Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Maret 2019 17:28
Menkes RI Sebut Diabetes, Jantung Iskemik dan Stroke di Riau Tergolong Tinggi

Senin, 25 Maret 2019 17:24
Ikut Kampanye, Bupati Bengkalis Besok Cuti Dinas

Senin, 25 Maret 2019 17:21
Wabup Zardewan dan Ketua DPRD Buka Rangkaian Kegiatan HPN 2019 PWI Pelalawan

Senin, 25 Maret 2019 17:17
Ini Penyebab Kursi Wabup Rohul Masih Kosong

Senin, 25 Maret 2019 17:11
4G di Seluruh Jaringan, Internetan Pakai Indosat Ooredoo Ngaciiir

Senin, 25 Maret 2019 16:30
Gulat ME Manurung Nahkodai DPP Apkasindo

Senin, 25 Maret 2019 15:33
Imra PT RAPP Bangunkan Rumah Layak untuk Andini

Senin, 25 Maret 2019 15:25
447 Pengawas TPS Kecamatan Resmi Dilantik

Senin, 25 Maret 2019 15:22
Kurang 16 Orang,
1.784 Pengawas TPS Pemilu Bengkalis Siap Bertugas


Senin, 25 Maret 2019 15:17
Hadiri Seminar Nasional di Inhil, Gubri Harapkan Kebangkitan Harga Kelapa

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Maret 2018 11:38
Ingatkan Denda Rp50 Juta, Dinsos Pekanbaru Larang Warga Santuni Gepeng

Keberadaan gelandangan dan pengemis alias Gepeng di Pekanbaru kian marak. Salah satunya penyebabnya masih banyak warga yang menyatuni, padahal dilarang dan bisa didenga Rp50 juta.

Riauterkini - PEKANBARU - Dinas Sosial Kota Pekanbaru menyatakan bahwa keberadaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) du setiap persimpangan lampu merah dan tempat keramaian adalah penyakit masyarakat. Maka dari itu diminta kepada seluruh Warga Pekanbaru untuk tidak memberikan sumbangan kepada mereka.

"Gepeng di Pekanbaru adalah masalah kita bersama, maka dari itu kami dari Dinas Sosial tidak bosan bosan mengajak masyarakat untuk memberikan sumbangan pada tempatnya. Seperti mesjid, rumah zakat dan tempat resmi lainnya," ungkap Sekretaris Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Zamzami Burhan, Senin (19/3/2018).

Berbagai upaya pembinaan telah dilakukan seperti pemulangan ke wilayah asal, pelatihan-pelatihan kewirasuastaan dan sebagainya. Namun gepeng masih tetap berkeliaran itu karena masih banyak masyarakat yang memberikan sumbangannya di jalan jalan.

"Ini adalah masalah dan penyakit kita bersama, untuk itu secara bersama sama pulalah kita mengobatinya, perlu diketahui bagi masyarakat yang kedapatan mmeberikan sumbangan ke gepeng bisa dikenai sanksi Rp 50 Juta, " jelas Zamzami lagi.

Ditanya kapan Dinas Sosial turun lapangan menangkap para Gepeng itu, Zamzami menjelaskan bahwa yang berwenag menetibkan Gepeng dijalan adalah Satpol PP Pekanbaru, setelah itu mereka diserahkan ke Dinsos Pekanbaru.

" Tugas kita adalah memilah mereka, bagi mereka bukan warga Pekanbaru akan kita pulangkan ke kampung asal. Sementara warga Pekanbaru akan kita bina," singkatnya (dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Menkes RI Sebut Diabetes, Jantung Iskemik dan Stroke di Riau Tergolong Tinggi
- Wabup Zardewan dan Ketua DPRD Buka Rangkaian Kegiatan HPN 2019 PWI Pelalawan
- Imra PT RAPP Bangunkan Rumah Layak untuk Andini
- Hadiri Seminar Nasional di Inhil, Gubri Harapkan Kebangkitan Harga Kelapa
- Sempena HUT, Persit Kartika Chandra Kirana Anjangsana ke Panti Asuhan dan Warakawuri
- Dihadiri Menkes RI, Wagubri Buka Rakerkesda 2019
- Penjelasan Pemkab Rohil Soal Tersendatnya Misi Industri Hilir Bupati Suyatno
- Audit Independen, Gubri Kunjungi RSUD Tengku Sulung Bermasalah di Inhil
- Peduli Warga, Caleg Golkar Ini Gelar Bazar Murah
- 1.071 Kantong Darah Terkumpul pada KDD Ke-57 Riau Kompleks
- Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri
- PJC Pekanbaru Semangati Wartawan Bengkalis Untuk Sajikan Berita Yang Santun dan Menarik
- UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses
- 2019, DAK Fisik dan ADD Kuansing Meningkat
- Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS
- Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP
- BPN Pelalawan Tandatangani Zona Integritas Bebas Korupsi
- Polda Riau Gelar Bakti Kesehatan di Sungai Pinang, Kampar
- DED Quran Center Diusulkan di APBD-P 2019
- BAZNas Bengkalis Hingga 'Curuk Kampung' Ajak Warga Berzakat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com