Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 Juli 2018 15:23
Sampah Menggunung, Warga Jalan Cendana Marpoyan Damai Ini Resah

Senin, 16 Juli 2018 14:28
DPRD Kuansing, Paripurnakan Dua Perda Nota Pengantar

Senin, 16 Juli 2018 14:25
DPP Angkat Rokhmin Dahuri sebagai Ketua Defenitif DPD PDI-P Riau

Senin, 16 Juli 2018 14:23
Nobar Piala Dunia di Kantor Demokrat, Ketua DPRD Rohul Ajak Bacaleg Tetap Konsisten

Senin, 16 Juli 2018 14:17
Nasib Bacaleg Golkar Pelalawan di Tangan Pengurus DPD I Riau

Senin, 16 Juli 2018 14:12
Promosi Jabatan, Enam Hakim PN Pekanbaru Dimutasi

Senin, 16 Juli 2018 14:09
Lagi Bersihkan Parit, Petugas Dinas Kebersihan Pekanbaru Temukan Sepucuk Senpi

Senin, 16 Juli 2018 14:04
'Ustad Abdul Somad' Daftarkan Diri sebagai Bacaleg DPRD Inhu dari PKB

Senin, 16 Juli 2018 13:58
DPD II Golkar Rohul Sepakat Ajukan Sari Antoni dan Masgaul Yunis sebagai Cawabup

Ahad, 15 Juli 2018 21:56
Mayat Perempuan dalam Sumur Warga Talikumain, Rohul Bernama Asnawati ‎

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 April 2018 07:42
Sederet Tugas Berat Menunggu Sekdakab Kuansing yang Baru

Tidak lama lagi Pemkab Kuansing memiliki Sekda definitif. Sejumlah tugas berat sudah menanti.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Bupati Kuansing, Drs Mursini dikabarkan telah menunjuk, DR Dianto Mapanini sebagai Sekda Kuansing yang baru. Pelantikan Sekda Kuansing yang baru itu menurut rencana akan dilakukan pada tanggal 17 April 2018 mendatang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing.

Kepemimpinan Dianto Mapanini merupakan estafet dari kepemimpinan Sekda sebelumnya. Sejak Mursini dilantik menjadi Bupati Kuansing, setidaknya sudah ada tiga orang Sekda silih berganti. Sekda pertama dijabat oleh Muharman selanjutnya dijabat oleh Plt Muharlius dan terakhir Plh Agusmandar.

Masing-masing Sekda ini meninggalkan "Warisan" yang hingga saat ini masih jadi persoalan. Warisan yang pertama adalah menyangkut hutang piutang baik kepada pihak ketiga maupun kepada BUMN.

Tunggakan listrik Pemda Kuansing 2016 lalu misalnya, hutang kepada perusahaan milik negara ini terjadi pada zaman Sekda Muharman. Dimana saat itu dana untuk pembayaran rekening listrik itu sudah dianggarkan namun tidak dibayarkan oleh bendahara waktu itu.

Lantas, pada tahun 2017 lalu Sekda Muharman diganti oleh Bupati Mursini dengan Muharlius sebagai Plt Sekda. Dengan bergantinya kedudukan Sekda itu juga diiringi dengan warisan hutang tunggakan listrik sebesar Rp1 miliar tersebut. Ditangan Muharlius, hutang warisan ini juga tidak kunjung terselesaikan hingga masa jabatan Muharlius sebagai Plt Sekda habis.

Lalu pada Maret 2018 lalu, Bupati Mursini kembali mengangkat Sekda yang baru. Pilihan Bupati Mursini tertuju kepada DR Agusmandar. Agusmandar didaulat sebagai Plh Sekda hingga dilantiknya Sekda defenitif. Namun hutang warisan sebesar Rp1 miliar ditangan Agusmandar belum juga kunjung dilunasi.

Acara pelantikan tinggal beberapa hari lagi, Agusmandar akan segera menyerahkan estafet kepemimpinan tertinggi dibirokrasi itu sekaligus menyerahkan warisan kepada Dianto Mapanini selaku Sekda yang baru yakni warisan hutang.

Warisan hutang berikutnya adalah kepada pihak rekanan. Nilainyapun mencapai Rp11 miliar. Hutang kepada pihak ketiga ini terjadi pada zaman Plt Sekda Muharlius. Menurut Muharlius waktu, hutang pada kontraktor yang mengerjakan proyek tahun 2017 akan dibayarkan pada APBD Perubahan 2018 mendatang. Termasuk kurang bayar atau tunda bayar diluar rekanan, juga diusahakan di APBD Perubahan 2018 mendatang," ucapnya waktu itu.

Kini, setumpuk warisan itu tengah menunggu Sekda yang baru. Masyarakat Kuansing berharap ditangan Dianto Mapanini sekelumit persoalan yang melilit daerah ini dapat terselesaikan. Termasuk warisan hutang.

Berbagai tantangan ke depannya sudah menunggu. Salah satunya menyangkut berbagai aspirasi dari masyarakat. Ini harus bisa dilakukan oleh Sekda yang baru. Sesuai dengan tugas pokok dan fungi (tupoksi)-nya, agar Dianto Mapanini bisa merangkul seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Sebab, ujung dari birokrasi Pemkab Kuansing berada di tangan Sekda.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Halal bi Halal KBB,
Cerita Syamsudin Uti Ikuti Tiga Kali Pilkada Lalu Berujung Kesuksesan

- Doakan Selamat, Bupati Amril Tepung Tawari 230 JCH Bengkalis
- Portal KM 55 Ambruk,
Anggota Dewan Faizal Desak Dinas PUPR Turun Tangan

- UAS ke Pulau Bengkalis, Sejumlah Ruas Jalan akan Diberlakukan Satu Arah
- Melaut di Perbatasan, Kapal Nelayan di Bengkalis Wajib Miliki 'STNK'
- Korkot dan Fasilitator Program Kotaku Riau Jalani Pelatihan Sepekan
- RAPP Beri Bantuan 10 Motor KLX 150 CC untuk Korem/031 Wirabima
- Hasil Job Fit Tak Jelas, Pejabat Eselon II di Kuansing Tidak Efektif Bekerja
- Melalui Musda IV, Alaiddin Athory Terpilih Sebagai Ketua MUI Rohul
- Kembali Tuntut Haknya,
Tenaga RTK di Kampar Gelar Unjuk Rasa di Depan Rumah Bupati

- Kota Bengkalis Diprogramkan Sebagai Kota Sehat
- Polres Dumai Bentuk Satgas Premanisme
- Syukuran HUT ke-72 Bhayangkara, Kapolres Kampar Tayangkan Cuplikan Film '22 Menit'
- Puncak HUT ke-72 Bhayangkara,
Puluhan Anggota Polres Rohul dan Warga Sipil Terima Reward,/i>

- Puncak Upacara HUT Bhayangkara Polres Bengkalis Hidmat
- Tertunda dan Batal ke Makkah, 4 CJH Rohul Sakit dan Meninggal
- Diutus ke Jakarta, Siswi SMAN 1 Tanah Putih Juarai AHMBS 2018 Regional Riau
- Penyegaran, Dua Pejabat Pemkab Inhu Dinonjobkan
- Penahanan Alat Berat Milik Warga Curiga Bakal Garap HPT TNTN
- Disdukcapil Rohul Baru Terbitkan Satu KK untuk Warga Penganut Aliran Penghayat Kepercayaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com