Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 07:49
Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H

Jum’at, 21 September 2018 01:06
RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK

Jum’at, 21 September 2018 00:58
KPU Inhu Tetapkan 2 Mantan Napi Korupsi Dalam DCT

Kamis, 20 September 2018 22:18
BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha

Kamis, 20 September 2018 22:10
Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung

Kamis, 20 September 2018 20:18
Wagubri Sempat Menangis Ceritakan Pertama Kenal Andi Rachman

Kamis, 20 September 2018 20:03
KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019

Kamis, 20 September 2018 19:59
Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi

Kamis, 20 September 2018 19:55
KPU Kuansing Tetapkan 431 DCT Pileg 2019

Kamis, 20 September 2018 19:19
KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 14 April 2018 16:06
Dokter di Kuansing Enggan Bertugas di Puskesmas Alasan Materi

Sidak Komisi C DPRD Kuansing ungkap alasan dokter enggan ditugaskan ke Pukesmas. Kecilnya intensif yang diterima menjadi salah satu penyebab.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Pemerintahan Kabupaten Kuasing masih membutuhkan banyak tenaga dokter. Dokter tersebut sangat diperlukan disetiap Puskesmas yang ada di Kuansing.

Kendatipun dibutuhkan, namun para dokter ini ternyata enggan ditugaskan di Puskesmas. Alasannya simpel, "Materi". Hal ini diungkapkan oleh Dokter Adek kemarin, Jumat (12/4/18) dihadapan Komisi C DPRD Kuansing saat melakukan Sidak di Puskesmas Kecamatan Pangean.

Kata Dokter Adek, para dokter lebih memilih berdinas di Rumah Sakit Umum Teluk Kuantan ketimbang di Puskesmas Kecamatan. Sebab, insentif di rumah sakit jauh lebih besar dari insentif di Puskesmas. "Kalau di rumah sakit antara 4 sampai 4,5 juta rupiah. Kalau di Puskesmas hanya Rp1,5 juta. Itu diluar gaji," tutur Adek.

Adek sendiri mengaku hanya masuk kerja tiga hari seminggu. Karena jarak tempat tinggalnya dengan kantornya terlalu jauh terpaksa ia melayani pasien melalui hp. Adek tinggal di Jake, sementara tempat kerjanya di Pangean. Oleh karena itu Adek mengaku tidak sanggup masuk kerja setiap hari, meskipun pasien yang berobat di puskesmas itu cukup banyak. Ia hanya bisa melayani tiga kali dalam seminggu. Atau melayani pasien melalui telepon.

Menurut Kepala UPTD Kesehatan Pangean, Agus saat berbincang dengan rombongan Komisi C DPRD Kuansing kemarin menuturkan, meskipun Puskesmas rawat Inap Pangean baru dibuka 21 hari, namun lonjakan pasien sudah terasa. "Puskesmas ini baru 21 hari dibuka. Tapi pasien rawat inap sudah 23 orang banyaknya. Artinya setiap hari itu ada pasien yang membutuhkan pertolongan dokter," ucap Agus.

Kendatipun dokter Adek merasa enggan masuk kerja, namun Agus selaku kepala UPTD Kesehatan Pangean meminta agara dokter Adek tetap bertahan terlebih dahulu demi masyarakat banyak. " Saya minta bu dokter disini saja dulu menjelang pemerintah dapat gantinya. Ini semua demi masyarakat. Ksihan kita nengok pasien yang membutuhkan pertolongan," ujar Agus.

Mestinya kata Agus, satu Puskesmas seharusnya memiliki dua orang dokter, supaya pelayanan kesehatan untuk masyarakat lebih maksimal. Namun saat ini Pemerintah Kuansing belum sanggup memenuhi kebutuhan tersebut. Menurut Agus, salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Pemkab Kuansing harus segera merekrut tenaga honor kontrak untuk para dokter.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha
- Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung
- Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif
- Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai
- Terisak, Andi Rachman Sampai Salam Perpisahan pada ASN Pemprov Riau
- Kuansing Kembali Raih Penghargaan WTP dari Kemenkau
- Sempena Hari ke-63 Polantas,
Ratusan Peserta Meriahkan Berbagai Kegiatan di Polres Bengkalis

- Andi Rachman Jelang Purna Tugas, Mulai Besok Wan Thamrin Plt Gubri
- Salah Nomenkelatur, Pemkab Bengkalis Belum Umumkan Rekrut CPNS
- Pemkab Kampar Bahas Finalisasi RTRW 2018-2038
- 2018, Masyarakat Meranti Dapat Bantuan 596 Rumah Baru dan Rehab
- Kuansing Umumkan 291 Formasi CPNS
- Seminar Kirab Pemuda Nusantara, Anak Mantan Bupati dan Anak Bupati Kampar Tampil Kompak
- Tour De Siak 2018, Pebalap Australia Finis Pertama di Etape II Jarak Tempuh 115,41 Km
- Massa Usir Ketua GP Ansor dari LAM Riau
- Pemkab Siak Gandeng Badan Perfilman Indoesia Buat Film di Negeri Istana
- Dalduk KB Galakkan Kesehatan Reproduksi Bagi Ibu PKK se-kota Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com