Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Pebruari 2019 18:01
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


Rabu, 20 Pebruari 2019 17:28
Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:25
Miris, Gedung Parkir Senilai Rp 4,7 Miliar di Duri, Bengkalis Mulai Beralih Fungsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 16:54
Pemkab Rohul Punya 4 Target Pembangunan Daerah Tahun 2020, Perbankan Siap Backup

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:28
Datangi KPK Pasca Dilantik, Syamsuar Berkomitmen Lawan Korupsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:19
Dilantik sebagai Gubri dan Wagubri,
Fraksi PAN: Semoga Syamsuar-Edy Natar Jadi Pemimpin dengan Komitmen dan Integritas Tinggi


Rabu, 20 Pebruari 2019 14:31
Usai Dilantik, Syamsuar Tegaskan Dukungannya untuk Jokowi

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 18:16
Puan Maharani Ajak Masyarakat Riau Kembangkan Batik Bono

Menko PMK kunjungi pada stand RAPP di stand ST2P yang diresmikan. Puan Maharani sangat antusias melihat batik bono yang dikembangkan CD perusahaan dan mengajak masyarakat ikut mengembangkannya.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani antusias melihat batik bono yang dikembangkan oleh Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Ia pun tak segan untuk melihat-lihat batik yang dipajang pada stand RAPP yang berada di Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) yang ia resmikan pada Rabu, (14/3).

“Ternyata ini produk lokal, ini harus dikembangkan,” ucap Puan yang juga memegang batik bercorak ombak bono di depan para hadirin yang hadir, termasuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Rabu (14/3).

Ketika berkunjung, Puan pun mendapatkan penjelasan dari Ketua PKK Pelalawan Hj Ratna Mainar Harris dan General Manager SHR RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza. Di sana Rumah Batik Andalan (RBA) lima motif yang telah memperoleh hak paten dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Semua motif memiliki makna tersendiri, motif bono misalnya, diambil dari gelombang Bono yang ada di Sungai Kampar. Akasia dan Eucalyptus diambil dari nama pohon yang juga digunakan untuk bahan baku kertas dan pulp. Lalu Timun Suri dan Lakum adalah jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat Melayu,” jelas Wan Jakh.

Wan Jakh menjelaskan para pengrajin dibina di RBA yang diresmikan pada 5 Desember 2014 lalu sebagai pusat produksi batik di Pelalawan. Selain untuk Workshop, tempat ini juga melatih untuk ibu-ibu yang ingin menekuni profesi sebagai pembatik.

Seusai meresmikan ST2P Pelalawan, Puan juga menyempatkan meninjau pameran potensi dan capaian Pelalawan, salah satunya stand PT Asia Pacific Rayon. Pabrik ini nantinya akan memproduksi dissolving pulp (pulp larut) sebagai bahan baku rayon. Pabrik ini merupakan ekspansi bisnis RAPP. (rls)

Keterangan Foto :
- Puan Maharani : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang didampingi Bupati Pelalawanm H M Harris berkunjung ke Stand APR di sela-sela acara Peresmian ST2P Pada kesempatan tersebut beliau mendapatkan penjelasan tentang proses produksi serat rayon di APR yg berlokasi di Kabupaten Pelalawan Riau.

- Puan Maharani 1 & 2 : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani mendapatkan penjelasan mengenai batik bono dari GM SHR RAPP Wan Mohammad Jakh Anza dan Ketua PKK Pelalawan Hj Ratna Mainar Harris.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK
- Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK
- Ribuan Warga Tumpah Dalam Gelaran Cap Go Meh Pekanbaru
- Usai Dilantik Presiden, Syamsuar Paparkan Program 100 Hari Pimpin Riau
- Tahun Ini, Bengkalis Masuk Nominasi Tiga Besar Perencanaan Pembangunan Daerah di Riau
- TNI, Polri dan Masyarakat Goro Bangun Jalan Desa Tebarau Panjang, Kuansing
- Pagi ini Dilantik Presiden, Gubri dan Wagubri Bersiap Syukuran di TMIi
- Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur
- Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja
- Dilarang Liput Dugaan Pencemaran Limbah di PKS PT MAN, Ini Reaksi PWI Rohul
- TNI Berikan Pelatihan Teknik Dasar Beladiri kepada Aggota BNNK Kuansing
- Demi Kesembuhan Ani Yudhoyono,
DPD Demokrat Riau Instruksikan DPC Gelar Doa Bersama

- Antisipasi DBD, TNI Bersama UPTD Kesehatan Kuantan Hilir Lakukan Fogging
- Besok Gubri Terpilih Dilantik, Wan Thamrin Minta PNS Tidak Kasak-kusuk
-
- Jaringan Pulih, Pelayanan Pembuatan KTP El di Kuansing Pulih
- SK Penetapan Kuansing Tuan Rumah Porprov Diterima Bupati
- Melalui MoU, Kejati Beri Pendampingan Penyelesaian Kredit Macet di BRK
- Buka Musrenbang Kecamatan Inuman,
Bupati Kuansing: Jangan Hanya Pembangunan Fisik, Usulkan Juga Peningkatan SDM

- Tutup Perayaan Imlek,
Gelaran Cap Go Meh Akan Hadirkan Atraksi Barongsai Terbanyak di Pekanbaru



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com