Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Juli 2018 22:22
Satlantas Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Berikan Bantuan buat Korban Laka

Jum’at, 20 Juli 2018 22:17
Dilantik Menteri PUPR, SF Hariyanto Jabat Eselon II di Kementerian PUPR

Jum’at, 20 Juli 2018 21:19
Tingkatkan Tata Kelola Aset Daerah, BPKAD Pakanbaru Susun RKBMD 2018

Jum’at, 20 Juli 2018 21:15
Semua Parpol di Kampar Belum Penuhi Administrasi Bacaleg

Jum’at, 20 Juli 2018 21:11
Jadwal Keberangkatan 850 JCH Asal Kampar ke Tanah Suci

Jum’at, 20 Juli 2018 20:37
Diduga Keracunan Pecal, Puluhan Warga Kemuning, Inhil Dirawat di Puskesmas

Jum’at, 20 Juli 2018 20:21
Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun

Jum’at, 20 Juli 2018 18:37
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan 445 JCH Kloter 3 Embarkasi Batam

Jum’at, 20 Juli 2018 18:33
Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades

Jum’at, 20 Juli 2018 18:19
Mudah Terbakar, BRG Pasang Alat Pengukur Air di Lahan Gambut

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 April 2018 20:32
Temuan Sidak DPRD Kuansing, Ada Dokter Puskesmas Ngantor Hanya Tiga Hari Seminggu

DPRD Kuansing melakukan sidak ke sejumlah Puskesmas untuk melihat kehadiran para pegawai. Ditemukan di Pangean, ada dokter yang hanya masuk tiga kali seminggu dengan alasan jauh.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Di saat masyarakat Pangean butuh pengobatan, seorang dokter yang ditugaskan oleh Pemkab Kuansing di Puskesmas Rawat Inap, Kecamatan Pangean ini justru malas masuk kerja. Alasannya karena jauh dari tempat tinggalnya. Padahal di kawasan itu Pemkab Kuansing telah menyediakan rumah dinas untuk dokter.

Sebut saja Dokter Adek. Begitu masyarakat setempat memanggilnya. Dokter wanita ini mengaku masuk kerja hanya tiga kali dalam sepekan. Ketidakdisiplinan dokter ini disebabkan oleh jarak tempat tinggalnya dengan tempat tugasnya cukup jauh. Adek mengaku tinggal di Jake, Kecamatan Kuantan Tengah. Sementara Puskesmas tempatnya bekerja berada di Kecamatan Pangean.

Berdasarkan pengakuannya, Adek ini telah memiliki keluarga. Keluarga kecilnya tinggal di Jake. Sementara suami Adek berdinas di Kabupaten Sijunjung. Suaminya juga seorang dokter. Sebenarnya kata dia, mereka tidak ingin berjauhan dari keluarga. Justru itu, beberapa waktu lalu dirinya telah mengajukan pindah tugas ke Bupati Kuansing. Namun niat pindah itu belum kunjung dikabulkan oleh bupati.

Jika dikabulkan pindah, kata dokter umum ini, ia lebih memilih ditempatkan di Puskesmas Lubukjambi, Kecamatan Kuantan Mudik ketimbang di Puskesmas Pangean. Karena jarak dari Kabupaten Sijunjung ke Lubukjambi lebih dekat. Sehingga dirinya dengan suami bisa ketemu saban hari.

"Itu harapan saya," ujarnya di depan segenap anggota Komisi C DPRD Kuansing saat Sidak tadi pagi, Jumat (12/8/18).

Jarang masuk kerja, Adek mengakui hal itu sebuah kesalahan. Mestinya sebagai abdi negara dirinya harus siap ditugaskan dimanapun. Diakuinya, jarang masuk kerja juga sudah mendapat ijin dari Kadis Kesehatan Kuansing. Kata dia, dengan memberikan penjelasan kepada Kadis Kesehatan, dia diberi restu untuk masuk kerja tiga hari dalam sepekan. "Saya sudah direstui oleh Kadis Kesehatan masuk tiga kali dalam seminggu," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kuansing Andi Cahyadi yang ikut dalam Sidak tadi pagi menyayangkan ketidakdisiplinan dokter itu dalam bertugas. Sebab masyarakat Pangean sangat membutuhkan dokter yang siap siaga dalam 24 jam.

"Bu dokter, yang namanya sakit itu kan bisa terjadi kapanpun. Kalau bu dokter tidak berada di tempat bagaimana pasien mau ditolong," ucap Aheng sapaan akrabnya.

Aheng menyarankan agar dokter itu tinggal dirumah dinas yang telah disiapkan oleh pemerintah. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada pasien yang membutuhkan pertolongan. "Apapun alasannya, bu dokter tetap siap siaga disini, sampai nanti pemerintah dapat ganti dokter yang baru," saran Aheng.

Aheng mengaku Sidak tadi pagi dilakukan karena adanya pengaduan dari masyarakat. Dalam pengaduan itu kata dia, ada dokter memberikan layanan via Hp. Ia tak ada di rumah dinas, tapi pulang ke rumah pribadinya. "Hal semacam ini kan tak boleh terjadi semestinya," ucapnya.

Sedangkan anggota dewan lainya, Jefri Antoni menegaskan jika dokter tersebut tidak mau menetap di rumah dinas, dia menyarankan beehenti saja jadi dokter.

"Kalau memang tak menetap, berhenti saja. Rumah dinas sudah ada dibangun pemerintah, tapi tak ditempati. Orang nanya resep, harus telpon dulu," tambah Jefri Antoni.

Berbeda dengan pengakuan Dokter Adek, di salah satu media online,  Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kuansing, Reza Tjahyadi malah berdalih lain. Reza mengaku baru mendapatkan laporan dan telah menegur dokter tersebut. Bukan memberikan izin masuk kerja tiga kali dalam sepekan. "Kemaren kita sudah mendapat laporan dan sudah saya tegur secara tertulis," ujar Reza.*(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Satlantas Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Berikan Bantuan buat Korban Laka
- Dilantik Menteri PUPR, SF Hariyanto Jabat Eselon II di Kementerian PUPR
- Tingkatkan Tata Kelola Aset Daerah, BPKAD Pakanbaru Susun RKBMD 2018
- Jadwal Keberangkatan 850 JCH Asal Kampar ke Tanah Suci
- Diduga Keracunan Pecal, Puluhan Warga Kemuning, Inhil Dirawat di Puskesmas
- Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades
- Pemkab Bengkalis Kampanyekan Imunisasi Campak dan Rubella
- ‎Peringati Hari Adyaksa ke-58,
Pegawai Kejari Rohul Anjangsana ke Panti Asuhan Budi Mulya Pasirpangaraian

- ‎Latihan Jalak Sakti 2018 Berakhir,
TNI AU Rencana Bangun Pos Udara di Bandara Tuanku Tambusai Rohul

- Dilantik Menteri PUPR,
SF Hariyanto Jabat Eselon II di Kementerian PUPR

- Sebelum Kecelakaan,
Mantan Bupati Sukarmis, Sempat Melayat Bersama Wabup H. Halim

- Wabup H. Halim Minta Tepian Bandaro Lelo Budi Dinormalisasi
- Gubernur Papua Bawa Rombongan Bupati ke Kepulauan Meranti
- Dermaga Objek Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban Segera dibangun
- Ikuti Pekan Pameran LHK 2018, PT RAPP Bertekad Dirikan Bank Sampah
- Paparkan Hukum, Kejari Bengkalis Menyapa Masyarakat Lewat 'Udara'
- Pacu Jalur Inuman Berakhir,
Hadiah Tak Dibayar, Pengurus Jalur Juara Meradang

- Sekda Kuansing Besuk Mantan Bupati H. Sukarmis Usai Kecelakaan
- Dinas PUPR Riau Optimis Dua Fly Over Tuntas Akhir Tahun
- Abdul Hamid dan Ayu Nopia Wakili Rohul di Ajang Bujang Dara Riau 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com