Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 September 2018 21:03
Lakalantas Meski Tempuh Jalur Damai, Warga Bengkalis Ini Tetap Jalani Proses Hukum

Senin, 24 September 2018 20:38
Aksi Heroik Basarnas Selamatkan Warga Dalam Bencana Gempa 7,0 SR di Cibubur

Senin, 24 September 2018 20:33
Tak Menjabat Lagi, Arsyadjuliandi Rachman Disebut Sukses di Bidang Infrastruktur

Senin, 24 September 2018 20:00
Kolam Taman Jalur Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Sampah

Senin, 24 September 2018 19:32
Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksin Besok

Senin, 24 September 2018 19:29
Sebagai Saksi Dugaan Tipikor MNS, KPK Periksa Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati

Senin, 24 September 2018 19:09
Lima Proyek Strategis Pemprov Riau Deviasi Plus

Senin, 24 September 2018 18:59
Ketua DPRD Pelalawan Siap Perjuangkan Uang Transportasi Guru Bantu Provinsi

Senin, 24 September 2018 18:07
Ricuh, Enam Mahasiswa Jadi Korban Anarkis Demo di DPRD Riau

Senin, 24 September 2018 18:02
Animo Tinggi, Bulog Tambah Daging Beku 100 Ton di Pekanbaru

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 20:08
Walikota Dumai Marah Mobdin Digunakan untuk Transaksi Narkoba

Penyalahgunaan Mobdin untuk transaksi narko mendapat respon Walikota Dumai. Zulkifli AS langsung keluarkan imbauan agar OPD tidak boleh menggunakan Mobdin selain kegiatan dinas.

Riauterkini-DUMAI - Walikota Dumai Zulkifli AS langsung angkat bicara soal mobil dinas disalagunakan untuk perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh oknum tenaga honorer di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai.

Walikota Dumai yang saat ini menjalankan ibadah umroh langsung memberikan perintah kepada Plt Kabag Humas Sekretariat Pemko Dumai, Riski Kurniawan untuk memberikan keterangan resmi kepada awak media, Rabu (14/3/18).

"Pak Walikota marah soal oknum tenaga honorer dengan berani memanfaatkan mobil dinas untuk transaksi narkoba. Mobil dinas itu gunanya untuk kepentingan dinas, bukan untuk transaksi narkoba," kata Riski mewakili Walikota Dumai.

Walikota Dumai mengeluarkan imbauan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau pejabat pemegang mobil dinas untuk menggunakan sebagai keperluan kedinasan dan tidak boleh digunakan selain kegiatan dinas.

"Mobil dinas itu digunakan untuk menunjang kedinasan pegawai tersebut, buka untuk kepentingan lagi. Ini fasilitas negara tidak boleh sembarangan digunakan, apalagi sampai digunakan untuk kegiatan melawan hukum," tegasnya.

Sebagai data pendukung, aparat kepolisian berhasil menangkap tersangka SE (38) warga Kota Dumai saat sedang transaksi narkoba jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polsek Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin (11/3/18) kemarin.

Saat penangkapan berlangsung, tersangka SE menggunakan mobil dinas milik kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai. Dari pengakuan tersangka kepada polisi, SE bekerja sebagai sopir Kadisnakertrans Dumai.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 80 gram dan mobil pelat merah BM 1600 R. Kini mobil dinas, tersangka SE dan barang bukti sabu-sabu sudah diamankan di Mapolres Bengkalis.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai, Suwandi mengaku kaget mendapat kabar bahwa sopirnya diamankan kepolisian karena tertangka sedang transaksi narkoba di wilayah Duri, Kabupaten Bengkalis.

Padahal, sopirnya berinisial SE itu pinjam mobil dinas untuk keperluan mengantar mertuannya sedang sakit. "Karena dia pinjam untuk mengantar berobat mertuannya makanya saya pinjamkan," kata Suwandi kepada awak media di Dumai.

Dirinya tidak menyangka, bahwa sopirnya telah melakukan perbuatan melawan hukum hingga akhirnya berurusan dengan polisi karena tertangkap tangan membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 80 gram tersebut.

"Dia (SE) sudah berani berbuat juga harus berani bertanggungjawab atas perbuatannya. Saya sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian soal mobil dinas dan rencananya saya akan mengajukan pinjam pakai untuk mengeluarkan mobil itu," tuturya.

Apa yang dilakukan itu, kata dia, keberadaan mobil dinas itu tentunya untuk kepentingan dinas dan harus segera diurus. Jika nantinya dibutuhkan pada saat persidangan, maka mobil itu akan diantar ke pengadilan sebagai barang bukti.

"Saya juga siap menerima resikonya soal kesalahan dalam memberikan mobil dinas. Saya sebagai atas harus bertanggungjawab atas ulah anggota saya ini. Kami juga menyerahkan proses ini ke aparat penegak hukum," pungkasnya.***(had)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Lakalantas Meski Tempuh Jalur Damai, Warga Bengkalis Ini Tetap Jalani Proses Hukum
- Aksi Heroik Basarnas Selamatkan Warga Dalam Bencana Gempa 7,0 SR di Cibubur
- Lima Proyek Strategis Pemprov Riau Deviasi Plus
- Ketua DPRD Pelalawan Siap Perjuangkan Uang Transportasi Guru Bantu Provinsi
- Pembangunan Jembatan Siak IV Masih Minus Tiga Persen
- Kirab GP Ansor Diizinkan di Merantk Setelah Bersedia Minta Maaf pada UAS dan tak Bawa Islam Nusantara
- Usai Pemeliharaan, Lampu Jalan RSUD dan Komplek Pemda Kuansing Kembali Nyala
- Dinsos Bengkalis Salurkan Bantuan Sembako kepada 294 Lansia
- Ratusan Massa Gelar Demo Peringati Hari Tani Nasional
- Mendagri Baru Kirim SK Wan Thamrin Plt Gubri
- Plt Gubri Minta Pembahas APBD Belajar dari Kasus Malang dan Jambi
- Ngopi Bareng, Camat Tampan Pererat Hubungan dengan Wartawan
- Ultah 51, Sekdaprov Dapat Kejutan Tumpeng
- Wakil Walikota Pekanbaru Kukuhkan Duta 1000 HPK dan Taja YBM PLN P3BS bersama PKPU HI Riau
- Diduga Terkait Rencana Mutasi, Plt Gubri Kumpulkan Pejabat Secara Tertutup
- Ditolak di Siak dan Batal di Bengkalis, Ketua NU Minta GP Ansor Tiadakan Kirab di Meranti
- Dilantik Kapolres, BKCN Kampar Siap Promosikan Wisata Kampar
- Dihadang dan Mobilnya di Rusak Massa di Bengkalis, GP Ansor Dipaksa Kembali ke Pekanbaru
- Tolak Acara di Bengkalis, Ratusan Warga Hadang dan Rusak Mobil GP Ansor
- Diikuti 411 Peserta, Bupati Buka MTQ ke-43 Kabupaten Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com