Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Maret 2019 12:21
Harapkan WTP, Gubri Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah

Jum’at, 22 Maret 2019 12:18
TNI Polri Bengkalis Siap Amankan Pesta Demokrasi Serentak April 2019

Jum’at, 22 Maret 2019 10:49
Rem Blong, Truk Angkut Cangkang Seruduk Toko dan Sejumlah Mobil di Duri

Jum’at, 22 Maret 2019 10:45
Batas 2 Mei, tak Serahkan LPPDK, Caleg Bakal Dicoret

Jum’at, 22 Maret 2019 10:25
Pimpin Apel Siaga Pengaman Kampanye, Gubri Minta Aparat Netral di Pemilu 2019

Jum’at, 22 Maret 2019 10:16
Polri dan TNI Gelar Simulasi Tangani Rusuh Pemilu di Halaman Kantor Gubri

Jum’at, 22 Maret 2019 10:09
Soal Reposisi Waka DPRD, Dedet Bersyukur dan Auzar Ngaku tak Tau

Jum’at, 22 Maret 2019 09:59
Lantik PGRI Pangkalan Kuras,Bupati Harris Minta Guru Kuasai Teknologi Informasi

Jum’at, 22 Maret 2019 09:55
Tahun Keempat Kepemimpinan Amril Mukminin, Dewan Desak Realisasi Capaian RPJMD 2016-2021 Bengkalis

Jum’at, 22 Maret 2019 09:50
Didi, Korban Sanpan Terbalik Rohil Ditemukan Tak Bernyawa

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 April 2018 20:32
Temuan Sidak DPRD Kuansing, Ada Dokter Puskesmas Ngantor Hanya Tiga Hari Seminggu

DPRD Kuansing melakukan sidak ke sejumlah Puskesmas untuk melihat kehadiran para pegawai. Ditemukan di Pangean, ada dokter yang hanya masuk tiga kali seminggu dengan alasan jauh.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Di saat masyarakat Pangean butuh pengobatan, seorang dokter yang ditugaskan oleh Pemkab Kuansing di Puskesmas Rawat Inap, Kecamatan Pangean ini justru malas masuk kerja. Alasannya karena jauh dari tempat tinggalnya. Padahal di kawasan itu Pemkab Kuansing telah menyediakan rumah dinas untuk dokter.

Sebut saja Dokter Adek. Begitu masyarakat setempat memanggilnya. Dokter wanita ini mengaku masuk kerja hanya tiga kali dalam sepekan. Ketidakdisiplinan dokter ini disebabkan oleh jarak tempat tinggalnya dengan tempat tugasnya cukup jauh. Adek mengaku tinggal di Jake, Kecamatan Kuantan Tengah. Sementara Puskesmas tempatnya bekerja berada di Kecamatan Pangean.

Berdasarkan pengakuannya, Adek ini telah memiliki keluarga. Keluarga kecilnya tinggal di Jake. Sementara suami Adek berdinas di Kabupaten Sijunjung. Suaminya juga seorang dokter. Sebenarnya kata dia, mereka tidak ingin berjauhan dari keluarga. Justru itu, beberapa waktu lalu dirinya telah mengajukan pindah tugas ke Bupati Kuansing. Namun niat pindah itu belum kunjung dikabulkan oleh bupati.

Jika dikabulkan pindah, kata dokter umum ini, ia lebih memilih ditempatkan di Puskesmas Lubukjambi, Kecamatan Kuantan Mudik ketimbang di Puskesmas Pangean. Karena jarak dari Kabupaten Sijunjung ke Lubukjambi lebih dekat. Sehingga dirinya dengan suami bisa ketemu saban hari.

"Itu harapan saya," ujarnya di depan segenap anggota Komisi C DPRD Kuansing saat Sidak tadi pagi, Jumat (12/8/18).

Jarang masuk kerja, Adek mengakui hal itu sebuah kesalahan. Mestinya sebagai abdi negara dirinya harus siap ditugaskan dimanapun. Diakuinya, jarang masuk kerja juga sudah mendapat ijin dari Kadis Kesehatan Kuansing. Kata dia, dengan memberikan penjelasan kepada Kadis Kesehatan, dia diberi restu untuk masuk kerja tiga hari dalam sepekan. "Saya sudah direstui oleh Kadis Kesehatan masuk tiga kali dalam seminggu," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kuansing Andi Cahyadi yang ikut dalam Sidak tadi pagi menyayangkan ketidakdisiplinan dokter itu dalam bertugas. Sebab masyarakat Pangean sangat membutuhkan dokter yang siap siaga dalam 24 jam.

"Bu dokter, yang namanya sakit itu kan bisa terjadi kapanpun. Kalau bu dokter tidak berada di tempat bagaimana pasien mau ditolong," ucap Aheng sapaan akrabnya.

Aheng menyarankan agar dokter itu tinggal dirumah dinas yang telah disiapkan oleh pemerintah. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada pasien yang membutuhkan pertolongan. "Apapun alasannya, bu dokter tetap siap siaga disini, sampai nanti pemerintah dapat ganti dokter yang baru," saran Aheng.

Aheng mengaku Sidak tadi pagi dilakukan karena adanya pengaduan dari masyarakat. Dalam pengaduan itu kata dia, ada dokter memberikan layanan via Hp. Ia tak ada di rumah dinas, tapi pulang ke rumah pribadinya. "Hal semacam ini kan tak boleh terjadi semestinya," ucapnya.

Sedangkan anggota dewan lainya, Jefri Antoni menegaskan jika dokter tersebut tidak mau menetap di rumah dinas, dia menyarankan beehenti saja jadi dokter.

"Kalau memang tak menetap, berhenti saja. Rumah dinas sudah ada dibangun pemerintah, tapi tak ditempati. Orang nanya resep, harus telpon dulu," tambah Jefri Antoni.

Berbeda dengan pengakuan Dokter Adek, di salah satu media online,  Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kuansing, Reza Tjahyadi malah berdalih lain. Reza mengaku baru mendapatkan laporan dan telah menegur dokter tersebut. Bukan memberikan izin masuk kerja tiga kali dalam sepekan. "Kemaren kita sudah mendapat laporan dan sudah saya tegur secara tertulis," ujar Reza.*(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Polda Riau Gelar Bakti Kesehatan di Sungai Pinang, Kampar
- DED Quran Center Diusulkan di APBD-P 2019
- BAZNas Bengkalis Hingga 'Curuk Kampung' Ajak Warga Berzakat
- Bhakti Kesehatan di Tambang, Wagubri Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan
- Soal 100 Honorer K2, Dewan Minta Gubri Beri Kepastian
- Rampingkan Struktur, Gubri Syamsuar Segera Hapus Tiga Dinas
- ICMI Rohil Ajak Masyarakat Dukung Rencana Pembangunan Masjid Muhammaf Ceng Ho
- Bupati Kampar Tandatangani Zona Integritas di BPN Kampar
- Bupati Kuansing Berharap Sejumlah Usulan Musrenbang Bisa Menjadi Skala Prioritas Provinsi
- Paska Tujuh Tahanan Kabur, Proses Sidang di PN Pelalawan Berjalan Normal
- Musrenbang 2020, Bupati Bengkalis Sebut Capaian RPJMD 2016-2021 Akan Dievaluasi
- Penyalaan Belum Normal, PLN Bengkalis Gesa Perbaikan Mesin Rusak
- Penghina Ustad Abdul Somad Angkat Kaki dari Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil
- Mantapkan PMB-RW, Camat Tampan Gelar Rapat Bersama
- Peringati Hari TB Sedunia, Diskes Pekanbaru Gelar Sosialisasi dan Pengobatan Gratis di CFD
- Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat,
PT Musim Mas Lakukan Penanaman Perdana Kebun Desa di Pelalawan

- Diperbaiki RAPP, Jalan Utama Desa Kebon Lado Kini Nyaman Dialalui
- Banyak Siaran Radio Malaysia Merembes di Rohil
- Dukung Pengembangan Wisata dan Budaya, Bupati Kampar Hadiri Visiting Our Own Home di Yogyakarta
- Kodim 0314 Inhil Bersama Insan Pers Gelar Senam dan Coffee Morning


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com