Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 15 Nopember 2018 17:07
EMP MSSA Gelar Sosialisasi Publik Kegiatan Pemboran MSTB-02

Kamis, 15 Nopember 2018 17:04
Instruksi Pusat, Bantuan PKH Tahap 4 untuk KPM di Kuansing Dipastikan Berkurang

Kamis, 15 Nopember 2018 16:27
Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga


Kamis, 15 Nopember 2018 16:23
Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan


Kamis, 15 Nopember 2018 16:14
Aksi Kirab Kota, Taruna AAL Angkatan 64 Pukau Masyarakat Dumai

Kamis, 15 Nopember 2018 16:12
Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur


Kamis, 15 Nopember 2018 16:12
Ditaja Pijar Melayu,
LAM dan Polda Sepakat Ciptakan Pemilu Damai di Riau


Kamis, 15 Nopember 2018 14:34
Bocah Diterkam Buaya di Bonai Darussalam Ditemukan Meninggal dan Penuh Luka

Kamis, 15 Nopember 2018 14:02
Lestari Alam di Lingkungan Sekolah,
EMP Malacca Straits SA Berkolaborasi dengan SMAN 1 Sungai Apit


Kamis, 15 Nopember 2018 13:26
Ratusan Rumah di Dua Desa Kecamatan Rambah Samo Terendam Banjir

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 21:22
Rirawat di RSUD Bangkinang,
Tulang Punggung Makin Membesar, Anak Yatim Ini Butuh Uluran Tangan


Seorang gadis yatim berusia 16 tahun, butuh uluran tangan para pembaca.Ia dirawat di RSUD Bangkinang karena tulang punggungnya yang kian membesar.

BANGKINANG–Riauterkini- Kisah perih seorang pasien miskin kembali terungkap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang. Lasmini, gadis berusia 16 tahun dan merupakan anak yatim ini butuh uluran tangan dari para dermawan untuk membantu biaya pengobatannya di RSUD Bangkinang. Hingga Rabu (14/2/2018) sore, Lasmini yang didampingi ibunya Erdawati masih dalam kondisi lemas dan menjalani perawatan medis di RSUD Bangkinang. Usut punya usut, ternyata keluarga ini tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat  maupun program layanan kesehatan lainnya dari pemerintah yang bisa membantu biaya pengobatannya seperti BPJS Kesehatan.

  Dari penuturan  Erdawati kepada wartawan, anaknya ini mengalami keterbatasan fisik sejak lahir. Kondisi anaknya semakin parah sebab tulang punggungnya  makin membesar sehingga menyebabkan putri kesayangannya ini susah untuk tidur layaknya orang normal. Tubuhnya semakin kurus. 

  Fisik Lasmini juga sangat lemah, bahkan untuk berbicara tidak semua orang bisa mengerti dengan apa yang disampaikannya. Usianya memang sudah mencapai 16 tahun, namun dari ukuran fisiknya masih kelihatan seperti anak kecil.

  Keluarga ini merupakan keluarga kurang mampu, ayah dari dua orang buah hatinya telah lama meninggalkan mereka bahkan ketika Lasmini masih dalam kandungan ibunya, ayahnya meninggal dunia. “Usaha untuk berobat selalu dilakukan sejak awal dulu namun perkembangannya juga tidak begitu baik,” ucap Erdawati lirih. 

Meskipun demikian, ia mengaku tidak akan pernah bosan dan putus asa untuk merawat anak yatim ini.

  Warga Desa Kemang Indah, Kecamatan Tambang itu mengungkapkan, kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan ini membuat anaknya tak lagi sekolah. 

  Ia mengaku masih bingung memikirkan biaya perawatan anaknya di RSUD Bangkinang sebab sampai saat ini tidak ada satupun program pelayanan kesehatan gratis yang diikutinya. Ia membawa anaknya untuk dirawat ke RSUD Bangkinang sejak Senin (12/2/2018) kemarin. Ia belum tahu sampai berapa lama anaknya akan menjalani perawatan.

Meski anaknya dan dirinya mendapat pelayanan yang baik di rumah sakit milik Pemkab Kampar ini, namun hatinya tetap risau dan bingung jika sewaktu-waktu ditagih oleh pihak RSUD Bangkinang.

Salah seorang wartawan media cetak lokal yang bertugas di Kabupaten Kampar Hendri Kampai yang juga tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar, ia mendapat kabar bahwa sigadis malang ini dibawa ibunya berobat ke RSUD Bangkinang. Prihatin dengan kondisi Lasmini, ia lalu menyampaikan hal itu kepada wartawan lainnya termasuk pengurus PWI Kampar. Hingga Rabu (14/2/2018) sudah ada beberapa uang sumbangan yang berhasil dikumpulkan dari wartawan di PWI Kampar. Ia berharap masyarakat tergugah hatinya juga untuk membantu keluarga kurang mampu ini. "Ya, saya kasihan sekali, ini adalah tugas kita bersama untuk saling membantu. Mudah-mudahan pihak rumah sakit dan pemerintah daerah bisa membantu mencari solusi," ucap Hendri.***(man)

   Foto: Lasmini (kanan) sedang menjalani perawatan di RSUD Bangkinang didampingi ibunya Erdawati.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Instruksi Pusat, Bantuan PKH Tahap 4 untuk KPM di Kuansing Dipastikan Berkurang
- ...
- Dianggap Kuper, Sejumlah Sesepuh Masyarakat Durtim, Bengkalis Datangi PT HK di Duri
- LAM Riau Enggan Terbuka Soal Rencana Pemberian Gelar Presiden
- Maulid Nabi di Disdalduk Pekanbaru, UAS Paparkan Lima Tahapan Menuju Masyarakat Madani
- Malam Kesenian Taruna AAL Angkatan 64, Wakil Walikota Dumai Bangga Punya Angkatan Laut 
- KISPO Gelar Uji Kompetensi Auditor ISPO  
- PT CPI Taja Pelatihan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga di Pinggir, Bengkalis
- Realisasi DAK Riau Masih 52,78 Persen
- Besok, UAS Beri Tausiah di Dinas Dalduk KB Pekanbaru
- Sekda: Pemko Pekanbaru Turut Berduka Atas Insiden Pagar Rubuh di SDN 141
- Tuntas Lakukan Perbaikan Panel Terbakar, PLN ULP Bengkalis Gelar Syukuran
- Dinsos Serahkan Bantuan Rp263 Juta untuk Korban Gempa dan Tsunami di Palu, Sigi, Donggala
- Tembok Sekolah Roboh, Pemprov Riau Sampaikan Belasungkawa
- PWI Riau Gelar UKW Angkatan XI, Hanya 6 Kelas
- Tarik Minat Pengunjung, Perpustakaan dan Arsip Pelalawan Siapkan Hadiah Puluhan Juta
- Tinggal Pengesahan Perda,
Radio Pemerintah Daerah Kuansing Bersiap Mengudara Permanen

- Tembok Roboh Tewaskan Dua Orang, SDN 141 Diliburkan Sehari
- BKKBN Perwakilan Riau Gelar Pertemuan Forum Kehumasan
- Operasi Zebra 2018 Berakhir, 1.757 Pelanggar Lalu Lintas di Pekanbaru Ditilang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com