Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Juni 2018 21:14
Perintahkan Sekdako Tuntaskan Kemelut PJU,
Walikota Firdaus: Itu Uang Rakyat, Tak Bisa Seenaknya


Senin, 25 Juni 2018 20:22
Khawatirkan Tindakan Kriminal, Gubri Harap Pemko dan PLN Bisa Duduk Bersama

Senin, 25 Juni 2018 20:18
Dua Hari Tenggelam, Mayat Aca Timbul di Tengah Sungai Siak saat Azan Maghrib

Senin, 25 Juni 2018 20:14
10 TPS di Kecamatan Sungai Sembilan Masuk Kategori Rawan

Senin, 25 Juni 2018 19:20
Bupati Yopi Bakal Lantik Sekda Inhu

Senin, 25 Juni 2018 19:17
Solusi Kemacetan di Pekanbaru,
Gubri Tinjau Pembangunan Dua Proyek Fly Over


Senin, 25 Juni 2018 19:11
Tuntut Pengembalian Lahan dari PT SBAL,
Ratusan Warga Koto Aman Ancam Bermalam di Depan Kantor Bupati Kampar


Senin, 25 Juni 2018 19:06
Hadapi Pilkada, Demokrat Riau Bentuk Tim Satgas Ronda

Senin, 25 Juni 2018 18:02
Parkir Lupa Pasang Rem Tangan, Mobil di Pekanbaru ini Terjun ke Parit

Senin, 25 Juni 2018 17:58
Korupsi Dana Pendidikan PNS,
Sekda Kuansing Divonis 15 Bulan dan Bendahara 18 Bulan Penjara


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 18:16
Puan Maharani Ajak Masyarakat Riau Kembangkan Batik Bono

Menko PMK kunjungi pada stand RAPP di stand ST2P yang diresmikan. Puan Maharani sangat antusias melihat batik bono yang dikembangkan CD perusahaan dan mengajak masyarakat ikut mengembangkannya.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani antusias melihat batik bono yang dikembangkan oleh Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Ia pun tak segan untuk melihat-lihat batik yang dipajang pada stand RAPP yang berada di Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) yang ia resmikan pada Rabu, (14/3).

“Ternyata ini produk lokal, ini harus dikembangkan,” ucap Puan yang juga memegang batik bercorak ombak bono di depan para hadirin yang hadir, termasuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Rabu (14/3).

Ketika berkunjung, Puan pun mendapatkan penjelasan dari Ketua PKK Pelalawan Hj Ratna Mainar Harris dan General Manager SHR RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza. Di sana Rumah Batik Andalan (RBA) lima motif yang telah memperoleh hak paten dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Semua motif memiliki makna tersendiri, motif bono misalnya, diambil dari gelombang Bono yang ada di Sungai Kampar. Akasia dan Eucalyptus diambil dari nama pohon yang juga digunakan untuk bahan baku kertas dan pulp. Lalu Timun Suri dan Lakum adalah jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat Melayu,” jelas Wan Jakh.

Wan Jakh menjelaskan para pengrajin dibina di RBA yang diresmikan pada 5 Desember 2014 lalu sebagai pusat produksi batik di Pelalawan. Selain untuk Workshop, tempat ini juga melatih untuk ibu-ibu yang ingin menekuni profesi sebagai pembatik.

Seusai meresmikan ST2P Pelalawan, Puan juga menyempatkan meninjau pameran potensi dan capaian Pelalawan, salah satunya stand PT Asia Pacific Rayon. Pabrik ini nantinya akan memproduksi dissolving pulp (pulp larut) sebagai bahan baku rayon. Pabrik ini merupakan ekspansi bisnis RAPP. (rls)

Keterangan Foto :
- Puan Maharani : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang didampingi Bupati Pelalawanm H M Harris berkunjung ke Stand APR di sela-sela acara Peresmian ST2P Pada kesempatan tersebut beliau mendapatkan penjelasan tentang proses produksi serat rayon di APR yg berlokasi di Kabupaten Pelalawan Riau.

- Puan Maharani 1 & 2 : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani mendapatkan penjelasan mengenai batik bono dari GM SHR RAPP Wan Mohammad Jakh Anza dan Ketua PKK Pelalawan Hj Ratna Mainar Harris.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- .
- Perintahkan Sekdako Tuntaskan Kemelut PJU,
Walikota Firdaus: Itu Uang Rakyat, Tak Bisa Seenaknya

- Di Siak, Muatan Lokal Budaya Melayu Eksis Sejak Tahun 2006
- Ditanya Embarkasi Haji Antara, Wagub Kembali Tuding Kanwil Agama Riau Jadi Sumber Masalah
- Bupati Kampar Bentuk Tim Percepat Pembangunan Universitas Yatim ASEAN
- Camat BS, Bengkalis Izinkan Tempat Hiburan Buka Selama Pilgubri
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Pekanbaru ke-234 di Kantor Baru
- Gubri Launching Pencanaganan Pelaksanaan Pembelajaran Muatan Lokal Budaya Riau
- Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola

- ‎Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh, Warga Asahan Sumut Dirawat di RSUD
- Makna Tradisi Hari Raya Enam dan Ziarah Kubur di Kampar
- Andi Rachman Terima Penghargaan dari DHN Angkatan 45
- Puluhan Ribu Simpatisan Hadiri Kampanye Akbar Pasangan Wardan-SU di Kotabaru
- Terjatuh di Rumah Dinas,  Asisten III Pemkab Meranti Meninggal Dunia
- TNI Peduli, Dandim 0303/Bengkalis Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu
- DP3A Kota Pekanbaru Siap Launching e-cikpuan
- Kualitas Gambar dan Suara Buruk, Siaran Langsung Debat Peserta Pilgubri Mengecewakan
- Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako
- Ribuan Warga Sunda Riau Hadiri Halal Bihalal Bersama Kapolda Riau
- Selama Libur Idul Fitri 2018,
Objek Wisata di Rohul Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com