Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 17 Desember 2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

Ahad, 16 Desember 2018 20:42
Pasca Insiden Perusakan Atribut, AHY: Banyak Masyarakat yang Berempati dan Marah

Ahad, 16 Desember 2018 20:37
KOTAKU Gelar Aksi Bersih Sungai Sahabat Sungai Pekanbaru Vol 3

Ahad, 16 Desember 2018 20:29
PDIP Riau Tegaskan Pelaku Perusakan APK Partai Demokrat Bukan Kadernya

Ahad, 16 Desember 2018 14:53
KUBE Bengkalis Terbaik 10 Besar Nasional

Ahad, 16 Desember 2018 14:14
Digelari Datuk Seri Setia Amanah Negara,
Bupati Kuansing Ucapkan Selamat pada Presiden RI Joko Widodo


Ahad, 16 Desember 2018 14:05
Gerakan Taat Pajak,
Bapenda Bengkalis Apresiasi 25 Perusahaan


Ahad, 16 Desember 2018 13:39
Pelayanan Berbasis HAM,
Lapas Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM


Ahad, 16 Desember 2018 12:49
Tunda Lapor Polisi, Kapitra Justru Tantang Kader PD Mubahalah

Ahad, 16 Desember 2018 11:11
Investigasi PD, Perusak Baleho dan Bendera Pengurus Partai

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 14 April 2018 20:51
Masperi: Kelebihan Pembayaran Gaji Pegawai Bentuk Antisipasi Saja

Asisten II Setdaprov Riau Masperi akui adanya kelebihan pembayaran yang cukup besar untuk belanja pegawai senilai Rp388 miliar. Dalihnya, itu adalah bentuk antisipasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Asisten II Setdaprov Riau Masperi akui adanya kelebihan pembayaran yang cukup besar untuk belanja pegawai senilai Rp388 miliar.

Meski begitu, Masperi menyatakan kelebihan itu sebagai bentuk antisipasi, jika ada pegawai yang baik pangkat. Karena, otomatis tambahan pendapatannya juga harus disesuaikan termasuk juga karena adanya penyesuaian ribuan guru yang menjadi yang beralih statusnya menjadi Pemprov Riau beberapa waktu lalu.

"Memang ada kelebihan dalam penganggaran. Tapi itu untuk antisipasi," kata Masperi, Jumat (13/4/18).

Dengan beban yang diperkirakan cukup besar itu, makanya Pemprov Riau melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus mengantisipasi jangan sampai terjadi kekurangan dalam penganggaran.

"Memang, ternyata itu tidak terserap semuanya. Itu kan untuk gaji berkala, atau kenaikan pangkat saat mutasi dan lain sebagainya. Tapikan lebih baik berlebih dari pada kurang," ujar Masperi, namanya juga antisipasi.

Sebelumnya, Pansus DPRD Riau tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah dibuat heran dengan adanya kelebihan dana belanja pegawai di lingkungan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Totalnya mencapai Rp388 miliar di tahun 2017 lalu.

"Dari anggaran belanja pegawai yang sudah dianggarkan sebesar Rp2,3 Triliun dalam APBD 2017, yang terealisasi hanya Rp1,9 triliun saja," kata Aherson, Ketua Pansus LKPJ kepada wartawan usai hearing dengan delegasi Pemprov, Kamis (12/04/18).

Dalam hearing ia lantas mempertanyakan hal ini. Apalagi gaji guru tingkat SMA sudah menjadi tanggungjawab provinsi. Namun perwakilan Pemprov tidak bisa hadir, terlebih lagi BPKAD Riau tidak hadir waktu itu.

"Dikarenakan kepala BPKAD tidak hadir pada saat rapat, kami akan melakukan rapat lanjutan. Kalau saya lihat kelebihan anggaran itu tidak masuk akal, belanja langsung ini kan tidak ditenderkan,kenapa bisa berlebih," jelasnya.

Selain itu, Pansus pun menyoroti adanya beberapa Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) di tahun 2017 yang serapan anggaranya masih minim atau di bawah 80 persen. Bappeda Provinsi Riau pun mendapat tugas baru.

"Kita minta Bappeda untuk membuat MoU antara OPD itu, ada target dari dinas masing-masing.

Seluruh OPD membuat itu dan disaksikan oleh kepala daerah agar ada jaminan keseriusan mereka untuk menjalankan APBD," tutup politisi Demokrat ini.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti
- Digelari Datuk Seri Setia Amanah Negara,
Bupati Kuansing Ucapkan Selamat pada Presiden RI Joko Widodo

- Pelayanan Berbasis HAM,
Lapas Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM

- Foto Sama Jokowi tapi Salam Dua Jari, Pose Dua Pelajar Bikin Heboh Medsos
- Kehadiran SBY dan Keluarga di CFD Bikin Masyarakat Histeris
- Sampaikan Isu Strategis Bangun Negeri, Jaman Riau Audiensi dengan Presiden Jokowi
- Demokrat Riau Minta Aparat Usut Tuntas Pelaku Pengrusakan APK Partai
- Tertangkap, Begini Pengakuan Pelaku Perusak Sejumlah Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru
- Datuk Seri Setia Amanah Negara, Syamsuar Ucapkan Tahniah Atas Gelar yang Diterima Presiden RI
- ‎Puluhan Crosser Ramaikan Kejurda Motorcross Piala Bupati Rohul Putaran V Riau
- Digelar di Aula Pustaka Unilak, Ujian Profesi Advokat Peradi Digelar Serentak se Indonesia
- Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi
- Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan

- Masyarakat Kecewa, Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir
- Jokowi Berterima Kasih Diberi Gelar Adat LAM Riau
- Puluhan Kafilah Semarakkan MTQ ke-33 Desa Bantan Tengah, Bengkalis 
- Pentabalan Adat Tuntas, Jokowi Resmi Bergelar Datuk Seri Setia Amanah
- Berpeci, Jokowi Tiba di Gedung LAM Riau
- Ribuan Anak Sekolah Dikerahkan Sambut Presiden Jokowi
- Hasil Dialog Kebudayaan, IPR Yogyakarta Tolak Gelar Adat untuk Presiden Jokowi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com