Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 13:44
‎Bupati Sukiman Serahkan 10 Sertifikat Tanah Waqaf dari BPN ke Kemenag Rohul

Selasa, 25 September 2018 13:30
Krisis Air Bersih, Toilet SMPN 10 Mandau Berbau dan Kotor

Selasa, 25 September 2018 13:24
Anggaran Diajukan Rp2,4 Miliar,
Ini Nama 51 Desa di Rohul yang Akan Gelar Pilkades Serentak Desember 2018


Selasa, 25 September 2018 13:21
Tuntut Penundaan CPNS, Massa FHK2I Demo di DPRD Riau

Selasa, 25 September 2018 12:48
BKD Riau Janji Teruskan Tuntutan Pegawai Honor ke Menpan dan BKN Pusat

Selasa, 25 September 2018 12:05
Tuntut Diprioritaskan jadi PNS, Honorer K2 Geruduk Kantor Gubri

Selasa, 25 September 2018 11:46
Miliki Sabu-sabu, Emak Muda Ditangkap Polisi

Selasa, 25 September 2018 11:33
Asisten II Setdakab Inhil Buka MTQ XI Tingkat Kecamatan Pulau Burung

Selasa, 25 September 2018 09:12
Sebanyak 23 Hotspot Terpantau di Sumatera, 12 Diantaranya Ada di Riau

Selasa, 25 September 2018 07:13
Dua Atlit Sepak Takraw Bengkalis Wakili Indonesia Ikuti Kejuaraan di Thailand

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 20:08
Walikota Dumai Marah Mobdin Digunakan untuk Transaksi Narkoba

Penyalahgunaan Mobdin untuk transaksi narko mendapat respon Walikota Dumai. Zulkifli AS langsung keluarkan imbauan agar OPD tidak boleh menggunakan Mobdin selain kegiatan dinas.

Riauterkini-DUMAI - Walikota Dumai Zulkifli AS langsung angkat bicara soal mobil dinas disalagunakan untuk perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh oknum tenaga honorer di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai.

Walikota Dumai yang saat ini menjalankan ibadah umroh langsung memberikan perintah kepada Plt Kabag Humas Sekretariat Pemko Dumai, Riski Kurniawan untuk memberikan keterangan resmi kepada awak media, Rabu (14/3/18).

"Pak Walikota marah soal oknum tenaga honorer dengan berani memanfaatkan mobil dinas untuk transaksi narkoba. Mobil dinas itu gunanya untuk kepentingan dinas, bukan untuk transaksi narkoba," kata Riski mewakili Walikota Dumai.

Walikota Dumai mengeluarkan imbauan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau pejabat pemegang mobil dinas untuk menggunakan sebagai keperluan kedinasan dan tidak boleh digunakan selain kegiatan dinas.

"Mobil dinas itu digunakan untuk menunjang kedinasan pegawai tersebut, buka untuk kepentingan lagi. Ini fasilitas negara tidak boleh sembarangan digunakan, apalagi sampai digunakan untuk kegiatan melawan hukum," tegasnya.

Sebagai data pendukung, aparat kepolisian berhasil menangkap tersangka SE (38) warga Kota Dumai saat sedang transaksi narkoba jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polsek Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin (11/3/18) kemarin.

Saat penangkapan berlangsung, tersangka SE menggunakan mobil dinas milik kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai. Dari pengakuan tersangka kepada polisi, SE bekerja sebagai sopir Kadisnakertrans Dumai.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 80 gram dan mobil pelat merah BM 1600 R. Kini mobil dinas, tersangka SE dan barang bukti sabu-sabu sudah diamankan di Mapolres Bengkalis.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, Suwandi mengaku kaget mendapat kabar bahwa sopirnya diamankan kepolisian karena tertangka sedang transaksi narkoba di wilayah Duri, Kabupaten Bengkalis.

Padahal, sopirnya berinisial SE itu pinjam mobil dinas untuk keperluan mengantar mertuannya sedang sakit. "Karena dia pinjam untuk mengantar berobat mertuannya makanya saya pinjamkan," kata Suwandi kepada awak media di Dumai.

Dirinya tidak menyangka, bahwa sopirnya telah melakukan perbuatan melawan hukum hingga akhirnya berurusan dengan polisi karena tertangkap tangan membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 80 gram tersebut.

"Dia (SE) sudah berani berbuat juga harus berani bertanggungjawab atas perbuatannya. Saya sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian soal mobil dinas dan rencananya saya akan mengajukan pinjam pakai untuk mengeluarkan mobil itu," tuturya.

Apa yang dilakukan itu, kata dia, keberadaan mobil dinas itu tentunya untuk kepentingan dinas dan harus segera diurus. Jika nantinya dibutuhkan pada saat persidangan, maka mobil itu akan diantar ke pengadilan sebagai barang bukti.

"Saya juga siap menerima resikonya soal kesalahan dalam memberikan mobil dinas. Saya sebagai atas harus bertanggungjawab atas ulah anggota saya ini. Kami juga menyerahkan proses ini ke aparat penegak hukum," pungkasnya.***(had)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tuntut Penundaan CPNS, Massa FHK2I Demo di DPRD Riau
- BKD Riau Janji Teruskan Tuntutan Pegawai Honor ke Menpan dan BKN Pusat
- Tuntut Diprioritaskan jadi PNS, Honorer K2 Geruduk Kantor Gubri
- Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Agraria dan Tata Ruang
- Walikota Pekanbaru Intruksikan Camat dan Lurah Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan
- Lakalantas Meski Tempuh Jalur Damai, Warga Bengkalis Ini Tetap Jalani Proses Hukum
- Aksi Heroik Basarnas Selamatkan Warga Dalam Bencana Gempa 7,0 SR di Cibubur
- Lima Proyek Strategis Pemprov Riau Deviasi Plus
- Ketua DPRD Pelalawan Siap Perjuangkan Uang Transportasi Guru Bantu Provinsi
- Pembangunan Jembatan Siak IV Masih Minus Tiga Persen
- Kirab GP Ansor Diizinkan di Merantk Setelah Bersedia Minta Maaf pada UAS dan tak Bawa Islam Nusantara
- Usai Pemeliharaan, Lampu Jalan RSUD dan Komplek Pemda Kuansing Kembali Nyala
- Dinsos Bengkalis Salurkan Bantuan Sembako kepada 294 Lansia
- Ratusan Massa Gelar Demo Peringati Hari Tani Nasional
- Mendagri Baru Kirim SK Wan Thamrin Plt Gubri
- Plt Gubri Minta Pembahas APBD Belajar dari Kasus Malang dan Jambi
- Ngopi Bareng, Camat Tampan Pererat Hubungan dengan Wartawan
- Ultah 51, Sekdaprov Dapat Kejutan Tumpeng
- Wakil Walikota Pekanbaru Kukuhkan Duta 1000 HPK dan Taja YBM PLN P3BS bersama PKPU HI Riau
- Diduga Terkait Rencana Mutasi, Plt Gubri Kumpulkan Pejabat Secara Tertutup


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com