Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 14:16
Bupati Kuansing Minta Pimpinan Instansi Terapkan Sistem SPIP

Selasa, 25 September 2018 13:44
‎Bupati Sukiman Serahkan 10 Sertifikat Tanah Waqaf dari BPN ke Kemenag Rohul

Selasa, 25 September 2018 13:30
Krisis Air Bersih, Toilet SMPN 10 Mandau Berbau dan Kotor

Selasa, 25 September 2018 13:24
Anggaran Diajukan Rp2,4 Miliar,
Ini Nama 51 Desa di Rohul yang Akan Gelar Pilkades Serentak Desember 2018


Selasa, 25 September 2018 13:21
Tuntut Penundaan CPNS, Massa FHK2I Demo di DPRD Riau

Selasa, 25 September 2018 12:48
BKD Riau Janji Teruskan Tuntutan Pegawai Honor ke Menpan dan BKN Pusat

Selasa, 25 September 2018 12:05
Tuntut Diprioritaskan jadi PNS, Honorer K2 Geruduk Kantor Gubri

Selasa, 25 September 2018 11:46
Miliki Sabu-sabu, Emak Muda Ditangkap Polisi

Selasa, 25 September 2018 11:33
Asisten II Setdakab Inhil Buka MTQ XI Tingkat Kecamatan Pulau Burung

Selasa, 25 September 2018 09:12
Sebanyak 23 Hotspot Terpantau di Sumatera, 12 Diantaranya Ada di Riau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:28
YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar

Data yang dinilai mengejutkan dilaporkan YKAKI Provinsi Riau. Dilaporkan ada 30 anak di kabupaten Kampar menderita kangker.

Riauterkini BANGKINANG - Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Provinsi Riau merilis jumlah anak penderita kanker di Kabupaten Kampar yang terdata sebanyak 30 orang atau hampir mencapai 30 persen dari jumlah penderita kanker anak di Provinsi Riau yang mencapai sekitar 100 orang.

Demikian dikatakan Ketua YKAKI Provinsi Riau Elvi Riawati Afdal saat dijumpai di Bangkinang disela-sela kesibukannya sebagai Ketua Dharma Wanita Dinas PUPR Kabupaten Kampar di Bangkinang, Jumat (23/2/2018).

Memperingati Hari Kanker Anak Internasioanl (International Childhood Cancer Day) tahun 2018 yang diperingati setiap tanggal15 Februari, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Riau menggelar berbagi kegiatan salah satunya aksi berani gundul bagi masyarakat peduli kanker yang akan diadakan pada Minggu (25/2/2018) di Mall Ciputra, Pekanbaru dari pukul 10.00 sampai dengan 17.00 WIB.

Dikatakan Elvi Riawati, dalam peringatan kali ini YKAKI Riau akan melaksanakan berbagai kegiatan utamanya aksi berani gundul, ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan moril serta motivasi kepada penderita kanker.

"Agar penderita diberikan hak yang sama dimata kita, karena itulah kita melakukan aksi berani gundul tersebut dalam rangka memberikan dukungan kepada mereka agar tetap bersemangat dan penyakit ini dapat disembuhkan," tutur Elvi Riawati.

Aksi menantang warga untuk berani gundul yang bertema Together We Can ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Kanker Anak Internasional 2018. "Aksi Berani Gundul bertujuan memberikan dukungan secara visual kepada anak-anak penderita kanker," ujar Elvi.

Selain aksi Berani Gundul berbagai kegiatan juga dilaksanakan diantaranya penampilan kebolehan penderita kanker, mendengarkan dongeng dari Kak Agus DS, foto bareng bersama Syakiraf serta talk show tentang pola hidup bersih dan sehat, termasuk nonton bareng di bioskop bagi penderita dan anak yatim yang telah dilakukan pada pekan lalu. "Ini merupakan tahun ketiga kita lakukan," terangnya.

Elvi juga menyebutkan, YKAKI Riau menyediakan rumah singgah dan wadah belajar bagi anak-anak penderita kanker agar pendidikan mereka tidak terputus.

Kemoterapi yang mereka jalani selama dua tahun atau lebih tidak membuat putus sekolah. "Ini kita biayai seperti obat-obatan, rumah singgah, makan dan minum, serta merayakan ulang tahun anak-anak penderita maupun terhadap asupan gizi mereka, dan dana ini berasal para pemerhati kanker dan para donasi. "Kita juga telah merencanakan kegiatan yang sama di Kabupaten Kampar ini, karena para penderita banyak berasal dari keluarga yang miskin dan tidak mampu serta jauh dari kota," imbuhnya.

Ia menghimbau agar dapat memberikan perhatian kepada penderita ini, karena mereka berasal dari keluarga yang tidak mampu, mulai dari anak sopir angkot, anak buruh bangunan dan masyarakat ekonomi lemah. "Mari kita berikan dukungan dan kepedulian terhadap mereka dengan motivasi, berikan hak yang sama dan penyakit ini penyakit yang dapat disembuhkan," ulasnya.(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kuansing Minta Pimpinan Instansi Terapkan Sistem SPIP
- Tuntut Penundaan CPNS, Massa FHK2I Demo di DPRD Riau
- BKD Riau Janji Teruskan Tuntutan Pegawai Honor ke Menpan dan BKN Pusat
- Tuntut Diprioritaskan jadi PNS, Honorer K2 Geruduk Kantor Gubri
- Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Agraria dan Tata Ruang
- Walikota Pekanbaru Intruksikan Camat dan Lurah Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan
- Lakalantas Meski Tempuh Jalur Damai, Warga Bengkalis Ini Tetap Jalani Proses Hukum
- Aksi Heroik Basarnas Selamatkan Warga Dalam Bencana Gempa 7,0 SR di Cibubur
- Lima Proyek Strategis Pemprov Riau Deviasi Plus
- Ketua DPRD Pelalawan Siap Perjuangkan Uang Transportasi Guru Bantu Provinsi
- Pembangunan Jembatan Siak IV Masih Minus Tiga Persen
- Kirab GP Ansor Diizinkan di Merantk Setelah Bersedia Minta Maaf pada UAS dan tak Bawa Islam Nusantara
- Usai Pemeliharaan, Lampu Jalan RSUD dan Komplek Pemda Kuansing Kembali Nyala
- Dinsos Bengkalis Salurkan Bantuan Sembako kepada 294 Lansia
- Ratusan Massa Gelar Demo Peringati Hari Tani Nasional
- Mendagri Baru Kirim SK Wan Thamrin Plt Gubri
- Plt Gubri Minta Pembahas APBD Belajar dari Kasus Malang dan Jambi
- Ngopi Bareng, Camat Tampan Pererat Hubungan dengan Wartawan
- Ultah 51, Sekdaprov Dapat Kejutan Tumpeng
- Wakil Walikota Pekanbaru Kukuhkan Duta 1000 HPK dan Taja YBM PLN P3BS bersama PKPU HI Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com