Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 12:55
Anggota Reses, Gedung DPRD Riau Sepi-senyap

Rabu, 12 Desember 2018 12:47
Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam

Rabu, 12 Desember 2018 12:43
Gubri Lepas Pawai Taarif, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37

Rabu, 12 Desember 2018 11:29
Pilkades Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar

Rabu, 12 Desember 2018 10:29
Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir

Rabu, 12 Desember 2018 10:05
Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau

Rabu, 12 Desember 2018 09:45
BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal

Rabu, 12 Desember 2018 09:13
2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar

Selasa, 11 Desember 2018 22:00
Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat

Selasa, 11 Desember 2018 21:55
Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 18:16
Puan Maharani Ajak Masyarakat Riau Kembangkan Batik Bono

Menko PMK kunjungi pada stand RAPP di stand ST2P yang diresmikan. Puan Maharani sangat antusias melihat batik bono yang dikembangkan CD perusahaan dan mengajak masyarakat ikut mengembangkannya.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani antusias melihat batik bono yang dikembangkan oleh Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Ia pun tak segan untuk melihat-lihat batik yang dipajang pada stand RAPP yang berada di Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) yang ia resmikan pada Rabu, (14/3).

“Ternyata ini produk lokal, ini harus dikembangkan,” ucap Puan yang juga memegang batik bercorak ombak bono di depan para hadirin yang hadir, termasuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Rabu (14/3).

Ketika berkunjung, Puan pun mendapatkan penjelasan dari Ketua PKK Pelalawan Hj Ratna Mainar Harris dan General Manager SHR RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza. Di sana Rumah Batik Andalan (RBA) lima motif yang telah memperoleh hak paten dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Semua motif memiliki makna tersendiri, motif bono misalnya, diambil dari gelombang Bono yang ada di Sungai Kampar. Akasia dan Eucalyptus diambil dari nama pohon yang juga digunakan untuk bahan baku kertas dan pulp. Lalu Timun Suri dan Lakum adalah jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat Melayu,” jelas Wan Jakh.

Wan Jakh menjelaskan para pengrajin dibina di RBA yang diresmikan pada 5 Desember 2014 lalu sebagai pusat produksi batik di Pelalawan. Selain untuk Workshop, tempat ini juga melatih untuk ibu-ibu yang ingin menekuni profesi sebagai pembatik.

Seusai meresmikan ST2P Pelalawan, Puan juga menyempatkan meninjau pameran potensi dan capaian Pelalawan, salah satunya stand PT Asia Pacific Rayon. Pabrik ini nantinya akan memproduksi dissolving pulp (pulp larut) sebagai bahan baku rayon. Pabrik ini merupakan ekspansi bisnis RAPP. (rls)

Keterangan Foto :
- Puan Maharani : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang didampingi Bupati Pelalawanm H M Harris berkunjung ke Stand APR di sela-sela acara Peresmian ST2P Pada kesempatan tersebut beliau mendapatkan penjelasan tentang proses produksi serat rayon di APR yg berlokasi di Kabupaten Pelalawan Riau.

- Puan Maharani 1 & 2 : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani mendapatkan penjelasan mengenai batik bono dari GM SHR RAPP Wan Mohammad Jakh Anza dan Ketua PKK Pelalawan Hj Ratna Mainar Harris.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Gubri Lepas Pawai Taarif, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37
- Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir
- Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat
- Kabupaten Peduli HAM, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM RI
- DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL
- ‎36 Pejabat Pemkab Rohul Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
- Puluhan 'Pelayan' di Bengkalis Ikuti Sosialisasi UU KIP
- Seorang Mahasiswi Tewas jadi Korban Jalan Rusak,
Zulfi Mursal Minta Pemprov Riau Serius Perbaiki Jalan Rusak di Siak

- Pemkab Kuansing Raih Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018
- Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman
- Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan
- Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian
- PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan
- ‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan
- Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara
- Dilantik Presiden sebagai Gubri Definitif,
Wan Thamrin Ucapkan Alhamdulillah Sampai Tiga Kali

- Seluruh ASN Pekanbaru Diinstruksikan Berbusana Melayu pada Acara MTQ ke-37 Riau
- Peringati Hari Anti Korupsi,
Kejari Bengkalis Gelar Berbagai Kegiatan

- Terkait Jalan Berlubang, PUPR Pekanbaru Sudah Koordinasi dengan PUPR Riau
- ‎Hasil Mediasi, Suku Caniago Kota Lama Ancam Stop PT SJI Coy‎ Bila Ini tak Dipenuhi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com