Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Agustus 2018 17:11
Ratusan Warga Selat Panjang Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Ahad, 19 Agustus 2018 16:51
Peringati Hari ke-57,
Bupati Kuansing: Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Perekat NKRI


Ahad, 19 Agustus 2018 16:48
‎Tiga JCH Kloter 18 Batam Sakit, 2 JCH Kehilangan Uang di Hotel

Ahad, 19 Agustus 2018 16:37
Peduli Kemanusiaan,
DDI Bathin Solapan, Bengkalis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Lombok


Ahad, 19 Agustus 2018 15:34
Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI

Ahad, 19 Agustus 2018 14:55
Geledah Mobil Agya,
Polsek Tambusai‎ Utara Tangkap Pengedar dan Sita 7 Paket Sabu


Ahad, 19 Agustus 2018 14:47
Miliki Ganja, Tukang Panen Sawit di Kuansing Diciduk Polisi

Ahad, 19 Agustus 2018 14:37
Dikendalikan dari Lapas Tangerang,
Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai


Ahad, 19 Agustus 2018 13:59
Rangkaian Peringatan HUT ke-73 RI Pemkab Pelalawan

Ahad, 19 Agustus 2018 12:58
Kembali Membara, BPBD Curiga Kebakaran Lahan di Lubuk Gaung Disengaja

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 21:22
Rirawat di RSUD Bangkinang,
Tulang Punggung Makin Membesar, Anak Yatim Ini Butuh Uluran Tangan


Seorang gadis yatim berusia 16 tahun, butuh uluran tangan para pembaca.Ia dirawat di RSUD Bangkinang karena tulang punggungnya yang kian membesar.

BANGKINANG–Riauterkini- Kisah perih seorang pasien miskin kembali terungkap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang. Lasmini, gadis berusia 16 tahun dan merupakan anak yatim ini butuh uluran tangan dari para dermawan untuk membantu biaya pengobatannya di RSUD Bangkinang. Hingga Rabu (14/2/2018) sore, Lasmini yang didampingi ibunya Erdawati masih dalam kondisi lemas dan menjalani perawatan medis di RSUD Bangkinang. Usut punya usut, ternyata keluarga ini tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat  maupun program layanan kesehatan lainnya dari pemerintah yang bisa membantu biaya pengobatannya seperti BPJS Kesehatan.

  Dari penuturan  Erdawati kepada wartawan, anaknya ini mengalami keterbatasan fisik sejak lahir. Kondisi anaknya semakin parah sebab tulang punggungnya  makin membesar sehingga menyebabkan putri kesayangannya ini susah untuk tidur layaknya orang normal. Tubuhnya semakin kurus. 

  Fisik Lasmini juga sangat lemah, bahkan untuk berbicara tidak semua orang bisa mengerti dengan apa yang disampaikannya. Usianya memang sudah mencapai 16 tahun, namun dari ukuran fisiknya masih kelihatan seperti anak kecil.

  Keluarga ini merupakan keluarga kurang mampu, ayah dari dua orang buah hatinya telah lama meninggalkan mereka bahkan ketika Lasmini masih dalam kandungan ibunya, ayahnya meninggal dunia. “Usaha untuk berobat selalu dilakukan sejak awal dulu namun perkembangannya juga tidak begitu baik,” ucap Erdawati lirih. 

Meskipun demikian, ia mengaku tidak akan pernah bosan dan putus asa untuk merawat anak yatim ini.

  Warga Desa Kemang Indah, Kecamatan Tambang itu mengungkapkan, kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan ini membuat anaknya tak lagi sekolah. 

  Ia mengaku masih bingung memikirkan biaya perawatan anaknya di RSUD Bangkinang sebab sampai saat ini tidak ada satupun program pelayanan kesehatan gratis yang diikutinya. Ia membawa anaknya untuk dirawat ke RSUD Bangkinang sejak Senin (12/2/2018) kemarin. Ia belum tahu sampai berapa lama anaknya akan menjalani perawatan.

Meski anaknya dan dirinya mendapat pelayanan yang baik di rumah sakit milik Pemkab Kampar ini, namun hatinya tetap risau dan bingung jika sewaktu-waktu ditagih oleh pihak RSUD Bangkinang.

Salah seorang wartawan media cetak lokal yang bertugas di Kabupaten Kampar Hendri Kampai yang juga tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar, ia mendapat kabar bahwa sigadis malang ini dibawa ibunya berobat ke RSUD Bangkinang. Prihatin dengan kondisi Lasmini, ia lalu menyampaikan hal itu kepada wartawan lainnya termasuk pengurus PWI Kampar. Hingga Rabu (14/2/2018) sudah ada beberapa uang sumbangan yang berhasil dikumpulkan dari wartawan di PWI Kampar. Ia berharap masyarakat tergugah hatinya juga untuk membantu keluarga kurang mampu ini. "Ya, saya kasihan sekali, ini adalah tugas kita bersama untuk saling membantu. Mudah-mudahan pihak rumah sakit dan pemerintah daerah bisa membantu mencari solusi," ucap Hendri.***(man)

   Foto: Lasmini (kanan) sedang menjalani perawatan di RSUD Bangkinang didampingi ibunya Erdawati.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ratusan Warga Selat Panjang Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
- Peringati Hari ke-57,
Bupati Kuansing: Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Perekat NKRI

- ‎Tiga JCH Kloter 18 Batam Sakit, 2 JCH Kehilangan Uang di Hotel
- Peduli Kemanusiaan,
DDI Bathin Solapan, Bengkalis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

- Jelang Wukuf, JCH Pelalawan Gelar Doa Bersama
- Ikatan Keluarga Besar SMPN 5 Pekanbaru Galang Bantuan Gempa Lombok
- Merdeka, Kemeriahan HUT ke-73 RI di SMAN 8 Mandau, Bengkalis
- Jamu Paskibraka di Malam Resepsi, Bupati Kuansing Ucapkan Terima Kasih
- Gagah, Mantan Presiden BJ Habibi Berteluk Belange Hadir di Sitana Merdeka
- Dalam Kondisi Sehat, JCH Pelalawan Mulai Bergerak ke Arofah
- Diguyur Hujan RS Petala Bumi Tetap Laksanakan Upacara HUT RI
- 2018, Pemkab Bengkalis Siapkan Rp4,8 M untuk Mahasiswa Berprestasi
- Diisi 519 Warga Binaan, Rutan Rengat Over Kapasitas
- Zukri Peringati HUT RI ke-73 Bersama Warga Pelalawan
- 197 orang Warga Binaan Lapas Telukkuantan Dapat Remisi
- Ratusan Warga Saksikan Pertunjukan Orkestra Ocas Spanyol di RTH Kaca Mayang
- Peringati HUT ke-73 RI, KITA Rohul Kibarkan Bendera di Puncak Merah Putih
- ‎HUT ke-73 RI, Bupati Rohul Serahkan SK Remisi dan e-KTP di Lapas Pasirpangaraian
- 273 Warga Binaan Rutan Rengat Inhu Terima Remisi
- Bertemu di Lapas, Gubri dan Mantan Gubri RZ Berbincang Akrab


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com