Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 September 2018 09:27
KPU Gelar Deklarasi Kampanye Damai Serentak Pemilu 2019

Sabtu, 22 September 2018 22:37
Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak

Sabtu, 22 September 2018 21:20
Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Sabtu, 22 September 2018 16:23
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 16:16
Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa

Sabtu, 22 September 2018 15:08
Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 14 April 2018 21:07
Tak Kunjung Difungsikan,
LSM Pertanyakan Absen Sidik Jari Seharga Rp150 Juta di Setdakab Kuansing


Sejumlah warga mempertanyakan keberadaan mesin absen berbasis sidik jari yang dibeli sejak 2017 lalu seharga Rp150 juta namun hingga kini tak kunjung digunakan.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Pada tahun anggaran 2017 lalu, Sekretariat Daerah Kabupaten Kuansing mengadakan pembelian mesin absen sidik jari alias absen elektronik senilai Rp150 juta. Namun hingga kini mesin absen tersebut belum berfungsi normal.

Absen tersebut tersebar dietiap OPD yang ada dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Kuansing. Pembelian mesin itu diadakan oleh Bagian Umum Setda. Hingga saat ini mesin tersebut belum bisa digunakan. Kabag Umum Setda Kuansing, Saleh mengaku belum berfungsinya peralatan absen elektronik itu dikarenakan teknisi saat ini tengah menginput data pegawai. "Itukan sistem elektronik ya, jadi data pegawai harus dimasukkan dulu. Baru bisa difungsikan," tutur Saleh belum lama ini.

Masih dalam pos anggaran Setda Kuansing, pada tahun yang sama ada mata anggaran untuk pembelian alat-alat studio dengan nilai Rp133 juta. Pengadaan alat alat studio ini kontan menimbulkan tanda tanya. Sebab setakad ini di sekretariat daerah belum memiliki studio. "Mana studionya," ujar Sekretaris LSM Suluh Kuansing, Zubirman penuh tanya.

Setahu masyarakat, Pemkab Kuansing memang memiliki dua unit Studio. Pertama studio Radio Pemerintahan Daerah (RPD) dan kedua studio TV Kuansing. Namun kedua studio ini sudah lama tidak beroperasi hingga sekarang. Hal ini disebabkan karena belum memiliki dasar hukum yang jelas. Sehingga kegiatan siaran tidak bisa dilakukan. Dan otomatis penganggaran untuk peralatan ini juga tidak bisa dilaksanakan.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak
- Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar
- Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron
- Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks
- Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai

- Sengketa Informasi Publik,
Majelis KI Perintahkan Sekdako Dumai Berikan Informasi

- Bupati Kuansing Akui Anak Buahnya Banyak yang Tak Memahami Tupoksi
- Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor
- Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok
- Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor

- Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis
- Bupati Inhil Jenguk Indra Muchlis Adnan Di RSUD Puri Husada Tembilahan
- Basarnas Pekanbaru Utus Tim Bertuah dalam Ajang Jambore Potensi SAR 2018
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha
- Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung
- Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif
- Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com