Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 07:19
Kedatangan H Salim Segaf Al-Jufri Disambut Antusias Masyarakat Kampar

Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor


Jum’at, 21 September 2018 17:03
KPU Sosialisasikan PKPU dan Dana Kampanye ke Pengurus dan Caleg Partai Golkar Rohul

Jum’at, 21 September 2018 17:00
Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Maret 2018 18:25
Daerah Hutang Rp1,2 Miliar ke BPJS,
Plt Sekda Kuansing Mengaku Kaget


Adanya surat penagihan hutang BPJS sebesar Rp1,2 miliar dari KPK membuat Plt Sekda Kuansing terkejut. Meski pihaknya belum mengetahui surat tersebut secara langsung.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat penagihan hutang sebesar Rp1,2 miliar ke Pemkab Kuansing. Hutang tersebut merupakan tunggakan Pemkab ke BPJS mulai dari tahun 2004 lalu hingga sekarang.

Dalam surat itu, KPK meminta agar segera dibayarkan. Jika tidak, Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Kuansing akan dipotong. Menanggapi soal utang ke BPJS itu, Plt Sekda Muharlius mengaku kaget. Bahkan dia belum melihat surat komisi anti rasuah itu.

"Saya belum lihat suratnya. Kok bisa, dulu kan belum ada BPJS. Saat itu hanya ada Askes," tutur Muharlius kepada riauterkinicom, Kamis (15/3/18).

Sementara Askes itu dulunya hanya untuk golongan pegawai. Dan lagi pembayarannya langsung dipotong gaji pegawai setiap bulannya. "Terus darimana tunggakannya," terangnya.

Sedangkan BPJS ini, kata Muharlius, baru didirikan beberapa tahun belakangan ini. Dan lagi hutang ke BPJS sudah dibayarkan. "Gak ada hutang kita ke BPJS," tutup Muharlius.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor
- Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok
- Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor

- Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis
- Bupati Inhil Jenguk Indra Muchlis Adnan Di RSUD Puri Husada Tembilahan
- Basarnas Pekanbaru Utus Tim Bertuah dalam Ajang Jambore Potensi SAR 2018
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha
- Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung
- Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif
- Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai
- Terisak, Andi Rachman Sampai Salam Perpisahan pada ASN Pemprov Riau
- Kuansing Kembali Raih Penghargaan WTP dari Kemenkau
- Sempena Hari ke-63 Polantas,
Ratusan Peserta Meriahkan Berbagai Kegiatan di Polres Bengkalis

- Andi Rachman Jelang Purna Tugas, Mulai Besok Wan Thamrin Plt Gubri
- Salah Nomenkelatur, Pemkab Bengkalis Belum Umumkan Rekrut CPNS
- Pemkab Kampar Bahas Finalisasi RTRW 2018-2038
- 2018, Masyarakat Meranti Dapat Bantuan 596 Rumah Baru dan Rehab


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com