Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP

Jum’at, 22 Maret 2019 17:33
Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan

Jum’at, 22 Maret 2019 17:21
Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau

Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Jum’at, 22 Maret 2019 16:35
Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Jum’at, 22 Maret 2019 16:29
Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel

Jum’at, 22 Maret 2019 16:17
Tampil Agresif dan Sporty, Suzuki All New Ertiga Sport Dipamerkan di Mal SKA Pekanbaru

Jum’at, 22 Maret 2019 16:14
Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum

Jum’at, 22 Maret 2019 14:46
Dalam Rangka Pileg dan Pilpres 2019,
Inhil Apel Gelar Pasukan Kesiapan TNI-Polri dan Komponen Bangsa Lainnya


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 14 April 2018 16:06
Dokter di Kuansing Enggan Bertugas di Puskesmas Alasan Materi

Sidak Komisi C DPRD Kuansing ungkap alasan dokter enggan ditugaskan ke Pukesmas. Kecilnya intensif yang diterima menjadi salah satu penyebab.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Pemerintahan Kabupaten Kuasing masih membutuhkan banyak tenaga dokter. Dokter tersebut sangat diperlukan disetiap Puskesmas yang ada di Kuansing.

Kendatipun dibutuhkan, namun para dokter ini ternyata enggan ditugaskan di Puskesmas. Alasannya simpel, "Materi". Hal ini diungkapkan oleh Dokter Adek kemarin, Jumat (12/4/18) dihadapan Komisi C DPRD Kuansing saat melakukan Sidak di Puskesmas Kecamatan Pangean.

Kata Dokter Adek, para dokter lebih memilih berdinas di Rumah Sakit Umum Teluk Kuantan ketimbang di Puskesmas Kecamatan. Sebab, insentif di rumah sakit jauh lebih besar dari insentif di Puskesmas. "Kalau di rumah sakit antara 4 sampai 4,5 juta rupiah. Kalau di Puskesmas hanya Rp1,5 juta. Itu diluar gaji," tutur Adek.

Adek sendiri mengaku hanya masuk kerja tiga hari seminggu. Karena jarak tempat tinggalnya dengan kantornya terlalu jauh terpaksa ia melayani pasien melalui hp. Adek tinggal di Jake, sementara tempat kerjanya di Pangean. Oleh karena itu Adek mengaku tidak sanggup masuk kerja setiap hari, meskipun pasien yang berobat di puskesmas itu cukup banyak. Ia hanya bisa melayani tiga kali dalam seminggu. Atau melayani pasien melalui telepon.

Menurut Kepala UPTD Kesehatan Pangean, Agus saat berbincang dengan rombongan Komisi C DPRD Kuansing kemarin menuturkan, meskipun Puskesmas rawat Inap Pangean baru dibuka 21 hari, namun lonjakan pasien sudah terasa. "Puskesmas ini baru 21 hari dibuka. Tapi pasien rawat inap sudah 23 orang banyaknya. Artinya setiap hari itu ada pasien yang membutuhkan pertolongan dokter," ucap Agus.

Kendatipun dokter Adek merasa enggan masuk kerja, namun Agus selaku kepala UPTD Kesehatan Pangean meminta agara dokter Adek tetap bertahan terlebih dahulu demi masyarakat banyak. " Saya minta bu dokter disini saja dulu menjelang pemerintah dapat gantinya. Ini semua demi masyarakat. Ksihan kita nengok pasien yang membutuhkan pertolongan," ujar Agus.

Mestinya kata Agus, satu Puskesmas seharusnya memiliki dua orang dokter, supaya pelayanan kesehatan untuk masyarakat lebih maksimal. Namun saat ini Pemerintah Kuansing belum sanggup memenuhi kebutuhan tersebut. Menurut Agus, salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Pemkab Kuansing harus segera merekrut tenaga honor kontrak untuk para dokter.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS
- Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP
- BPN Pelalawan Tandatangani Zona Integritas Bebas Korupsi
- Polda Riau Gelar Bakti Kesehatan di Sungai Pinang, Kampar
- DED Quran Center Diusulkan di APBD-P 2019
- BAZNas Bengkalis Hingga 'Curuk Kampung' Ajak Warga Berzakat
- Bhakti Kesehatan di Tambang, Wagubri Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan
- Soal 100 Honorer K2, Dewan Minta Gubri Beri Kepastian
- Rampingkan Struktur, Gubri Syamsuar Segera Hapus Tiga Dinas
- ICMI Rohil Ajak Masyarakat Dukung Rencana Pembangunan Masjid Muhammaf Ceng Ho
- Bupati Kampar Tandatangani Zona Integritas di BPN Kampar
- Bupati Kuansing Berharap Sejumlah Usulan Musrenbang Bisa Menjadi Skala Prioritas Provinsi
- Paska Tujuh Tahanan Kabur, Proses Sidang di PN Pelalawan Berjalan Normal
- Musrenbang 2020, Bupati Bengkalis Sebut Capaian RPJMD 2016-2021 Akan Dievaluasi
- Penyalaan Belum Normal, PLN Bengkalis Gesa Perbaikan Mesin Rusak
- Penghina Ustad Abdul Somad Angkat Kaki dari Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil
- Mantapkan PMB-RW, Camat Tampan Gelar Rapat Bersama
- Peringati Hari TB Sedunia, Diskes Pekanbaru Gelar Sosialisasi dan Pengobatan Gratis di CFD
- Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat,
PT Musim Mas Lakukan Penanaman Perdana Kebun Desa di Pelalawan

- Diperbaiki RAPP, Jalan Utama Desa Kebon Lado Kini Nyaman Dialalui


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com