Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 07:49
Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H

Jum’at, 21 September 2018 01:06
RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK

Jum’at, 21 September 2018 00:58
KPU Inhu Tetapkan 2 Mantan Napi Korupsi Dalam DCT

Kamis, 20 September 2018 22:18
BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha

Kamis, 20 September 2018 22:10
Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung

Kamis, 20 September 2018 20:18
Wagubri Sempat Menangis Ceritakan Pertama Kenal Andi Rachman

Kamis, 20 September 2018 20:03
KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019

Kamis, 20 September 2018 19:59
Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi

Kamis, 20 September 2018 19:55
KPU Kuansing Tetapkan 431 DCT Pileg 2019

Kamis, 20 September 2018 19:19
KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 16 Maret 2018 19:59
Arak dan Bakar Ogoh-ogoh,
Umat Hindu di Pekanbaru Usir Roh Jahat Sebelum Puasa Catur Brata


Kesibukan menyambut Hari Raya Nyepi 1940 Caka juga dilakukan umat Hindu Pekanbaru. Mereka bersuka-cita mengikuti pawai ogoh-ogoh.

Riauterkini-PEKANBARU-Jelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940 pada Sabtu (17/03/18) besok, ratusan umat Hindu di Pekanbaru mulai melaksanakan beragam rangkaian kegiatan keagamaan di Pura Jagatnatha, Jalan Rawa Mulya, Sidomulyo Timur, Jum'at (16/03/18) sore. Beragam kegiatan keagamaan itu meliputi pembersihan alam semesta, upacara Mecaru hingga mengarak dan membakar ogoh-ogoh.

Menurut Ketua Perisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Riau, I Ketut Dika, mengarak dan membakar ogoh-ogoh itu sendiri merupakan simbol untuk mengusir roh-roh jahat ataupun membuang sial bagi umat Hindu sebelum menjalankan puasa Catur Brata pada keesokan harinya.

"Sebelumnya kami sudah melakukan upacara pembersihan alam semesta. Hari ini kami juga melakukan upacara Mecaru dan dilanjutkan dengan mengarak serta membakar ogoh-ogoh. Tujuannya untuk mengusir Bute Kale (roh jahat) agar tak mengganggu aktivitas Catur Brata besok," ujar Dika kepada riauterkini.com.

Dia menjelaskan, dalam melaksanakan Catur Brata esok, ada 4 hal yang tidak boleh dilakukan oleh semua umat Hindu selama 24 jam. Yakni tidak boleh menghidupkan api, tidak boleh bekerja, tidak boleh jalan-jalan dan tidak boleh makan atau minum. Artinya, selama satu harian tersebut, umat Hindu hanya fokus beribadah sambil puasa mengendalikan keinginan dan hawa nafsu.

"Selama Catur Brata penyepian itu, kami (umat Hindu) hanya boleh membaca kitab suci (Weda) atau melakukan meditasi. Puasa mengendalikan semua keinginan untuk mencapai kebahagiaan lahir batin. Jadi selama 24 jam ada 4 hal yang tidak boleh dilakukan, tidak boleh menghidupkan api, tidak boleh bekerja, tidak boleh jalan-jalan dan tidak boleh makan ataupun minum. Main internet juga tidak boleh," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha
- Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung
- Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif
- Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai
- Terisak, Andi Rachman Sampai Salam Perpisahan pada ASN Pemprov Riau
- Kuansing Kembali Raih Penghargaan WTP dari Kemenkau
- Sempena Hari ke-63 Polantas,
Ratusan Peserta Meriahkan Berbagai Kegiatan di Polres Bengkalis

- Andi Rachman Jelang Purna Tugas, Mulai Besok Wan Thamrin Plt Gubri
- Salah Nomenkelatur, Pemkab Bengkalis Belum Umumkan Rekrut CPNS
- Pemkab Kampar Bahas Finalisasi RTRW 2018-2038
- 2018, Masyarakat Meranti Dapat Bantuan 596 Rumah Baru dan Rehab
- Kuansing Umumkan 291 Formasi CPNS
- Seminar Kirab Pemuda Nusantara, Anak Mantan Bupati dan Anak Bupati Kampar Tampil Kompak
- Tour De Siak 2018, Pebalap Australia Finis Pertama di Etape II Jarak Tempuh 115,41 Km
- Massa Usir Ketua GP Ansor dari LAM Riau
- Pemkab Siak Gandeng Badan Perfilman Indoesia Buat Film di Negeri Istana
- Dalduk KB Galakkan Kesehatan Reproduksi Bagi Ibu PKK se-kota Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com