Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Juni 2018 21:57
‎Komisioner KPU Rohul Sisir APK di Kecamatan, Pasirpangaraian Dipastikan Sudah Bersih

Ahad, 24 Juni 2018 21:41
Jangan Golput, Apkasindo Riau Minta Petani Sawit Salurkan Hak Politiknya

Ahad, 24 Juni 2018 21:18
Sekubik Pasir Pulau Rupat Dijual Rp250 Ribu di Pulau Bengkalis

Ahad, 24 Juni 2018 21:16
Masa Tenang, Panwaslu di Kampar Lakukan Patroli Pengawasan

Ahad, 24 Juni 2018 20:54
Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola


Ahad, 24 Juni 2018 20:49
Bupati Rohul Sebut Pemekaran 20 Desa Persiapan karena Kepedulian Gubri

Ahad, 24 Juni 2018 20:34
‎Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh, Warga Asahan Sumut Dirawat di RSUD

Ahad, 24 Juni 2018 20:30
Serah Terima Jabatan Wali Kota Pekanbaru: Terima Kasih Pak Ayat Cahyadi

Ahad, 24 Juni 2018 15:17
Ajak Gunakan Hak Pilih di Pilgubri,
Ketua IPMK2M Pekanbaru: Money Politik dan Golput Mencederai Demokrasi


Ahad, 24 Juni 2018 15:14
Dikawal 'Ketat' Polisi, Hari Ini KPU Bengkalis Distribusikan Logistik Pilgubri ke Kecamatan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:28
YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar

Data yang dinilai mengejutkan dilaporkan YKAKI Provinsi Riau. Dilaporkan ada 30 anak di kabupaten Kampar menderita kangker.

Riauterkini BANGKINANG - Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Provinsi Riau merilis jumlah anak penderita kanker di Kabupaten Kampar yang terdata sebanyak 30 orang atau hampir mencapai 30 persen dari jumlah penderita kanker anak di Provinsi Riau yang mencapai sekitar 100 orang.

Demikian dikatakan Ketua YKAKI Provinsi Riau Elvi Riawati Afdal saat dijumpai di Bangkinang disela-sela kesibukannya sebagai Ketua Dharma Wanita Dinas PUPR Kabupaten Kampar di Bangkinang, Jumat (23/2/2018).

Memperingati Hari Kanker Anak Internasioanl (International Childhood Cancer Day) tahun 2018 yang diperingati setiap tanggal15 Februari, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Riau menggelar berbagi kegiatan salah satunya aksi berani gundul bagi masyarakat peduli kanker yang akan diadakan pada Minggu (25/2/2018) di Mall Ciputra, Pekanbaru dari pukul 10.00 sampai dengan 17.00 WIB.

Dikatakan Elvi Riawati, dalam peringatan kali ini YKAKI Riau akan melaksanakan berbagai kegiatan utamanya aksi berani gundul, ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan moril serta motivasi kepada penderita kanker.

"Agar penderita diberikan hak yang sama dimata kita, karena itulah kita melakukan aksi berani gundul tersebut dalam rangka memberikan dukungan kepada mereka agar tetap bersemangat dan penyakit ini dapat disembuhkan," tutur Elvi Riawati.

Aksi menantang warga untuk berani gundul yang bertema Together We Can ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Kanker Anak Internasional 2018. "Aksi Berani Gundul bertujuan memberikan dukungan secara visual kepada anak-anak penderita kanker," ujar Elvi.

Selain aksi Berani Gundul berbagai kegiatan juga dilaksanakan diantaranya penampilan kebolehan penderita kanker, mendengarkan dongeng dari Kak Agus DS, foto bareng bersama Syakiraf serta talk show tentang pola hidup bersih dan sehat, termasuk nonton bareng di bioskop bagi penderita dan anak yatim yang telah dilakukan pada pekan lalu. "Ini merupakan tahun ketiga kita lakukan," terangnya.

Elvi juga menyebutkan, YKAKI Riau menyediakan rumah singgah dan wadah belajar bagi anak-anak penderita kanker agar pendidikan mereka tidak terputus.

Kemoterapi yang mereka jalani selama dua tahun atau lebih tidak membuat putus sekolah. "Ini kita biayai seperti obat-obatan, rumah singgah, makan dan minum, serta merayakan ulang tahun anak-anak penderita maupun terhadap asupan gizi mereka, dan dana ini berasal para pemerhati kanker dan para donasi. "Kita juga telah merencanakan kegiatan yang sama di Kabupaten Kampar ini, karena para penderita banyak berasal dari keluarga yang miskin dan tidak mampu serta jauh dari kota," imbuhnya.

Ia menghimbau agar dapat memberikan perhatian kepada penderita ini, karena mereka berasal dari keluarga yang tidak mampu, mulai dari anak sopir angkot, anak buruh bangunan dan masyarakat ekonomi lemah. "Mari kita berikan dukungan dan kepedulian terhadap mereka dengan motivasi, berikan hak yang sama dan penyakit ini penyakit yang dapat disembuhkan," ulasnya.(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola

- ‎Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh, Warga Asahan Sumut Dirawat di RSUD
- Makna Tradisi Hari Raya Enam dan Ziarah Kubur di Kampar
- Andi Rachman Terima Penghargaan dari DHN Angkatan 45
- Puluhan Ribu Simpatisan Hadiri Kampanye Akbar Pasangan Wardan-SU di Kotabaru
- Terjatuh di Rumah Dinas,  Asisten III Pemkab Meranti Meninggal Dunia
- TNI Peduli, Dandim 0303/Bengkalis Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu
- DP3A Kota Pekanbaru Siap Launching e-cikpuan
- Kualitas Gambar dan Suara Buruk, Siaran Langsung Debat Peserta Pilgubri Mengecewakan
- Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako
- Ribuan Warga Sunda Riau Hadiri Halal Bihalal Bersama Kapolda Riau
- Selama Libur Idul Fitri 2018,
Objek Wisata di Rohul Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

- Jatuh Tempo Liburan Idul Fitri, Samsat Bengkalis Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
- Siakkecil, Bengkalis Wakili Riau Program IVA Tes Kanker Serviks
- Wow, Direktur RSUD Mandau Dapat Tiga Mobil Dinas
- Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL

- 14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan
- Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen
- Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City
- Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com