Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Januari 2019 22:28
Nestapa Gadis Belia di Kampar, Diperkosa dan Dirampas HP-nya

Ahad, 20 Januari 2019 22:09
Bedah Rumah Kuli Pendorong Gerobak, Ini Apresiasi dari Plt Bupati Kampar kepada Dandim 0313/KPR

Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Ahad, 20 Januari 2019 07:20
Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung

Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 21:22
Rirawat di RSUD Bangkinang,
Tulang Punggung Makin Membesar, Anak Yatim Ini Butuh Uluran Tangan


Seorang gadis yatim berusia 16 tahun, butuh uluran tangan para pembaca.Ia dirawat di RSUD Bangkinang karena tulang punggungnya yang kian membesar.

BANGKINANG–Riauterkini- Kisah perih seorang pasien miskin kembali terungkap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang. Lasmini, gadis berusia 16 tahun dan merupakan anak yatim ini butuh uluran tangan dari para dermawan untuk membantu biaya pengobatannya di RSUD Bangkinang. Hingga Rabu (14/2/2018) sore, Lasmini yang didampingi ibunya Erdawati masih dalam kondisi lemas dan menjalani perawatan medis di RSUD Bangkinang. Usut punya usut, ternyata keluarga ini tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat  maupun program layanan kesehatan lainnya dari pemerintah yang bisa membantu biaya pengobatannya seperti BPJS Kesehatan.

  Dari penuturan  Erdawati kepada wartawan, anaknya ini mengalami keterbatasan fisik sejak lahir. Kondisi anaknya semakin parah sebab tulang punggungnya  makin membesar sehingga menyebabkan putri kesayangannya ini susah untuk tidur layaknya orang normal. Tubuhnya semakin kurus. 

  Fisik Lasmini juga sangat lemah, bahkan untuk berbicara tidak semua orang bisa mengerti dengan apa yang disampaikannya. Usianya memang sudah mencapai 16 tahun, namun dari ukuran fisiknya masih kelihatan seperti anak kecil.

  Keluarga ini merupakan keluarga kurang mampu, ayah dari dua orang buah hatinya telah lama meninggalkan mereka bahkan ketika Lasmini masih dalam kandungan ibunya, ayahnya meninggal dunia. “Usaha untuk berobat selalu dilakukan sejak awal dulu namun perkembangannya juga tidak begitu baik,” ucap Erdawati lirih. 

Meskipun demikian, ia mengaku tidak akan pernah bosan dan putus asa untuk merawat anak yatim ini.

  Warga Desa Kemang Indah, Kecamatan Tambang itu mengungkapkan, kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan ini membuat anaknya tak lagi sekolah. 

  Ia mengaku masih bingung memikirkan biaya perawatan anaknya di RSUD Bangkinang sebab sampai saat ini tidak ada satupun program pelayanan kesehatan gratis yang diikutinya. Ia membawa anaknya untuk dirawat ke RSUD Bangkinang sejak Senin (12/2/2018) kemarin. Ia belum tahu sampai berapa lama anaknya akan menjalani perawatan.

Meski anaknya dan dirinya mendapat pelayanan yang baik di rumah sakit milik Pemkab Kampar ini, namun hatinya tetap risau dan bingung jika sewaktu-waktu ditagih oleh pihak RSUD Bangkinang.

Salah seorang wartawan media cetak lokal yang bertugas di Kabupaten Kampar Hendri Kampai yang juga tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar, ia mendapat kabar bahwa sigadis malang ini dibawa ibunya berobat ke RSUD Bangkinang. Prihatin dengan kondisi Lasmini, ia lalu menyampaikan hal itu kepada wartawan lainnya termasuk pengurus PWI Kampar. Hingga Rabu (14/2/2018) sudah ada beberapa uang sumbangan yang berhasil dikumpulkan dari wartawan di PWI Kampar. Ia berharap masyarakat tergugah hatinya juga untuk membantu keluarga kurang mampu ini. "Ya, saya kasihan sekali, ini adalah tugas kita bersama untuk saling membantu. Mudah-mudahan pihak rumah sakit dan pemerintah daerah bisa membantu mencari solusi," ucap Hendri.***(man)

   Foto: Lasmini (kanan) sedang menjalani perawatan di RSUD Bangkinang didampingi ibunya Erdawati.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bedah Rumah Kuli Pendorong Gerobak, Ini Apresiasi dari Plt Bupati Kampar kepada Dandim 0313/KPR
- Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa
- Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing
- Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung
- Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA
- Adipura Bengkalis Kota Kecil Terbersih Akan Diarak Keliling dan Gelar Syukuran
- Satlantas Polres Kuansing Deklarasikan MRSF
- Polres Rohil Hadiri Pertemuan Silarurrahmi PWI Rohil
- Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Membatik ke Balai Industri Padang
- Belum Miliki Identitas, Seribuan Napi Lapas Bengkalis Jadi Target Rekam KTP El
- Plt Bupati Kampar Serahkan DPA 2019 kepada Seluruh OPD
- Sambut Hari Bhakti ke-69,
Imigrasi Bengkalis Bersihkan dan Cat Museum

- Bernasib Lebih Miris dari Andini,
Begini Kata Kades tentang Naufal yang Mengurusi Empat Adiknya

- Masuki Masa Pensiun, Mantan Kaban Penghubung Riau Ingin Terus Mengabdi
- Andini tak Terviralkan Muncul Lagi di Pekan Tua, Pelalawan
- Satlantas Polres Kuansing Matangkan Persiapan MRSF
- Lantik Tiga Kajari, Kajati Riau Minta Tingkatkan Kinerja
- Desa Banjar Baru Layurkan Jalur Sumbangan Bupati Kuansing
- Dilaporkan Sejumlah Pihak, Penista Agama di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Lusa, Kepengurusan IKA Hubdat Provinsi Riau Dikukuhkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com