Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 April 2018 22:10
Warga Kuala Kampar Dikejutkan Patok Hutan Lindung Misterius

Senin, 23 April 2018 22:01
Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai

Senin, 23 April 2018 21:12
Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen

Senin, 23 April 2018 21:10
Mantan Bupati Kampar: Masyalah Riau Selesai Jika Syamsuar Menjadi Gubernur

Senin, 23 April 2018 20:46
Warga Desa Bongkal Malang, Inhu Minta Dibangunkan SMP ke Andi Rachman

Senin, 23 April 2018 20:05
Gesa Kantor Baru Capilduk, Bupati Bengkalis Tinjau Gedung Pujasera di Duri

Senin, 23 April 2018 20:01
Hearing Panas, Ketua DPRD Kampar Ingatkan Pemkab Jangan Cari Celah Rumahkan TBK dan RTK

Senin, 23 April 2018 19:34
Terlambat 30 Menit, UNBK di Pekanbaru Berjalan Lancar

Senin, 23 April 2018 19:31
Posko Cak Imin untuk Indonesia di Pelalawan Mulai Berdiri

Senin, 23 April 2018 18:49
Nur Wahidah: Waduk Lompatan Harimau Rohul Masih Sebatas DED

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Maret 2018 11:38
Ingatkan Denda Rp50 Juta, Dinsos Pekanbaru Larang Warga Santuni Gepeng

Keberadaan gelandangan dan pengemis alias Gepeng di Pekanbaru kian marak. Salah satunya penyebabnya masih banyak warga yang menyatuni, padahal dilarang dan bisa didenga Rp50 juta.

Riauterkini - PEKANBARU - Dinas Sosial Kota Pekanbaru menyatakan bahwa keberadaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) du setiap persimpangan lampu merah dan tempat keramaian adalah penyakit masyarakat. Maka dari itu diminta kepada seluruh Warga Pekanbaru untuk tidak memberikan sumbangan kepada mereka.

"Gepeng di Pekanbaru adalah masalah kita bersama, maka dari itu kami dari Dinas Sosial tidak bosan bosan mengajak masyarakat untuk memberikan sumbangan pada tempatnya. Seperti mesjid, rumah zakat dan tempat resmi lainnya," ungkap Sekretaris Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Zamzami Burhan, Senin (19/3/2018).

Berbagai upaya pembinaan telah dilakukan seperti pemulangan ke wilayah asal, pelatihan-pelatihan kewirasuastaan dan sebagainya. Namun gepeng masih tetap berkeliaran itu karena masih banyak masyarakat yang memberikan sumbangannya di jalan jalan.

"Ini adalah masalah dan penyakit kita bersama, untuk itu secara bersama sama pulalah kita mengobatinya, perlu diketahui bagi masyarakat yang kedapatan mmeberikan sumbangan ke gepeng bisa dikenai sanksi Rp 50 Juta, " jelas Zamzami lagi.

Ditanya kapan Dinas Sosial turun lapangan menangkap para Gepeng itu, Zamzami menjelaskan bahwa yang berwenag menetibkan Gepeng dijalan adalah Satpol PP Pekanbaru, setelah itu mereka diserahkan ke Dinsos Pekanbaru.

" Tugas kita adalah memilah mereka, bagi mereka bukan warga Pekanbaru akan kita pulangkan ke kampung asal. Sementara warga Pekanbaru akan kita bina," singkatnya (dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Gesa Kantor Baru Capilduk, Bupati Bengkalis Tinjau Gedung Pujasera di Duri
- Terlambat 30 Menit, UNBK di Pekanbaru Berjalan Lancar
- Nur Wahidah: Waduk Lompatan Harimau Rohul Masih Sebatas DED
- Sempena HUT Otda, Satpol PP, dan Satlinas,
Plt Bupati Siak Musnahkan 2.246 Botol Miras Beralkohol

- Menteri Desa PDTT Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Kampar
- Supervisi di Polres Kampar,
Polwan Miliki Tanggung Jawab Sama dengan Anggota Polri Lainnya

- Bupati Pelalawan dan Anggota DPRD Tinjau Titik Banjir dan Jalan Rusak di Pangkalan Kerinci
- Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS
- Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah
- IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan
- Berbagai Kegiatan Meriahkan Puncak HUT ke-1 MOP Pelalawan
- Wardan Hadiri Haul Akbar ke-81 Syekh Abdurrahman Siddiq Al Banjari
- Sekdaprov Ziarah ke Makam Seikh Abdurrahman Sidiq Albanjari
- Musisi Jazz Geliga Tampil di Panggung Seni Kreatif Dispar Riau
- Bhakti Sosial IDI, Ratusan Warga Bengkalis Nikmati Pengobatan dan Sembako Gratis
- Ribuan Masyarakat Hadiri Haul Tuan Guru Abdul Rahman Sidiq Albanjari
- Lantik Pengurus ISSI Kampar, Sekda Minta Cabor Sepeda Ukir Prestasi
-
- Cawagubri Edy Nasution Memperbaiki APK Paslon Lain Rusak di Rohul
- Prodi Pendidkan Fisika FKIP UR Peringati Milad ke-24 dengan Seminar Ilmiah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.87.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com