Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 11 Desember 2018 21:37
Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda

Selasa, 11 Desember 2018 20:03
Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019

Selasa, 11 Desember 2018 20:00
Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam

Selasa, 11 Desember 2018 19:24
Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara

Selasa, 11 Desember 2018 19:16
‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan

Selasa, 11 Desember 2018 17:54
DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL

Selasa, 11 Desember 2018 17:47
‎36 Pejabat Pemkab Rohul Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 11 Desember 2018 17:29
Diterima Gubri, Presiden Serahkan DIPA Riau Sebesar Rp26,9 triliun

Selasa, 11 Desember 2018 17:26
Dilantik sebagai Gubri Definitif, Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Bekerja Maksimal

Selasa, 11 Desember 2018 16:54
Puluhan 'Pelayan' di Bengkalis Ikuti Sosialisasi UU KIP

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 19:31
Pencoretan Plang Kantor Bupati Kuansing, Kasatpol PP Mengaku Lalai

Kasatpol PP Kuansing siap bertanggungjawab dengan tragedi pencoretan plang kantor bupati. Ia mengaku adanya kelalaian petugas.

RIAUTERKINI-TELUKKUANTAN- Terjadinya pencoretan plang kantor Bupati Kuansing tadi malam, Senin(12/2/18) tidak terlepas dari kelalaian pihak keamanan Satpol PP yang bertugas. Sebab plang kantor yang dicoret pelaku berada didalam kawasan yang dijaga Satpol PP.

"Ini satu kelalaian petugas. Saya siap bertanggungjawab, " ujar Kasatpol PP Kuansing, Ardiansyah saat dikonfirmasi riauterkinicom via telepon, Selasa(13/2/18).

Pria yang akrab disapa Anca ini menjelaskan, pada malam hari kantor bupati itu dijaga oleh dua orang personil. Untuk memastikan keberadaan dua personil ini, tim patroli Satpol PP kerap melakukan pengecekan. Tadi malam itu, tim patroli mengecek keberadaan dua personil sekitar pukul, 01.00 Wib.

"Waktu dicek, dua personil ada dilokasi. Lalu, pada pukul 04.00 Wib dinihari, petugas jaga ini juga berkeliling kantor memastikan keamanan. Belum ada kejadian ini," beber Anca.

Lantas, begitu pergantian sip pada pukul 07.00 Wib tadi pagi, petugas melihat plang kantor bupati sudah dicoreti cat warna merah. "Mereka kaget, " kata Anca.

Anca mencurigai, pelaku berkemungkinan masuk lewat pos pintu belakang yang berhadapan dengan mesjid kantor bupati. Atau saja lewat pagar depan. Karena ada pagar tersebut yang bolong kendatipun terbuat dari besi.

Berdasarkan keterangan Anca, dari dua pos jaga dikantor tersebut, biasanya personil hanya menjaga di pos utama. Sedangkan pos yang berada dibelakang kantor bupati jarang dihuni. Hal ini dikarenakan keterbatasan personil jaga.

Didalam kawasan kantor itu kata dia, hanya ada tiga titik cctv. Jumlah sebanyak ini kurang memadai untuk memantau perkarangan seluas itu. Mestinya kata Anca, cctv harus ditambah dan begitu juga jumlah personil jaga.

Lapor Polisi.

Kasus perusakan aset milik daerah itu akan dilaporkan ke Polisi. Hal ini dilakukan setelah dirinya nanti melaporkan ke bupati. "Tentu saya mai melapor dulu ke pak bupati. Nanti apa saran beliau baru kami laporkan, " tuturnya.

Selaku atasan Satpol PP, Anca siap menerima resiko yang diberikan oleh bupati, sebab selaku pejabat yang membidangi keamanan di Pemkab Kuansing dirinya msngakui hal ini sebuah kelalaian. "Saya akui ini memang kelalaian petugas kami, " aku Anca. ***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL
- ‎36 Pejabat Pemkab Rohul Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
- Puluhan 'Pelayan' di Bengkalis Ikuti Sosialisasi UU KIP
- Seorang Mahasiswi Tewas jadi Korban Jalan Rusak,
Zulfi Mursal Minta Pemprov Riau Serius Perbaiki Jalan Rusak di Siak

- Pemkab Kuansing Raih Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018
- Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman
- Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan
- Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian
- PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan
- ‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan
- Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara
- Dilantik Presiden sebagai Gubri Definitif,
Wan Thamrin Ucapkan Alhamdulillah Sampai Tiga Kali

- Seluruh ASN Pekanbaru Diinstruksikan Berbusana Melayu pada Acara MTQ ke-37 Riau
- Peringati Hari Anti Korupsi,
Kejari Bengkalis Gelar Berbagai Kegiatan

- Terkait Jalan Berlubang, PUPR Pekanbaru Sudah Koordinasi dengan PUPR Riau
- ‎Hasil Mediasi, Suku Caniago Kota Lama Ancam Stop PT SJI Coy‎ Bila Ini tak Dipenuhi
- Sambut RI 1, Dishub Pekanbaru Kerahkan 100 Personel
- Jelang Pelantikan, Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim Tampak Bahagia
- Provinsi Ketiga Penerapan Tekhnologi Penyelengaraan Infrastuktur, Riau Dapat Bonus Rp20 Miliar
- Tokoh Masyarakat Kuansing Minta Gedung Kampus Uniks Difungsikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com