Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 07:49
Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H

Jum’at, 21 September 2018 01:06
RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK

Jum’at, 21 September 2018 00:58
KPU Inhu Tetapkan 2 Mantan Napi Korupsi Dalam DCT

Kamis, 20 September 2018 22:18
BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha

Kamis, 20 September 2018 22:10
Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung

Kamis, 20 September 2018 20:18
Wagubri Sempat Menangis Ceritakan Pertama Kenal Andi Rachman

Kamis, 20 September 2018 20:03
KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019

Kamis, 20 September 2018 19:59
Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi

Kamis, 20 September 2018 19:55
KPU Kuansing Tetapkan 431 DCT Pileg 2019

Kamis, 20 September 2018 19:19
KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 14 April 2018 21:07
Tak Kunjung Difungsikan,
LSM Pertanyakan Absen Sidik Jari Seharga Rp150 Juta di Setdakab Kuansing


Sejumlah warga mempertanyakan keberadaan mesin absen berbasis sidik jari yang dibeli sejak 2017 lalu seharga Rp150 juta namun hingga kini tak kunjung digunakan.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Pada tahun anggaran 2017 lalu, Sekretariat Daerah Kabupaten Kuansing mengadakan pembelian mesin absen sidik jari alias absen elektronik senilai Rp150 juta. Namun hingga kini mesin absen tersebut belum berfungsi normal.

Absen tersebut tersebar dietiap OPD yang ada dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Kuansing. Pembelian mesin itu diadakan oleh Bagian Umum Setda. Hingga saat ini mesin tersebut belum bisa digunakan. Kabag Umum Setda Kuansing, Saleh mengaku belum berfungsinya peralatan absen elektronik itu dikarenakan teknisi saat ini tengah menginput data pegawai. "Itukan sistem elektronik ya, jadi data pegawai harus dimasukkan dulu. Baru bisa difungsikan," tutur Saleh belum lama ini.

Masih dalam pos anggaran Setda Kuansing, pada tahun yang sama ada mata anggaran untuk pembelian alat-alat studio dengan nilai Rp133 juta. Pengadaan alat alat studio ini kontan menimbulkan tanda tanya. Sebab setakad ini di sekretariat daerah belum memiliki studio. "Mana studionya," ujar Sekretaris LSM Suluh Kuansing, Zubirman penuh tanya.

Setahu masyarakat, Pemkab Kuansing memang memiliki dua unit Studio. Pertama studio Radio Pemerintahan Daerah (RPD) dan kedua studio TV Kuansing. Namun kedua studio ini sudah lama tidak beroperasi hingga sekarang. Hal ini disebabkan karena belum memiliki dasar hukum yang jelas. Sehingga kegiatan siaran tidak bisa dilakukan. Dan otomatis penganggaran untuk peralatan ini juga tidak bisa dilaksanakan.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha
- Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung
- Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif
- Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai
- Terisak, Andi Rachman Sampai Salam Perpisahan pada ASN Pemprov Riau
- Kuansing Kembali Raih Penghargaan WTP dari Kemenkau
- Sempena Hari ke-63 Polantas,
Ratusan Peserta Meriahkan Berbagai Kegiatan di Polres Bengkalis

- Andi Rachman Jelang Purna Tugas, Mulai Besok Wan Thamrin Plt Gubri
- Salah Nomenkelatur, Pemkab Bengkalis Belum Umumkan Rekrut CPNS
- Pemkab Kampar Bahas Finalisasi RTRW 2018-2038
- 2018, Masyarakat Meranti Dapat Bantuan 596 Rumah Baru dan Rehab
- Kuansing Umumkan 291 Formasi CPNS
- Seminar Kirab Pemuda Nusantara, Anak Mantan Bupati dan Anak Bupati Kampar Tampil Kompak
- Tour De Siak 2018, Pebalap Australia Finis Pertama di Etape II Jarak Tempuh 115,41 Km
- Massa Usir Ketua GP Ansor dari LAM Riau
- Pemkab Siak Gandeng Badan Perfilman Indoesia Buat Film di Negeri Istana
- Dalduk KB Galakkan Kesehatan Reproduksi Bagi Ibu PKK se-kota Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com