
- 197 orang Warga Binaan Lapas Telukkuantan Dapat Remisi
- Ratusan Warga Saksikan Pertunjukan Orkestra Ocas Spanyol di RTH Kaca Mayang
- Peringati HUT ke-73 RI, KITA Rohul Kibarkan Bendera di Puncak Merah Putih
- ‎HUT ke-73 RI, Bupati Rohul Serahkan SK Remisi dan e-KTP di Lapas Pasirpangaraian
- 273 Warga Binaan Rutan Rengat Inhu Terima Remisi
- Bertemu di Lapas, Gubri dan Mantan Gubri RZ Berbincang Akrab
- Usai Upacara HUT ke-73 RI, Pengurus KNPI Rohul Ziarah ke Makam Raja-raja Rambah
- Pegawai Rutan Bagansiapiapi Berpakaian Adat Peringati HUT RI
- NKRI Berusia 73 Tahun, Sekda Minta ASN di Kampar Semakin Peduli dengan Masyarakat
- Dibayangi Cuaca Mendung, Upacara HUT ke-73 RI di Kampar Berlangsung Khidmat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com