Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:45
Orasi Ilmiah, Wisuda Angkatan Kedua STAILe Pekanbaru akan Diisi Menteri Hanif Dhakhiri

Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:32
Firdaus-Rusli Janjikan Pekanbaru, Kampar, Pelalawan dan Siak Sama Maju

Sabtu, 24 Pebruari 2018 20:55
Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:59
Keunikan Kampung Wisata Koto Ranah,
Mulai Puncak Suligi 900 MDPL Hingga Naskah Kuno


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:26
Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:19
Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:17
Penyu Seberat 50 Kg Terdampar di Pantai Muntai, Bengkalis

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:07
Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:47
Hadir di Sri Palas, Rusli Effendi Berasa Pulang ke Rumah

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:42
Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 19:31
Pencoretan Plang Kantor Bupati Kuansing, Kasatpol PP Mengaku Lalai

Kasatpol PP Kuansing siap bertanggungjawab dengan tragedi pencoretan plang kantor bupati. Ia mengaku adanya kelalaian petugas.

RIAUTERKINI-TELUKKUANTAN- Terjadinya pencoretan plang kantor Bupati Kuansing tadi malam, Senin(12/2/18) tidak terlepas dari kelalaian pihak keamanan Satpol PP yang bertugas. Sebab plang kantor yang dicoret pelaku berada didalam kawasan yang dijaga Satpol PP.

"Ini satu kelalaian petugas. Saya siap bertanggungjawab, " ujar Kasatpol PP Kuansing, Ardiansyah saat dikonfirmasi riauterkinicom via telepon, Selasa(13/2/18).

Pria yang akrab disapa Anca ini menjelaskan, pada malam hari kantor bupati itu dijaga oleh dua orang personil. Untuk memastikan keberadaan dua personil ini, tim patroli Satpol PP kerap melakukan pengecekan. Tadi malam itu, tim patroli mengecek keberadaan dua personil sekitar pukul, 01.00 Wib.

"Waktu dicek, dua personil ada dilokasi. Lalu, pada pukul 04.00 Wib dinihari, petugas jaga ini juga berkeliling kantor memastikan keamanan. Belum ada kejadian ini," beber Anca.

Lantas, begitu pergantian sip pada pukul 07.00 Wib tadi pagi, petugas melihat plang kantor bupati sudah dicoreti cat warna merah. "Mereka kaget, " kata Anca.

Anca mencurigai, pelaku berkemungkinan masuk lewat pos pintu belakang yang berhadapan dengan mesjid kantor bupati. Atau saja lewat pagar depan. Karena ada pagar tersebut yang bolong kendatipun terbuat dari besi.

Berdasarkan keterangan Anca, dari dua pos jaga dikantor tersebut, biasanya personil hanya menjaga di pos utama. Sedangkan pos yang berada dibelakang kantor bupati jarang dihuni. Hal ini dikarenakan keterbatasan personil jaga.

Didalam kawasan kantor itu kata dia, hanya ada tiga titik cctv. Jumlah sebanyak ini kurang memadai untuk memantau perkarangan seluas itu. Mestinya kata Anca, cctv harus ditambah dan begitu juga jumlah personil jaga.

Lapor Polisi.

Kasus perusakan aset milik daerah itu akan dilaporkan ke Polisi. Hal ini dilakukan setelah dirinya nanti melaporkan ke bupati. "Tentu saya mai melapor dulu ke pak bupati. Nanti apa saran beliau baru kami laporkan, " tuturnya.

Selaku atasan Satpol PP, Anca siap menerima resiko yang diberikan oleh bupati, sebab selaku pejabat yang membidangi keamanan di Pemkab Kuansing dirinya msngakui hal ini sebuah kelalaian. "Saya akui ini memang kelalaian petugas kami, " aku Anca. ***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Keunikan Kampung Wisata Koto Ranah,
Mulai Puncak Suligi 900 MDPL Hingga Naskah Kuno

- Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR
- Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM
- HUT Pemasyarakatan 54, Napi Rutan Rengat Bersihkan Tugu Patin Inhu
- Cegah Karlahut, Musim Mas Bantu Alat Berat untuk Warga Buka Lahan
- YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar
- Festival Mahligai 2018 di Danau PLTA Koto Panjang Digekar Besok
- Kapolres Laporkan Tingginya Kasus Narkoba di Kampar
- Rumah Terbakar dan Hidup Sendiri,
Warga Bengkalis Ini Perlu Bantuan Material Rumah

-
- Terbukti Lakukan Pungli, Dua Personel Satpol PP Pekanbaru Dipecat
- DPPPA Gelar Pelatihan Layanan Ramah Anak di Puskesmas dan Rumah Sakit
- Diminta Profesional dan Amanah, 149 Advokat Peradi Pekanbaru Dilantik
- Silaturahmi dengan Tokoh Adat,
Kapolres Kampar Sambangi Sekretariat Lembaga Adat Setempat

- Kantongin Izin IUMK, IZI Cabang Riau Taja Pelatihan Budidaya Ikan di Tenayan
- Kapolres Inhu Resmikan Rukan Bhabinkamtibmas di Batang Peranap
- Bupati dan ASN Inhu Teken Pakta Integritas Hindari Suap dan Pungli
- Peringati HPSN, DLHK Pekanbaru Gelar Kampanye Peduli Sampah
- BEM se Indonesia demo di DPRD Riau,
Arus Lalu Lintas Jalan Sudirman Pekanbaru Dialihkan ke Mekar Sari

- TNI-Polri dan Warga Rambah Hilir Bersihkan Pemakaman Raja-raja Rambah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.227.48.147
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com