Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 18:14
Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik

Selasa, 22 Mei 2018 18:09
Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data

Selasa, 22 Mei 2018 18:06
DPRD Riau Sayangkan Pemberhentian Sementara Program GISA

Selasa, 22 Mei 2018 18:03
Korupsi Dana Desa, Mantan Camat di Kampar Diadili

Selasa, 22 Mei 2018 18:01
Selama Ramadhan, Cawagubri Edy Nasution Safari Ramadhan ke Masjid

Selasa, 22 Mei 2018 17:58
Tak Ingin Masyarakat Nyebrang Bayar Pakai Pompong, Andi Rachman Komit Bangun Jembatan Dusun Sukajadi-Kuala Cinaku

Selasa, 22 Mei 2018 16:45
Melalui Seminar, Prodi Manajemen dan Akuntasi UPP Gali Potensi UMKM di Kabupaten Rohul

Selasa, 22 Mei 2018 16:42
Ramadhan dan Sambut Idul Fitri,
Pemkab Bengkalis Rencanakan Tambah Armada Roro dan Terbitkan Maklumat


Selasa, 22 Mei 2018 16:39
Terkesan dengan Program Rumah Layak Huni, Warga Kuala Cenaku Siap Coblos Nomor 4

Selasa, 22 Mei 2018 16:36
Gelapkan Mobil, Pamen Polda Riau Dilaporkan ke Propam

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 19:31
Pencoretan Plang Kantor Bupati Kuansing, Kasatpol PP Mengaku Lalai

Kasatpol PP Kuansing siap bertanggungjawab dengan tragedi pencoretan plang kantor bupati. Ia mengaku adanya kelalaian petugas.

RIAUTERKINI-TELUKKUANTAN- Terjadinya pencoretan plang kantor Bupati Kuansing tadi malam, Senin(12/2/18) tidak terlepas dari kelalaian pihak keamanan Satpol PP yang bertugas. Sebab plang kantor yang dicoret pelaku berada didalam kawasan yang dijaga Satpol PP.

"Ini satu kelalaian petugas. Saya siap bertanggungjawab, " ujar Kasatpol PP Kuansing, Ardiansyah saat dikonfirmasi riauterkinicom via telepon, Selasa(13/2/18).

Pria yang akrab disapa Anca ini menjelaskan, pada malam hari kantor bupati itu dijaga oleh dua orang personil. Untuk memastikan keberadaan dua personil ini, tim patroli Satpol PP kerap melakukan pengecekan. Tadi malam itu, tim patroli mengecek keberadaan dua personil sekitar pukul, 01.00 Wib.

"Waktu dicek, dua personil ada dilokasi. Lalu, pada pukul 04.00 Wib dinihari, petugas jaga ini juga berkeliling kantor memastikan keamanan. Belum ada kejadian ini," beber Anca.

Lantas, begitu pergantian sip pada pukul 07.00 Wib tadi pagi, petugas melihat plang kantor bupati sudah dicoreti cat warna merah. "Mereka kaget, " kata Anca.

Anca mencurigai, pelaku berkemungkinan masuk lewat pos pintu belakang yang berhadapan dengan mesjid kantor bupati. Atau saja lewat pagar depan. Karena ada pagar tersebut yang bolong kendatipun terbuat dari besi.

Berdasarkan keterangan Anca, dari dua pos jaga dikantor tersebut, biasanya personil hanya menjaga di pos utama. Sedangkan pos yang berada dibelakang kantor bupati jarang dihuni. Hal ini dikarenakan keterbatasan personil jaga.

Didalam kawasan kantor itu kata dia, hanya ada tiga titik cctv. Jumlah sebanyak ini kurang memadai untuk memantau perkarangan seluas itu. Mestinya kata Anca, cctv harus ditambah dan begitu juga jumlah personil jaga.

Lapor Polisi.

Kasus perusakan aset milik daerah itu akan dilaporkan ke Polisi. Hal ini dilakukan setelah dirinya nanti melaporkan ke bupati. "Tentu saya mai melapor dulu ke pak bupati. Nanti apa saran beliau baru kami laporkan, " tuturnya.

Selaku atasan Satpol PP, Anca siap menerima resiko yang diberikan oleh bupati, sebab selaku pejabat yang membidangi keamanan di Pemkab Kuansing dirinya msngakui hal ini sebuah kelalaian. "Saya akui ini memang kelalaian petugas kami, " aku Anca. ***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik
- Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data
- Melalui Seminar, Prodi Manajemen dan Akuntasi UPP Gali Potensi UMKM di Kabupaten Rohul
- Masyarakat Butuh Rehabilitasi Narkoba Dipersilahkan ke RSJ Tampan
- DLHK Pekanbaru Keluhkan Kebiasaan Masyarakat
- Tingkat Kehadiran PNS Pemko Pekanbaru
- Gepeng Menjamur, Plt Wako Pekanbaru Intruksikan Razia
- Tahun Depan, Pemko Pekanbaru Hapus Anggaran Jamkesda
- Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan
- Ramadhan 2018, Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen
- Ungkap 55 Kg Sabu dan Teladan,
Dua Kapolsek dan 8 Personel Terima Penghargaan Kapolres Bengkalis

- 800 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Bantuan Dinsos Bengkalis
- Geram dengan Menag,
Plt Gubri Besok Temui Moeldoko Ceritakan Soal Embarkasi Haji Antara

- Pj Sekdakab Rohul: Melalui Puasa Ramadhan, Tingkatkan Keimanan dan Sabar
- 23 Satpam Masjid Agung Rohul Dirumahkan, Ini Penjelasan Pihak Pengelola
- Bacakan Amanah Menkominfo, Plt Gubri Pimpin Upacara Harkitnas 2018
- BPBD Riau: Status Siaga Darurat Asap Segera Diperpanjang
- Dirapel Dua Bulan, Pemprov Bayarkan Single Salary ASN
- Jembatan Penghubung Desa Tanah Merah dan Kuala Enok Ambruk
- Selama Ramadhan dan Idul Fitri, Pasukan Kuning di Duri Jamin Kebersihan Kota Minyak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com