Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Juni 2018 21:14
Perintahkan Sekdako Tuntaskan Kemelut PJU,
Walikota Firdaus: Itu Uang Rakyat, Tak Bisa Seenaknya


Senin, 25 Juni 2018 20:22
Khawatirkan Tindakan Kriminal, Gubri Harap Pemko dan PLN Bisa Duduk Bersama

Senin, 25 Juni 2018 20:18
Dua Hari Tenggelam, Mayat Aca Timbul di Tengah Sungai Siak saat Azan Maghrib

Senin, 25 Juni 2018 20:14
10 TPS di Kecamatan Sungai Sembilan Masuk Kategori Rawan

Senin, 25 Juni 2018 19:20
Bupati Yopi Bakal Lantik Sekda Inhu

Senin, 25 Juni 2018 19:17
Solusi Kemacetan di Pekanbaru,
Gubri Tinjau Pembangunan Dua Proyek Fly Over


Senin, 25 Juni 2018 19:11
Tuntut Pengembalian Lahan dari PT SBAL,
Ratusan Warga Koto Aman Ancam Bermalam di Depan Kantor Bupati Kampar


Senin, 25 Juni 2018 19:06
Hadapi Pilkada, Demokrat Riau Bentuk Tim Satgas Ronda

Senin, 25 Juni 2018 18:02
Parkir Lupa Pasang Rem Tangan, Mobil di Pekanbaru ini Terjun ke Parit

Senin, 25 Juni 2018 17:58
Korupsi Dana Pendidikan PNS,
Sekda Kuansing Divonis 15 Bulan dan Bendahara 18 Bulan Penjara


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Pebruari 2018 14:49
DPPPA Gelar Pelatihan Layanan Ramah Anak di Puskesmas dan Rumah Sakit

Puskesmas di Pekanbaru mulai menerapkan layanan ramah anak yang berdasarkan pendekatan pemenuhan hak azasi anak.

Riauterkini - PEKANBARU - Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan terdepan yang menjalankan kewajiban negara dalam pembangunan kesehatan. Dalam perkembangannya sesuai dengan Permenkes nomor 75 tahun 2014 tentang puskesmas, puskesmas mengalami perubahan menjadi pelayanan ramah anak di puskesmas. Pelayanan ramah anak yang dimaksud adalah upaya atau pelayanan yang dilakukan puskesmas berdasarkan pendekatan pemenuhan hak asasi anak dengan 4 prinsip yaitu: non diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan anak, serta penghargaan terhadap pendapat anak.

Dalam upaya memenuhi hak anak atas kesehatan tersebut dan melatih tenaga-tenaga kesehatan di Puskesmas dalam rangka mengaplikasikan Puskesmas yang ramah anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pekanbaru melaksanakan kegiatan “Pelatihan Pelayanan Ramah Anak di Puseksmas bagi Tenaga Kesehatan”. Kegiatan ini dilaksanakan selama sehari penuh di hotel Alpha Pekanbaru, Jumat (23/2/2018).

Pelatihan ini dibuka secara langsung oleh Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi. Dalam sambutannya dia menyatakan bahwa Pemerintah berkewajiban menyediakan fasilitas dan menyelenggarakan upaya kesehatan yang komprehensif bagi anak agar memperoleh derajat kesehatan yang optimal sejak anak masih dalam kandungan.

"Kebijakan pembangunan bagi anak indonesia di bidang kesehatan mengacu pada kebijakan yang telah ditetapkan dalam rencana pembangunan kesehatan yang salah satunya meliputi peningkatan kesehatan lingkungan dalam rangka mewujudkan lingkungan sehat bagi anak indonesia dan peningkatan mutu dan keterjangkauan pelayanan kesehatan bagi anak, " Jelas Ayat Cahyadi.

Di akhir sambutannya Ayat Cahyadi berharap kepada seluruh pihak agar dengan terlaksananya kegiatan ini dapat memberikan kesamaan persepsi tentang puskesmas dengan pelayanan ramah anak, dan rujukan untuk mengembangkan puskesmas menjadi puskesmas dengan pelayanan ramah anak serta memberikan pemahaman tentang langkah-langkah mengembangkan puskesmas dengan pelayanan ramah anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pekanbaru, Mayuddin selaku ketua Panitia kegiatan mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini diikuti oleh lebih kurang seratus orang peserta yang terdiri dari perwakilan puskesmas sekota Pekanbaru, perwakilan dari rumah sakit, forum anak Pekanbaru, perwakilan dinas kesehatan kab./kota, perwakilan dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Hadir sebagai narasumber pada pelatihan ini dari Kepala DPPPA, Mahyuddin, Plt Kadiskes, Zaini Rizaldi, Wakil Ketu Tim Gugus Tugas KLA, Rosmawati dan Perwakilan dari puskesmas, dr Indah. Secara umum pelatihan ini bertujuan untuk:

1. Meningkatkan pemahaman tentang pemenuhan hak kesehatan anak (kha);
2. Memberikan kesamaan persepsi tentang puskesmas dengan pelayanan ramah anak;
3. Memberikan rujukan untuk mengembangkan puskesmas menjadi puskesmas dengan pelayanan ramah anak;
4. Memberikan pemahaman tentang langkah-langkah mengembangkan puskesmas dengan pelayanan ramah anakPlt. ***(dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- .
- Perintahkan Sekdako Tuntaskan Kemelut PJU,
Walikota Firdaus: Itu Uang Rakyat, Tak Bisa Seenaknya

- Di Siak, Muatan Lokal Budaya Melayu Eksis Sejak Tahun 2006
- Ditanya Embarkasi Haji Antara, Wagub Kembali Tuding Kanwil Agama Riau Jadi Sumber Masalah
- Bupati Kampar Bentuk Tim Percepat Pembangunan Universitas Yatim ASEAN
- Camat BS, Bengkalis Izinkan Tempat Hiburan Buka Selama Pilgubri
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Pekanbaru ke-234 di Kantor Baru
- Gubri Launching Pencanaganan Pelaksanaan Pembelajaran Muatan Lokal Budaya Riau
- Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola

- ‎Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh, Warga Asahan Sumut Dirawat di RSUD
- Makna Tradisi Hari Raya Enam dan Ziarah Kubur di Kampar
- Andi Rachman Terima Penghargaan dari DHN Angkatan 45
- Puluhan Ribu Simpatisan Hadiri Kampanye Akbar Pasangan Wardan-SU di Kotabaru
- Terjatuh di Rumah Dinas,  Asisten III Pemkab Meranti Meninggal Dunia
- TNI Peduli, Dandim 0303/Bengkalis Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu
- DP3A Kota Pekanbaru Siap Launching e-cikpuan
- Kualitas Gambar dan Suara Buruk, Siaran Langsung Debat Peserta Pilgubri Mengecewakan
- Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako
- Ribuan Warga Sunda Riau Hadiri Halal Bihalal Bersama Kapolda Riau
- Selama Libur Idul Fitri 2018,
Objek Wisata di Rohul Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com