Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 20:40
Pawai Ta'aruf MTQ ke 37 Riau, Kuansing Tampilkan Tema "Mengantar Anak Pancar oleh Induak Bako"

Rabu, 12 Desember 2018 19:58
Jalan Lintas Mumpa-Pekan Heran di Rengat, Inhu Putus

Rabu, 12 Desember 2018 19:30
Lusa, SBY Dijadwalkan Empat Hari di Riau

Rabu, 12 Desember 2018 19:24
Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata

Rabu, 12 Desember 2018 18:36
Timsel II Diduga Tidak Profesional, Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Menuai Protes

Rabu, 12 Desember 2018 18:09
‎Pilkades Serentak 2018, Calon Kades di Rohul Diharapkan Siap Menang dan Siap Kalah

Rabu, 12 Desember 2018 17:18
Tahun Depan, DIPA Bengkalis Naik Jadi Rp3,801 Triliun dari APBN

Rabu, 12 Desember 2018 17:06
Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI


Rabu, 12 Desember 2018 16:55
Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru

Rabu, 12 Desember 2018 16:51
Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:28
YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar

Data yang dinilai mengejutkan dilaporkan YKAKI Provinsi Riau. Dilaporkan ada 30 anak di kabupaten Kampar menderita kangker.

Riauterkini BANGKINANG - Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Provinsi Riau merilis jumlah anak penderita kanker di Kabupaten Kampar yang terdata sebanyak 30 orang atau hampir mencapai 30 persen dari jumlah penderita kanker anak di Provinsi Riau yang mencapai sekitar 100 orang.

Demikian dikatakan Ketua YKAKI Provinsi Riau Elvi Riawati Afdal saat dijumpai di Bangkinang disela-sela kesibukannya sebagai Ketua Dharma Wanita Dinas PUPR Kabupaten Kampar di Bangkinang, Jumat (23/2/2018).

Memperingati Hari Kanker Anak Internasioanl (International Childhood Cancer Day) tahun 2018 yang diperingati setiap tanggal15 Februari, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Riau menggelar berbagi kegiatan salah satunya aksi berani gundul bagi masyarakat peduli kanker yang akan diadakan pada Minggu (25/2/2018) di Mall Ciputra, Pekanbaru dari pukul 10.00 sampai dengan 17.00 WIB.

Dikatakan Elvi Riawati, dalam peringatan kali ini YKAKI Riau akan melaksanakan berbagai kegiatan utamanya aksi berani gundul, ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan moril serta motivasi kepada penderita kanker.

"Agar penderita diberikan hak yang sama dimata kita, karena itulah kita melakukan aksi berani gundul tersebut dalam rangka memberikan dukungan kepada mereka agar tetap bersemangat dan penyakit ini dapat disembuhkan," tutur Elvi Riawati.

Aksi menantang warga untuk berani gundul yang bertema Together We Can ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Kanker Anak Internasional 2018. "Aksi Berani Gundul bertujuan memberikan dukungan secara visual kepada anak-anak penderita kanker," ujar Elvi.

Selain aksi Berani Gundul berbagai kegiatan juga dilaksanakan diantaranya penampilan kebolehan penderita kanker, mendengarkan dongeng dari Kak Agus DS, foto bareng bersama Syakiraf serta talk show tentang pola hidup bersih dan sehat, termasuk nonton bareng di bioskop bagi penderita dan anak yatim yang telah dilakukan pada pekan lalu. "Ini merupakan tahun ketiga kita lakukan," terangnya.

Elvi juga menyebutkan, YKAKI Riau menyediakan rumah singgah dan wadah belajar bagi anak-anak penderita kanker agar pendidikan mereka tidak terputus.

Kemoterapi yang mereka jalani selama dua tahun atau lebih tidak membuat putus sekolah. "Ini kita biayai seperti obat-obatan, rumah singgah, makan dan minum, serta merayakan ulang tahun anak-anak penderita maupun terhadap asupan gizi mereka, dan dana ini berasal para pemerhati kanker dan para donasi. "Kita juga telah merencanakan kegiatan yang sama di Kabupaten Kampar ini, karena para penderita banyak berasal dari keluarga yang miskin dan tidak mampu serta jauh dari kota," imbuhnya.

Ia menghimbau agar dapat memberikan perhatian kepada penderita ini, karena mereka berasal dari keluarga yang tidak mampu, mulai dari anak sopir angkot, anak buruh bangunan dan masyarakat ekonomi lemah. "Mari kita berikan dukungan dan kepedulian terhadap mereka dengan motivasi, berikan hak yang sama dan penyakit ini penyakit yang dapat disembuhkan," ulasnya.(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pawai Ta'aruf MTQ ke 37 Riau, Kuansing Tampilkan Tema "Mengantar Anak Pancar oleh Induak Bako"
- Jalan Lintas Mumpa-Pekan Heran di Rengat, Inhu Putus
- Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI

- Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru
- Jelang Akhir Tahun Program EVP Beri Manfaat Untuk Warga
- Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37
- Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir
- Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat
- Kabupaten Peduli HAM, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM RI
- DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL
- ‎36 Pejabat Pemkab Rohul Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
- Puluhan 'Pelayan' di Bengkalis Ikuti Sosialisasi UU KIP
- Seorang Mahasiswi Tewas jadi Korban Jalan Rusak,
Zulfi Mursal Minta Pemprov Riau Serius Perbaiki Jalan Rusak di Siak

- Pemkab Kuansing Raih Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018
- Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman
- Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan
- Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian
- PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan
- ‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan
- Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com