Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Juli 2018 10:53
Dilanda Karlahit, Ulo Kasok Tetap Dibuka untuk Wisata

Kamis, 19 Juli 2018 10:44
Kejari Bengkalis Kembalikan Rampasan dan Denda Rp5,165 M ke Kas Negara

Kamis, 19 Juli 2018 10:32
Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling

Kamis, 19 Juli 2018 10:28
Lepas Subuh, Wabup Kuansing Sudah Meninjau Saluran Air dan Jembatan

Kamis, 19 Juli 2018 10:00
Lahan di Sekitar Obyek Wisata Ulok Kasok Kampar Terbakar

Kamis, 19 Juli 2018 08:41
Lapas dan Dinkes Bengkalis Join untuk Cegah dan Pengendalian HIV/AIDS Warga Binaan

Kamis, 19 Juli 2018 08:37
PT RAPP Ikuti Pekan LHK 2018 di JCC

Kamis, 19 Juli 2018 08:34
Komisi IV DPRD Riau Ingatkan Dinas PUPR Tuntaskan 5 Proyek Rp700 Miliar Seusai Jadwal

Rabu, 18 Juli 2018 22:45
Kejurda Pelajar di Pekanbaru, Atlet Takraw Bengkalis Raih Pintar Emas

Rabu, 18 Juli 2018 22:34
Sidang Praperadilan, Hakim Pertegas Pengamanan Alat Berat Seorang Warga tak Dilengkapi Izin Penyitaan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 April 2018 16:47
214 Modifikator Adu Kreatifitas di HMC 2018 Pekanbaru

CDN, Main Dealer Honda wilayah Riau Daratan kembali gelar adu kreatifitas 'mendandani' sepeda motor. Sedikitnya 214 modifikator ikut bersaing.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk ke lima kalinya, Main Dealer Honda wilayah Riau Daratan, Capella Dinamik Nusantara (CDN) kembali menyelanggarakan ajang adu kreatifitas 'mendandani' sepeda motor, Honda Modif Contest (HMC) 2018 di Pekanbaru, Ahad (15/04/18). Terpusat di Mal SKA, ajang yang mewadahi kreatifitas para modifikator tersebut diikuti oleh 214 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menurut Regional Head CDN, Arifin, secara nasional, HMC 2018 sendiri merupakan tahun ke 11 diselenggarakan dan akan hadir di 15 kota besar di Indonesia. Yakni Malang - Jatim (7 April 2018), Pekanbaru - Riau (15 April), Bandar Lampung - Lampung (29 April), Denpasar - Bali (19 Mei), Manado - Sulut (2 Juni), Jakarta (15 Juli), Makassar - Sulsel (28 Juli), Mataram - NTB (12 Agustus), Cirebon - Jabar (26 Agustus), Samarinda - Kaltim (8 September), Bandung - Jabar (15 September), Banjarmasin - Kalsel (22 September), Surabaya - Jatim (13 Oktober) dan Solo - Jateng (27 Oktober). Lalu puncak perhelatan akbar bagi modifikator pecinta motor Honda se Tanah Air tersebut, nantinya akan diadakan berbarengan dengan Honda Bikers Day 2018.

"Secara nasional, (HMC) ini sudah memasuki tahun ke 11. Tapi kalau untuk di Pekanbaru, ini yang kelima kalinya diselenggarakan dengan jumlah peserta 214 orang dari berbagai daerah," ujarnya.

Sementara itu, Brand Activation Astra Honda Motor (AHM), Adi Wira menjelaskan, pada perhelatan HMC 2018 di Pekanbaru, sedikitnya ada 9 kelas yang diperlombakan. Terdiri dari, Matic Stock/bolt on, Matic and Cub Advance, Sport Naked, Sport Fairing, Sticker/Decals, Racing Style dan Community Touring yang keseluruhannya dikategorikan untuk produksi sepeda motor di atas tahun 2006. Kemudian ada pula kelas All Stock and Advance untuk kategori sepeda motor yang produksi di bawah tahun 2006 serta kelas Free For All untuk kategori skutik, cub dan sport Honda seluruh tahun produksi.

"Sama seperti (HMC 2017) sebelumnya, HMC di tahun ini juga kita laksanakan di 14 regional series. Khusus di Pekanbaru, dari 9 kelas yang kita pertandingkan, ada 3 kelas lama yang dimunculkan kembali. Yaitu Sticker/Decals, Community Touring dan Racing Style. Tiga kelas itu tahun lalu kita tiadakan, tapi di tahun ini kita hadirkan lagi," ujarnya kepada riauterkini.com.

Masih kata Wira, dari 9 kelas tersebut, kelas Matic Stock/bolt on merupakan kelas terbanyak yang diminati modifikator di Pekanbaru. Tercatat dari 214 peserta yang ada, 62 diantaranya memilih kelas tersebut untuk bertanding.

"Artinya, 25 persen modifikator di Pekanbaru mayoritasnya menyukai kelas Matic Stock. (Matic Stock) ini kelasnya sebenarnya sederhana. Modifikator boleh memberi tambahan aksesoris pada sepeda motor tapi tidak boleh mengubah rangka utama dan body sepeda motornya," tuturnya.

Melalui HMC 2018 Pekanbaru, Wira pun berharap akan lahir modifikator 'pemain baru' di dunia custome culture yang dapat menggetarkan dunia modifikasi secara nasional maupun internasional. Ia menilai, hal bukanlah sesuatu yang mustahil. Pasalnya, tahun lalu seorang modifikator asal Kota Bertuah, Iqbal Saputra pernah keluar sebagai juara HMC di level nasional.

"Juara nasional HMC gak mesti dari Jawa atau Bali atau Nusa Tenggara. Sumatera juga punya potensi menciptakan modifikator baru dengan kreatifitas yang tentunya diharapkan bisa menggetarkan dunia custome culture. Tahun lalu Pekanbaru sudah membuktikannya lewat Iqbal Saputra. Semoga tahun ini ada lagi modifikator Pekanbaru yang sampai ke tingkat nasional," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Lepas Subuh, Wabup Kuansing Sudah Meninjau Saluran Air dan Jembatan
- Lapas dan Dinkes Bengkalis Join untuk Cegah dan Pengendalian HIV/AIDS Warga Binaan
- FSPPB Dumai Demo Tolak Akuisisi Pertagas oleh PGN
- Rezeki di 30 Tahun Pernikahan, Rumah Sugianto Dibedah Lazis Imra
- Tolak Tim Transisi Gubri Terpilih, Pemprov Sebut Riau Beda dengan DKI Jakarta
- Wabup Kuansing Janjikan Bonus Khusus untuk Kecamatan Juara Umum MTQ Kabupaten ke-XVII
- ‎Dewan Juri Diminta Profesional,
Disparbud Gelar Pemilihan Bujang Dara Rohul 2018

- Januari-Juli, Tercatat 162 Penderita DBD di Pekanbaru
- Dinkes Bengkalis dan Riau Taja Sosialisasi dan Workshop Kedaruratan Kesmas
- Bupati Inhil Ingatkan Pemberangkatan JCH Dapat Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
- Sekdako Lepas JCH di Lingkup ASN Pemko Pekanbaru
- Hari Jadi ke-506, UAS Sampaikan 5 'Petuah' untuk Bengkalis
- Peringati Dies Natalis IX Tahun 2018,
UPP Beri Award Kepada Para Aktivis Perempuan Rohul

- Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai
- Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure
- Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS
- Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil
- Penjelasan Kasatpol PP Kampar Terkait Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Tenaga RTK
- Unjuk Rasa Tenaga RTK Berakhir Ricuh, Dua Orang Dilarikan ke RSUD Bangkinang
- Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com