Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 07:49
Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H

Jum’at, 21 September 2018 01:06
RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK

Jum’at, 21 September 2018 00:58
KPU Inhu Tetapkan 2 Mantan Napi Korupsi Dalam DCT

Kamis, 20 September 2018 22:18
BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha

Kamis, 20 September 2018 22:10
Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung

Kamis, 20 September 2018 20:18
Wagubri Sempat Menangis Ceritakan Pertama Kenal Andi Rachman

Kamis, 20 September 2018 20:03
KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019

Kamis, 20 September 2018 19:59
Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi

Kamis, 20 September 2018 19:55
KPU Kuansing Tetapkan 431 DCT Pileg 2019

Kamis, 20 September 2018 19:19
KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 14 April 2018 17:01
Setelah Harimau Sumatera, Kini Ular Sebesar Pohon Kelapa Muncul di Pelalawan

Masyarakat Pelalawan kembali dihebohkan dengan binatang yang cukup langka. Seekor ular sawah 'raksasa' muncul di lahan mantan Camat Teluk Meranti.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Bayang-bayang kemunculan harimau Sumatera yang menyerang anak sapi di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti masih segar terasa, awal pekan kemarin. Kini muncul, pula seekor ular Sawah sebesar pohon kelapa, Jumat kemarin (13/4/18) sekira pukul 14.00 WIB.

Menariknya, ular sepanjang tujuh meter ini, muncul dilahan perkebunan untuk ditanam Pinang milik mantan Camat Teluk Meranti tepatnya, di desa Rangsang kecamatan Pelalawan.

Mantan Camat Teluk Meranti, Kiki Saputra ketika dihubungi riauterkini.com, Sabtu (14/4/18) membenarkan munculnya ular raksasa tersebut. Penemuan hewan liar tersebut bermula, ketika operator alat berat hendak membersihkan lahan di desa Rangsang kecamatan Pelalawan.

Rencananya, lahan itu kata Kiki, untuk berkebun pinang. Namun ketika sang operator saat mengangkat kayu lapuk besar tiba-tiba ular ini. Ular ini, langsung memanjat dan membelit lengan eksekavator.

"Karena ketakutan operator alat meninggalkan alatnya dan menghubungi masyarakat sekitar yang notabene alat penjaga kebun disekitar lahan," terangnya.

"Panjang ularnya, sekitar tujuh meeter dan jenisnya ular sawah, nama operator pak Khodir, saat ini ular itu sudah ditangkap hidup-hidup dan dibawa oleh masyarakat," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha
- Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung
- Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif
- Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai
- Terisak, Andi Rachman Sampai Salam Perpisahan pada ASN Pemprov Riau
- Kuansing Kembali Raih Penghargaan WTP dari Kemenkau
- Sempena Hari ke-63 Polantas,
Ratusan Peserta Meriahkan Berbagai Kegiatan di Polres Bengkalis

- Andi Rachman Jelang Purna Tugas, Mulai Besok Wan Thamrin Plt Gubri
- Salah Nomenkelatur, Pemkab Bengkalis Belum Umumkan Rekrut CPNS
- Pemkab Kampar Bahas Finalisasi RTRW 2018-2038
- 2018, Masyarakat Meranti Dapat Bantuan 596 Rumah Baru dan Rehab
- Kuansing Umumkan 291 Formasi CPNS
- Seminar Kirab Pemuda Nusantara, Anak Mantan Bupati dan Anak Bupati Kampar Tampil Kompak
- Tour De Siak 2018, Pebalap Australia Finis Pertama di Etape II Jarak Tempuh 115,41 Km
- Massa Usir Ketua GP Ansor dari LAM Riau
- Pemkab Siak Gandeng Badan Perfilman Indoesia Buat Film di Negeri Istana
- Dalduk KB Galakkan Kesehatan Reproduksi Bagi Ibu PKK se-kota Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com