Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Juli 2018 10:53
Dilanda Karlahit, Ulo Kasok Tetap Dibuka untuk Wisata

Kamis, 19 Juli 2018 10:44
Kejari Bengkalis Kembalikan Rampasan dan Denda Rp5,165 M ke Kas Negara

Kamis, 19 Juli 2018 10:32
Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling

Kamis, 19 Juli 2018 10:28
Lepas Subuh, Wabup Kuansing Sudah Meninjau Saluran Air dan Jembatan

Kamis, 19 Juli 2018 10:00
Lahan di Sekitar Obyek Wisata Ulok Kasok Kampar Terbakar

Kamis, 19 Juli 2018 08:41
Lapas dan Dinkes Bengkalis Join untuk Cegah dan Pengendalian HIV/AIDS Warga Binaan

Kamis, 19 Juli 2018 08:37
PT RAPP Ikuti Pekan LHK 2018 di JCC

Kamis, 19 Juli 2018 08:34
Komisi IV DPRD Riau Ingatkan Dinas PUPR Tuntaskan 5 Proyek Rp700 Miliar Seusai Jadwal

Rabu, 18 Juli 2018 22:45
Kejurda Pelajar di Pekanbaru, Atlet Takraw Bengkalis Raih Pintar Emas

Rabu, 18 Juli 2018 22:34
Sidang Praperadilan, Hakim Pertegas Pengamanan Alat Berat Seorang Warga tak Dilengkapi Izin Penyitaan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 April 2018 07:42
Sederet Tugas Berat Menunggu Sekdakab Kuansing yang Baru

Tidak lama lagi Pemkab Kuansing memiliki Sekda definitif. Sejumlah tugas berat sudah menanti.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Bupati Kuansing, Drs Mursini dikabarkan telah menunjuk, DR Dianto Mapanini sebagai Sekda Kuansing yang baru. Pelantikan Sekda Kuansing yang baru itu menurut rencana akan dilakukan pada tanggal 17 April 2018 mendatang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing.

Kepemimpinan Dianto Mapanini merupakan estafet dari kepemimpinan Sekda sebelumnya. Sejak Mursini dilantik menjadi Bupati Kuansing, setidaknya sudah ada tiga orang Sekda silih berganti. Sekda pertama dijabat oleh Muharman selanjutnya dijabat oleh Plt Muharlius dan terakhir Plh Agusmandar.

Masing-masing Sekda ini meninggalkan "Warisan" yang hingga saat ini masih jadi persoalan. Warisan yang pertama adalah menyangkut hutang piutang baik kepada pihak ketiga maupun kepada BUMN.

Tunggakan listrik Pemda Kuansing 2016 lalu misalnya, hutang kepada perusahaan milik negara ini terjadi pada zaman Sekda Muharman. Dimana saat itu dana untuk pembayaran rekening listrik itu sudah dianggarkan namun tidak dibayarkan oleh bendahara waktu itu.

Lantas, pada tahun 2017 lalu Sekda Muharman diganti oleh Bupati Mursini dengan Muharlius sebagai Plt Sekda. Dengan bergantinya kedudukan Sekda itu juga diiringi dengan warisan hutang tunggakan listrik sebesar Rp1 miliar tersebut. Ditangan Muharlius, hutang warisan ini juga tidak kunjung terselesaikan hingga masa jabatan Muharlius sebagai Plt Sekda habis.

Lalu pada Maret 2018 lalu, Bupati Mursini kembali mengangkat Sekda yang baru. Pilihan Bupati Mursini tertuju kepada DR Agusmandar. Agusmandar didaulat sebagai Plh Sekda hingga dilantiknya Sekda defenitif. Namun hutang warisan sebesar Rp1 miliar ditangan Agusmandar belum juga kunjung dilunasi.

Acara pelantikan tinggal beberapa hari lagi, Agusmandar akan segera menyerahkan estafet kepemimpinan tertinggi dibirokrasi itu sekaligus menyerahkan warisan kepada Dianto Mapanini selaku Sekda yang baru yakni warisan hutang.

Warisan hutang berikutnya adalah kepada pihak rekanan. Nilainyapun mencapai Rp11 miliar. Hutang kepada pihak ketiga ini terjadi pada zaman Plt Sekda Muharlius. Menurut Muharlius waktu, hutang pada kontraktor yang mengerjakan proyek tahun 2017 akan dibayarkan pada APBD Perubahan 2018 mendatang. Termasuk kurang bayar atau tunda bayar diluar rekanan, juga diusahakan di APBD Perubahan 2018 mendatang," ucapnya waktu itu.

Kini, setumpuk warisan itu tengah menunggu Sekda yang baru. Masyarakat Kuansing berharap ditangan Dianto Mapanini sekelumit persoalan yang melilit daerah ini dapat terselesaikan. Termasuk warisan hutang.

Berbagai tantangan ke depannya sudah menunggu. Salah satunya menyangkut berbagai aspirasi dari masyarakat. Ini harus bisa dilakukan oleh Sekda yang baru. Sesuai dengan tugas pokok dan fungi (tupoksi)-nya, agar Dianto Mapanini bisa merangkul seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Sebab, ujung dari birokrasi Pemkab Kuansing berada di tangan Sekda.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Lepas Subuh, Wabup Kuansing Sudah Meninjau Saluran Air dan Jembatan
- Lapas dan Dinkes Bengkalis Join untuk Cegah dan Pengendalian HIV/AIDS Warga Binaan
- FSPPB Dumai Demo Tolak Akuisisi Pertagas oleh PGN
- Rezeki di 30 Tahun Pernikahan, Rumah Sugianto Dibedah Lazis Imra
- Tolak Tim Transisi Gubri Terpilih, Pemprov Sebut Riau Beda dengan DKI Jakarta
- Wabup Kuansing Janjikan Bonus Khusus untuk Kecamatan Juara Umum MTQ Kabupaten ke-XVII
- ‎Dewan Juri Diminta Profesional,
Disparbud Gelar Pemilihan Bujang Dara Rohul 2018

- Januari-Juli, Tercatat 162 Penderita DBD di Pekanbaru
- Dinkes Bengkalis dan Riau Taja Sosialisasi dan Workshop Kedaruratan Kesmas
- Bupati Inhil Ingatkan Pemberangkatan JCH Dapat Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
- Sekdako Lepas JCH di Lingkup ASN Pemko Pekanbaru
- Hari Jadi ke-506, UAS Sampaikan 5 'Petuah' untuk Bengkalis
- Peringati Dies Natalis IX Tahun 2018,
UPP Beri Award Kepada Para Aktivis Perempuan Rohul

- Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai
- Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure
- Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS
- Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil
- Penjelasan Kasatpol PP Kampar Terkait Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Tenaga RTK
- Unjuk Rasa Tenaga RTK Berakhir Ricuh, Dua Orang Dilarikan ke RSUD Bangkinang
- Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com