Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 16 Agustus 2018 23:33
‎343 Narapidana Lapas Pasirpangaraian Terima Remisi Kemerdekaan, 3 Langsung Bebas

Kamis, 16 Agustus 2018 22:08
Dansatgas Geram, Bentangan Karhutla di Rohil Capai 17 KM

Kamis, 16 Agustus 2018 21:18
Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah,
Siposan Rimbo Berhak Bawa Pulang Hadia Utama 20 Juta Rupiah


Kamis, 16 Agustus 2018 19:33
Danstagas Karhutla: Perintah Tembak Pembakar Lahan Sudah Disepakati Bersama Kapolda

Kamis, 16 Agustus 2018 18:17
Dansatgas Karhutla Terima Bantuan 10 Motor Trail Bantuan Arara Abadi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:13
Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda

Kamis, 16 Agustus 2018 18:10
Advokasi Harga TBS Petani Sawit, APKASINDO Riau serahkan Rekomendasi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:08
Bawa Airsoftgun dan Resahkan Warga, Pria Gangguan Jiwa di Tenayan Raya Diamankan Polisi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:00
273 ASN Pemkab Bengkalis Berqurban

Kamis, 16 Agustus 2018 17:57
Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 21:22
Rirawat di RSUD Bangkinang,
Tulang Punggung Makin Membesar, Anak Yatim Ini Butuh Uluran Tangan


Seorang gadis yatim berusia 16 tahun, butuh uluran tangan para pembaca.Ia dirawat di RSUD Bangkinang karena tulang punggungnya yang kian membesar.

BANGKINANG–Riauterkini- Kisah perih seorang pasien miskin kembali terungkap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang. Lasmini, gadis berusia 16 tahun dan merupakan anak yatim ini butuh uluran tangan dari para dermawan untuk membantu biaya pengobatannya di RSUD Bangkinang. Hingga Rabu (14/2/2018) sore, Lasmini yang didampingi ibunya Erdawati masih dalam kondisi lemas dan menjalani perawatan medis di RSUD Bangkinang. Usut punya usut, ternyata keluarga ini tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat  maupun program layanan kesehatan lainnya dari pemerintah yang bisa membantu biaya pengobatannya seperti BPJS Kesehatan.

  Dari penuturan  Erdawati kepada wartawan, anaknya ini mengalami keterbatasan fisik sejak lahir. Kondisi anaknya semakin parah sebab tulang punggungnya  makin membesar sehingga menyebabkan putri kesayangannya ini susah untuk tidur layaknya orang normal. Tubuhnya semakin kurus. 

  Fisik Lasmini juga sangat lemah, bahkan untuk berbicara tidak semua orang bisa mengerti dengan apa yang disampaikannya. Usianya memang sudah mencapai 16 tahun, namun dari ukuran fisiknya masih kelihatan seperti anak kecil.

  Keluarga ini merupakan keluarga kurang mampu, ayah dari dua orang buah hatinya telah lama meninggalkan mereka bahkan ketika Lasmini masih dalam kandungan ibunya, ayahnya meninggal dunia. “Usaha untuk berobat selalu dilakukan sejak awal dulu namun perkembangannya juga tidak begitu baik,” ucap Erdawati lirih. 

Meskipun demikian, ia mengaku tidak akan pernah bosan dan putus asa untuk merawat anak yatim ini.

  Warga Desa Kemang Indah, Kecamatan Tambang itu mengungkapkan, kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan ini membuat anaknya tak lagi sekolah. 

  Ia mengaku masih bingung memikirkan biaya perawatan anaknya di RSUD Bangkinang sebab sampai saat ini tidak ada satupun program pelayanan kesehatan gratis yang diikutinya. Ia membawa anaknya untuk dirawat ke RSUD Bangkinang sejak Senin (12/2/2018) kemarin. Ia belum tahu sampai berapa lama anaknya akan menjalani perawatan.

Meski anaknya dan dirinya mendapat pelayanan yang baik di rumah sakit milik Pemkab Kampar ini, namun hatinya tetap risau dan bingung jika sewaktu-waktu ditagih oleh pihak RSUD Bangkinang.

Salah seorang wartawan media cetak lokal yang bertugas di Kabupaten Kampar Hendri Kampai yang juga tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar, ia mendapat kabar bahwa sigadis malang ini dibawa ibunya berobat ke RSUD Bangkinang. Prihatin dengan kondisi Lasmini, ia lalu menyampaikan hal itu kepada wartawan lainnya termasuk pengurus PWI Kampar. Hingga Rabu (14/2/2018) sudah ada beberapa uang sumbangan yang berhasil dikumpulkan dari wartawan di PWI Kampar. Ia berharap masyarakat tergugah hatinya juga untuk membantu keluarga kurang mampu ini. "Ya, saya kasihan sekali, ini adalah tugas kita bersama untuk saling membantu. Mudah-mudahan pihak rumah sakit dan pemerintah daerah bisa membantu mencari solusi," ucap Hendri.***(man)

   Foto: Lasmini (kanan) sedang menjalani perawatan di RSUD Bangkinang didampingi ibunya Erdawati.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- ‎343 Narapidana Lapas Pasirpangaraian Terima Remisi Kemerdekaan, 3 Langsung Bebas
- Dansatgas Geram, Bentangan Karhutla di Rohil Capai 17 KM
- Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah,
Siposan Rimbo Berhak Bawa Pulang Hadia Utama 20 Juta Rupiah

- Danstagas Karhutla: Perintah Tembak Pembakar Lahan Sudah Disepakati Bersama Kapolda
- Advokasi Harga TBS Petani Sawit, APKASINDO Riau serahkan Rekomendasi
- Bawa Airsoftgun dan Resahkan Warga, Pria Gangguan Jiwa di Tenayan Raya Diamankan Polisi
- 273 ASN Pemkab Bengkalis Berqurban
- Karyawan RAPP dan Paguyuban Galang Bantuan untuk Korban Gempa Lombok
- Jelang Idul Adha, Kemenag Rohul Edarkan Imbauan ke Masyarakat
- Pawai HUT ke-73 RI, Ribuan Masyarakat Duri Tumpah ke Jalan
- Jagonya Menangi Pilgubri, Kakek 63 Tahun Bayar Nazar Jalan dari Minas ke Siak
- Bupati Bengkalis Kukuhkan 75 Paskibra HUT RI 2018
- Dinas PUPR Riau Perkuat Dua Jembatan Gasib, Siak Senilai Rp1,6 M
- Cekal Campak dan Rubella 160.828 Anak, Dinkes Bengkalis Ajak Orangtua Setujui Imunisasi
- Gubri Berikan Penghargaan Satya Lancana Karya Satya Kepada 300 ASN
- Kolonel M Yani Amirullah Jabat Danwing 6
- 4.286 Orangtua di Riau Tolak Imunisasi MR
- KPID Riau Sambut Baik Kehadiran K-Vision di Riau
-
- Pekan ke 32, Ada 201 Kasus DBD di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com