Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 Juli 2018 22:45
Kejurda Pelajar di Pekanbaru, Atlet Takraw Bengkalis Raih Pintar Emas

Rabu, 18 Juli 2018 22:34
Sidang Praperadilan, Hakim Pertegas Pengamanan Alat Berat Seorang Warga tak Dilengkapi Izin Penyitaan

Rabu, 18 Juli 2018 22:22
Coba Perkosa Janda Anak Tiga, Mantan Napi Dibekuk Polsek Sei Apit

Rabu, 18 Juli 2018 22:00
Partai PSI Tak Ikut Pileg di Inhu

Rabu, 18 Juli 2018 21:30
Kecelakaan Maut di Simpang Empat Pasar Baru Pangean, Kuansing

Rabu, 18 Juli 2018 21:25
658 Bacaleg dari 16 Parpol Daftar ke KPU Bengkalis

Rabu, 18 Juli 2018 21:22
Bupati Inhil Sampaikan Pidato Pengantar Terhadap 5 Ranperda Tahun 2018

Rabu, 18 Juli 2018 21:15
Barak Komplek PT. RAPP Dilalap Sijago Merah

Rabu, 18 Juli 2018 20:55
FSPPB Dumai Demo Tolak Akuisisi Pertagas oleh PGN

Rabu, 18 Juli 2018 20:16
Wanita Cantik 'Selundup' Sabu ke Lapas Bengkalis Divonis 11 Tahun Penjara

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 16 Maret 2018 19:59
Arak dan Bakar Ogoh-ogoh,
Umat Hindu di Pekanbaru Usir Roh Jahat Sebelum Puasa Catur Brata


Kesibukan menyambut Hari Raya Nyepi 1940 Caka juga dilakukan umat Hindu Pekanbaru. Mereka bersuka-cita mengikuti pawai ogoh-ogoh.

Riauterkini-PEKANBARU-Jelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940 pada Sabtu (17/03/18) besok, ratusan umat Hindu di Pekanbaru mulai melaksanakan beragam rangkaian kegiatan keagamaan di Pura Jagatnatha, Jalan Rawa Mulya, Sidomulyo Timur, Jum'at (16/03/18) sore. Beragam kegiatan keagamaan itu meliputi pembersihan alam semesta, upacara Mecaru hingga mengarak dan membakar ogoh-ogoh.

Menurut Ketua Perisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Riau, I Ketut Dika, mengarak dan membakar ogoh-ogoh itu sendiri merupakan simbol untuk mengusir roh-roh jahat ataupun membuang sial bagi umat Hindu sebelum menjalankan puasa Catur Brata pada keesokan harinya.

"Sebelumnya kami sudah melakukan upacara pembersihan alam semesta. Hari ini kami juga melakukan upacara Mecaru dan dilanjutkan dengan mengarak serta membakar ogoh-ogoh. Tujuannya untuk mengusir Bute Kale (roh jahat) agar tak mengganggu aktivitas Catur Brata besok," ujar Dika kepada riauterkini.com.

Dia menjelaskan, dalam melaksanakan Catur Brata esok, ada 4 hal yang tidak boleh dilakukan oleh semua umat Hindu selama 24 jam. Yakni tidak boleh menghidupkan api, tidak boleh bekerja, tidak boleh jalan-jalan dan tidak boleh makan atau minum. Artinya, selama satu harian tersebut, umat Hindu hanya fokus beribadah sambil puasa mengendalikan keinginan dan hawa nafsu.

"Selama Catur Brata penyepian itu, kami (umat Hindu) hanya boleh membaca kitab suci (Weda) atau melakukan meditasi. Puasa mengendalikan semua keinginan untuk mencapai kebahagiaan lahir batin. Jadi selama 24 jam ada 4 hal yang tidak boleh dilakukan, tidak boleh menghidupkan api, tidak boleh bekerja, tidak boleh jalan-jalan dan tidak boleh makan ataupun minum. Main internet juga tidak boleh," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- FSPPB Dumai Demo Tolak Akuisisi Pertagas oleh PGN
- Rezeki di 30 Tahun Pernikahan, Rumah Sugianto Dibedah Lazis Imra
- Tolak Tim Transisi Gubri Terpilih, Pemprov Sebut Riau Beda dengan DKI Jakarta
- Wabup Kuansing Janjikan Bonus Khusus untuk Kecamatan Juara Umum MTQ Kabupaten ke-XVII
- ‎Dewan Juri Diminta Profesional,
Disparbud Gelar Pemilihan Bujang Dara Rohul 2018

- Januari-Juli, Tercatat 162 Penderita DBD di Pekanbaru
- Dinkes Bengkalis dan Riau Taja Sosialisasi dan Workshop Kedaruratan Kesmas
- Bupati Inhil Ingatkan Pemberangkatan JCH Dapat Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
- Sekdako Lepas JCH di Lingkup ASN Pemko Pekanbaru
- Hari Jadi ke-506, UAS Sampaikan 5 'Petuah' untuk Bengkalis
- Peringati Dies Natalis IX Tahun 2018,
UPP Beri Award Kepada Para Aktivis Perempuan Rohul

- Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai
- Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure
- Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS
- Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil
- Penjelasan Kasatpol PP Kampar Terkait Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Tenaga RTK
- Unjuk Rasa Tenaga RTK Berakhir Ricuh, Dua Orang Dilarikan ke RSUD Bangkinang
- Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP
- Halal bi Halal KBB,
Cerita Syamsudin Uti Ikuti Tiga Kali Pilkada Lalu Berujung Kesuksesan

- Doakan Selamat, Bupati Amril Tepung Tawari 230 JCH Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com