Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 12 Nopember 2018 22:06
Tarik Menarik Tas Sama Pelaku Jambret, Pegawai PN Pekanbaru Tersungkur

Senin, 12 Nopember 2018 22:01
Jadikan Jembatan Sebagai Tempat Nongkrong, Polsek Pangean, Kuansing Gelar Patroli

Senin, 12 Nopember 2018 21:57
Bertengkar Masalah Kerjaan, Warga Bima, NTB Tewas Dipukul Rekan Kerjanya

Senin, 12 Nopember 2018 21:27
Tantangan Pengelolaan Ekosistem Gambut,
Bupati Meranti Jadi Pembicara Tropical Peatland Roundtable Discussion


Senin, 12 Nopember 2018 20:53
Dititipkan di Lapas, Kurir Sabu 5 Kg Tahanan Kejari Bengkalis Meninggal Dunia

Senin, 12 Nopember 2018 20:47
Bertemu Presiden Jokowi, Bupati Inhil Sampaikan Proposal dan Permasalahan Perkelapaan

Senin, 12 Nopember 2018 20:26
Polda Riau Kalah Dipraperadilkan Seorang Tersangka Korupsi Pipa Transmisi Inhil

Senin, 12 Nopember 2018 19:40
Tingkatkan PAD, Bapenda Minta Masukan dari Kejari Kuansing

Senin, 12 Nopember 2018 19:10
Dewan Pastikan Pembangunan Fly Over Simpang IV Mall SKA Tak Selesai Tahun Ini

Senin, 12 Nopember 2018 18:07
Polisi Pastikan Mr X di Bawah Jembatan Jondul Adalah Dokter Mukhlis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 18:16
Puan Maharani Ajak Masyarakat Riau Kembangkan Batik Bono

Menko PMK kunjungi pada stand RAPP di stand ST2P yang diresmikan. Puan Maharani sangat antusias melihat batik bono yang dikembangkan CD perusahaan dan mengajak masyarakat ikut mengembangkannya.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani antusias melihat batik bono yang dikembangkan oleh Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Ia pun tak segan untuk melihat-lihat batik yang dipajang pada stand RAPP yang berada di Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) yang ia resmikan pada Rabu, (14/3).

“Ternyata ini produk lokal, ini harus dikembangkan,” ucap Puan yang juga memegang batik bercorak ombak bono di depan para hadirin yang hadir, termasuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Rabu (14/3).

Ketika berkunjung, Puan pun mendapatkan penjelasan dari Ketua PKK Pelalawan Hj Ratna Mainar Harris dan General Manager SHR RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza. Di sana Rumah Batik Andalan (RBA) lima motif yang telah memperoleh hak paten dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Semua motif memiliki makna tersendiri, motif bono misalnya, diambil dari gelombang Bono yang ada di Sungai Kampar. Akasia dan Eucalyptus diambil dari nama pohon yang juga digunakan untuk bahan baku kertas dan pulp. Lalu Timun Suri dan Lakum adalah jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat Melayu,” jelas Wan Jakh.

Wan Jakh menjelaskan para pengrajin dibina di RBA yang diresmikan pada 5 Desember 2014 lalu sebagai pusat produksi batik di Pelalawan. Selain untuk Workshop, tempat ini juga melatih untuk ibu-ibu yang ingin menekuni profesi sebagai pembatik.

Seusai meresmikan ST2P Pelalawan, Puan juga menyempatkan meninjau pameran potensi dan capaian Pelalawan, salah satunya stand PT Asia Pacific Rayon. Pabrik ini nantinya akan memproduksi dissolving pulp (pulp larut) sebagai bahan baku rayon. Pabrik ini merupakan ekspansi bisnis RAPP. (rls)

Keterangan Foto :
- Puan Maharani : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang didampingi Bupati Pelalawanm H M Harris berkunjung ke Stand APR di sela-sela acara Peresmian ST2P Pada kesempatan tersebut beliau mendapatkan penjelasan tentang proses produksi serat rayon di APR yg berlokasi di Kabupaten Pelalawan Riau.

- Puan Maharani 1 & 2 : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani mendapatkan penjelasan mengenai batik bono dari GM SHR RAPP Wan Mohammad Jakh Anza dan Ketua PKK Pelalawan Hj Ratna Mainar Harris.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tarik Menarik Tas Sama Pelaku Jambret, Pegawai PN Pekanbaru Tersungkur
- Jadikan Jembatan Sebagai Tempat Nongkrong, Polsek Pangean, Kuansing Gelar Patroli
- Tingkatkan PAD, Bapenda Minta Masukan dari Kejari Kuansing
- Permudah Layanan, RSUD Petala Bumi Luncurkan Aplikasi Simpati dan Sitaro
- Ambruk Diterjang Banjir, Ketua DPRD Kuansing Tinjau Rumah Sundari
- 2019, Pembayaran Tambahan Penghasilan ASN di Bengkalis 'Full Tank'
- Beri Dukungan Moril, Bupati Bengkalis Kunjungi Korban Kebakaran di Duri
- Peringati HKN Tahun 2018,
Pemkab Kampar Serahkan Penghargaan kepada Tenaga Medis Teladan

- Ketua DPRD: Rumah Layak Huni di Bengkalis Harus Tepat Sasaran, Adil dan Merata
- )Quick Respons, Bupati Bengkalis Sidak RSUD Mandau dan UPT Capilduk di Duri
- Lima Tahun Vakum, Peringatan HKN Kembali Digelar Pemko Pekanbaru
- HKN ke-54, 5 Tenaga Kesehatan Raih Penghargaan Pemkab Bengkalis
- Harumkan Nama Riau, Plt Gubri Beri Penghargaan Puskesmas Sungai Apit
- Ulang Tahun, Kapolres Rohul Dapat Kejutan
- Hari Pahlawan, Kapolres Rohul Ajak Selalu Hormati Jasa Pahlawan
- Ketua MKGR Riau Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kuansing dan Inhu
- Track Tempat Penggemar Trail Kuansing Berpetualang dan Peduli Sesama
- HKN ke-54, Dinkes Bengkalis Perdana Gelar Family Gathering
- Donasi dari PT RAPP,
Bupati Mursini Salurkan Bantuan Banjir Kuansing

- HKN ke-54, Ratusan Warga Nikmati Cek Kesehatan Gratis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com