Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 22:37
Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak

Sabtu, 22 September 2018 21:20
Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Sabtu, 22 September 2018 16:23
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 16:16
Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa

Sabtu, 22 September 2018 15:08
Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai


Sabtu, 22 September 2018 14:07
Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 April 2018 16:47
214 Modifikator Adu Kreatifitas di HMC 2018 Pekanbaru

CDN, Main Dealer Honda wilayah Riau Daratan kembali gelar adu kreatifitas 'mendandani' sepeda motor. Sedikitnya 214 modifikator ikut bersaing.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk ke lima kalinya, Main Dealer Honda wilayah Riau Daratan, Capella Dinamik Nusantara (CDN) kembali menyelanggarakan ajang adu kreatifitas 'mendandani' sepeda motor, Honda Modif Contest (HMC) 2018 di Pekanbaru, Ahad (15/04/18). Terpusat di Mal SKA, ajang yang mewadahi kreatifitas para modifikator tersebut diikuti oleh 214 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menurut Regional Head CDN, Arifin, secara nasional, HMC 2018 sendiri merupakan tahun ke 11 diselenggarakan dan akan hadir di 15 kota besar di Indonesia. Yakni Malang - Jatim (7 April 2018), Pekanbaru - Riau (15 April), Bandar Lampung - Lampung (29 April), Denpasar - Bali (19 Mei), Manado - Sulut (2 Juni), Jakarta (15 Juli), Makassar - Sulsel (28 Juli), Mataram - NTB (12 Agustus), Cirebon - Jabar (26 Agustus), Samarinda - Kaltim (8 September), Bandung - Jabar (15 September), Banjarmasin - Kalsel (22 September), Surabaya - Jatim (13 Oktober) dan Solo - Jateng (27 Oktober). Lalu puncak perhelatan akbar bagi modifikator pecinta motor Honda se Tanah Air tersebut, nantinya akan diadakan berbarengan dengan Honda Bikers Day 2018.

"Secara nasional, (HMC) ini sudah memasuki tahun ke 11. Tapi kalau untuk di Pekanbaru, ini yang kelima kalinya diselenggarakan dengan jumlah peserta 214 orang dari berbagai daerah," ujarnya.

Sementara itu, Brand Activation Astra Honda Motor (AHM), Adi Wira menjelaskan, pada perhelatan HMC 2018 di Pekanbaru, sedikitnya ada 9 kelas yang diperlombakan. Terdiri dari, Matic Stock/bolt on, Matic and Cub Advance, Sport Naked, Sport Fairing, Sticker/Decals, Racing Style dan Community Touring yang keseluruhannya dikategorikan untuk produksi sepeda motor di atas tahun 2006. Kemudian ada pula kelas All Stock and Advance untuk kategori sepeda motor yang produksi di bawah tahun 2006 serta kelas Free For All untuk kategori skutik, cub dan sport Honda seluruh tahun produksi.

"Sama seperti (HMC 2017) sebelumnya, HMC di tahun ini juga kita laksanakan di 14 regional series. Khusus di Pekanbaru, dari 9 kelas yang kita pertandingkan, ada 3 kelas lama yang dimunculkan kembali. Yaitu Sticker/Decals, Community Touring dan Racing Style. Tiga kelas itu tahun lalu kita tiadakan, tapi di tahun ini kita hadirkan lagi," ujarnya kepada riauterkini.com.

Masih kata Wira, dari 9 kelas tersebut, kelas Matic Stock/bolt on merupakan kelas terbanyak yang diminati modifikator di Pekanbaru. Tercatat dari 214 peserta yang ada, 62 diantaranya memilih kelas tersebut untuk bertanding.

"Artinya, 25 persen modifikator di Pekanbaru mayoritasnya menyukai kelas Matic Stock. (Matic Stock) ini kelasnya sebenarnya sederhana. Modifikator boleh memberi tambahan aksesoris pada sepeda motor tapi tidak boleh mengubah rangka utama dan body sepeda motornya," tuturnya.

Melalui HMC 2018 Pekanbaru, Wira pun berharap akan lahir modifikator 'pemain baru' di dunia custome culture yang dapat menggetarkan dunia modifikasi secara nasional maupun internasional. Ia menilai, hal bukanlah sesuatu yang mustahil. Pasalnya, tahun lalu seorang modifikator asal Kota Bertuah, Iqbal Saputra pernah keluar sebagai juara HMC di level nasional.

"Juara nasional HMC gak mesti dari Jawa atau Bali atau Nusa Tenggara. Sumatera juga punya potensi menciptakan modifikator baru dengan kreatifitas yang tentunya diharapkan bisa menggetarkan dunia custome culture. Tahun lalu Pekanbaru sudah membuktikannya lewat Iqbal Saputra. Semoga tahun ini ada lagi modifikator Pekanbaru yang sampai ke tingkat nasional," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak
- Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar
- Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron
- Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks
- Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai

- Sengketa Informasi Publik,
Majelis KI Perintahkan Sekdako Dumai Berikan Informasi

- Bupati Kuansing Akui Anak Buahnya Banyak yang Tak Memahami Tupoksi
- Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor
- Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok
- Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor

- Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis
- Bupati Inhil Jenguk Indra Muchlis Adnan Di RSUD Puri Husada Tembilahan
- Basarnas Pekanbaru Utus Tim Bertuah dalam Ajang Jambore Potensi SAR 2018
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha
- Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung
- Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif
- Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com