Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Juni 2018 15:17
Ajak Gunakan Hak Pilih di Pilgubri,
Ketua IPMK2M Pekanbaru: Money Politik dan Golput Mencederai Demokrasi


Ahad, 24 Juni 2018 15:14
Dikawal 'Ketat' Polisi, Hari Ini KPU Bengkalis Distribusikan Logistik Pilgubri ke Kecamatan

Ahad, 24 Juni 2018 13:42
Hari Tenang, Tim Gabungan di Bengkalis Bongkar Puluhan APK Pilgubri

Ahad, 24 Juni 2018 10:23
Pasang Tenda untuk Halal bi Halal, 4 Warga Dumai Kesetrum Listrik

Ahad, 24 Juni 2018 06:37
Masuk Masa Tenang, KPU Bersihkan Alat Peraga Peserta Pilgubri

Ahad, 24 Juni 2018 06:34
Warung Pengawasan Bentuk Sosialisasi dan Edukasi untuk Masyarakat

Sabtu, 23 Juni 2018 21:58
Lagu Lancang Kuning Berlayar Malam Gambarkan Kegigihan Andi Rachman Memimpin Riau

Sabtu, 23 Juni 2018 20:03
Diduga Sakit,
Pria Stres di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas dalam Pos Sekuriti


Sabtu, 23 Juni 2018 19:52
Dihadiri Seribuan Massa, Firli Gelar Kampanye Terbuka Terakhir di Duri

Sabtu, 23 Juni 2018 16:48
Makna Tradisi Hari Raya Enam dan Ziarah Kubur di Kampar

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Maret 2018 18:14
Turap desa Kuala Panduk Ambruk,
Berikut Hasil Audit Inspektorat Pelalawan


Inspektorat Pelalawan akhirnya selesai mengadusit ambruknya pembangunan turap di desa Kuala Panduk. Berikut hasil audit yang dilakukan sebih satu bulan ini.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Kurang lebih satu bulan Inspektorat kabupaten Pelalawan melakukan serangkaian audit terhadap ambruknya, pembangunan turap di desa Kuala Panduk kecamatan Teluk Meranti.

Audit yang dilakukan inspektorat ini atas permintaan bupati Pelalawan, lantaran pembangunan turap tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) dengan pagu anggaran Rp 413.468.000 tahun anggaran 2017 lalu.

Berikut ini hasil mutlak audit yang dilakukan inspektorat yang dikirim ke riauterkini.com, Senin (12/3/18).

Terjadinya, keretakan, pergeseran dan penutupan turap serta penurunan tanah timbun disebabkan dua hal. Pertama, perencanaan kontruksi pondasi tidak memperhitungkan daya desakan dan daya dukung tanah terhadap beban. Ini dapat dilihat dari pergeseran turap yang semula lurus menjadi miring kedalam akibat desakan tanah timbun dari bawah sehingga pondasi bergeser dari kedudukan semula dan mengikibatkan bangunan turap melengkung dan patah.

Penyebab kedua. Pelaksanaan pemadatan tanah timbun menggunakan alat berat (exavator) yang tidak ada dalam perencanaan yaitu beratnya beban exavator mendesak dinding turap sehingga menyebabkan dinding turap menjadi bergeser.

Kepala Inspektorat kabupaten Pelalawan Muhammad Insyad menilai kegiatan ini terjadi penyalahgunaan wewenang oleh pemerintah desa yaitu yang dibangun bukan turap/tembok penahan tanah tetapi menambah luas daratan bibir sungai yang bukan merupakan kewenang desa untuk membangunnya.

Katanya, pemerintah desa dalam merencanakan pembangunan tidak berdasarkan peraturan bupati nomor 94 tahun 2016 tentang tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa setiap desa dikabupaten Pelalawan tahun anggaran 2017.

Hasil audit kata dia, juga telah disetorkan uang sejumlah Rp. 413.468.000 oleh TPK ke rekening kas desa nomor rekening, 11202000XXX pada tanggal 19 Februari 2018 sehingga terjadi recovery aset desa. Maka kerugian desa tidak ada lagi.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Makna Tradisi Hari Raya Enam dan Ziarah Kubur di Kampar
- Andi Rachman Terima Penghargaan dari DHN Angkatan 45
- Puluhan Ribu Simpatisan Hadiri Kampanye Akbar Pasangan Wardan-SU di Kotabaru
- Terjatuh di Rumah Dinas,  Asisten III Pemkab Meranti Meninggal Dunia
- TNI Peduli, Dandim 0303/Bengkalis Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu
- DP3A Kota Pekanbaru Siap Launching e-cikpuan
- Kualitas Gambar dan Suara Buruk, Siaran Langsung Debat Peserta Pilgubri Mengecewakan
- Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako
- Ribuan Warga Sunda Riau Hadiri Halal Bihalal Bersama Kapolda Riau
- Selama Libur Idul Fitri 2018,
Objek Wisata di Rohul Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

- Jatuh Tempo Liburan Idul Fitri, Samsat Bengkalis Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
- Siakkecil, Bengkalis Wakili Riau Program IVA Tes Kanker Serviks
- Wow, Direktur RSUD Mandau Dapat Tiga Mobil Dinas
- Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL

- 14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan
- Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen
- Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City
- Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD
- Sidak ke RSUD Arifin Achmad, Plt Gubri Pastikan Pelayanan Kesehatan Normal
- Hari Pertama Kerja, ASN Pemko Pekanbaru Pakai Tanjak dan Baju Melayu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com