Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Januari 2019 22:09
Disaksikan Bupati Harris, Pengurus PGRI Kecamatan Ukui Dilantik

Selasa, 22 Januari 2019 22:03
Tuntutan Tak Dipenuhi, Kepala BPN Riau Dianggap Kangkangi Perintah Presiden Jokowi

Selasa, 22 Januari 2019 21:37
Mahasiswa Siap Kawal Proses Hukum Dugaan Mesum Oknum Dewan Kuansing

Selasa, 22 Januari 2019 21:14
Bupati Inhil Lepas Ekspor Perdana Siput Menuju Negeri Jiran, Malaysia

Selasa, 22 Januari 2019 21:11
DMIJ Plus Terintegrasi, Role Model Pembangunan Ekonomi Kawasan Perdesaan

Selasa, 22 Januari 2019 21:06
Silaturrahmi Kerakyatan, Ribuan Masyarakat Padati Kediaman Kordias Pasaribu

Selasa, 22 Januari 2019 18:13
Dikukuhkan Jadi Komut, Masperi Diberi Amanah Kembangkan PT Jamkrida

Selasa, 22 Januari 2019 18:10
Tak Hadir Acara Seminar ISEI, Pimpinan DPRD Riau Punya Alasan

Selasa, 22 Januari 2019 18:07
Masuki Era Industri 4.0, Perusahaan Terapkan Zero Fatality

Selasa, 22 Januari 2019 17:19
BC Bengkalis Amankan Pompong Beruatan Ribuan Kayu Teki

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 12:56
Disdalduk KB Pekanbaru Jadikan Kampung KB Meranti Pandak menjadi "Pokdarwis"

Kampung Keluarga Berencana di Meranti Pandak bertambah julukan. Kini oleh Disdaduk KB Pekanbaru dijadikan Kampung Sadar Wisata atau Poksarwis.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB), M Amin mengukuhkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kampung Keluarga berencana (KB) Meranti Pandak.

Dikatakannya, dengan terbentuknya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kelurahan Meranti Pandak merupakan salah satu komponen dalam masyarakat yang memiliki peran dan kontribusi penting dalam pengembangan kepariwisataan di wilayahnya sehingga bisa menjadi daya tarik masyarakat luar.

"Pokdarwis ini merupakan kelompok swadaya dan swakarsa masyarakat yang dalam aktivitas sosialnya berupaya untuk Meningkatkan pemahaman kepariwisataan, Meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan, Meningkatkan nilai manfaat kepariwisataan bagi masyarakat/anggota Pokdarwisdan Mensukseskan pembangunan kepariwisataan," ujarnya.

Sadar Wisata dan Sapta Pesona menurut Amin adalah sebagai unsur penting dalam mendukung pengembangan destinasi pariwisata tentu tidak dapat terwujud secara otomatis tanpa adanya langkah dan upaya-upaya untuk merintis, menumbuhkan, mengembangkan dan melaksanakan secara konsisten di destinasi pariwisata.

"Oleh karena itu, perlu ditumbuhkan peran serta masyarakat secara aktif dalam mengembangkan Sadar Wisata dan Sapta Pesona bersama-sama dengan pemangku kepentingan terkait lainnya," ujarnya.

Dalam hal ini lanjut Amin, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) atau kelompok penggerak pariwisata sebagai bentuk kelembagaan informal yang dibentuk anggota masyarakat (khususnya yang memiliki kepedulian dalam mengembangkan kepariwisataan di daerahnya) merupakan salah satu unsur pemangku kepentingan dalam masyarakat yang memilki keterkaitan dan peran penting dalam mengembangkan dan mewujudkan Sadar Wisata dan Sapta Pesona di daerahnya," ujarnya.

Kelembagaan di tingkat masyarakat yang anggotanya terdiri dari para pelaku kepariwisataan yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab serta berperan sebagai penggerak dalam mendukung terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan serta terwujudnya Sapta Pesona (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan) dalam meningkatkan pembangunan daerah melalui kepariwisataan dan manfaatkannya bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Disisi lain, Kabid Dalduk, Doni Sali Irwan mengatakan, Kampung KB Meranti Pandak yang berada di daerah aliran sungai ini memang dari awal sudah kita lihat sektor wisata nya. "Sehingga pada hari ini sudah melihat kan hasil dengan terbentuknya pokdarwis yang juga bersinergi dengan Dinas Pariwisata selaku leading sektor nya," ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan tingkatkan lagi perhatian pada Pokdarwis di Kampung KB ini dengan harapan Kampung KB Meranti Pandak menjadi Kampung KB Wisata yang maju dan dapat memajukan sektor sektor lainya. "Sehingga program KKBPK di kota Pekanbaru baik itu sektor kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarganya serta mendapatkan ending akhirnya yakni menjadikan kota Pekanbaru Smartcity yang Madani," tutupnya. ***(dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Disaksikan Bupati Harris, Pengurus PGRI Kecamatan Ukui Dilantik
- Tuntutan Tak Dipenuhi, Kepala BPN Riau Dianggap Kangkangi Perintah Presiden Jokowi
- Mahasiswa Siap Kawal Proses Hukum Dugaan Mesum Oknum Dewan Kuansing
- Dikukuhkan Jadi Komut, Masperi Diberi Amanah Kembangkan PT Jamkrida
- Masuki Era Industri 4.0, Perusahaan Terapkan Zero Fatality
- ‎Pertama di Provinsi Riau, BPN Rohul Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
- Hindari Pemborosan, Gubri Terpilih Bakal Kurangi OPD
- Walikota Firdaus Kukuhkan 10 Pejabat Teras Pemko Pekanbaru
- Kemari PT CPI Silaturahmi dengan LAM Riau
- 2019, Kuota JCH Bengkalis 444 Orang
- Hasan Tua Jelang Pensiuan, Bupati Pelalawan Kesulitan Cari Pengganti Kadis PUPR
- 9.319 Siswa dan Santri di Kampar Terima Bantuan Kartu Indonesia Pintar
- Pemko Pekanbaru Segera Bayarkan Insentif RT dan RW
- Pemecatan 17 ASN Mantan Napi Tipikor Dilingkup Pemda Pelalawan Menunggu Eksekusi
- Deputi KemenPAN-RB Kunjungi MPP Pekanbaru
- ISEI, Bank Indonesia dan Pemprov Gelar Bedah APBD Provinsi Riau 2019
- PT RAPP Salurkan Bantuan Banjir untuk Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu
- Gerah dengan BPN, Pendemo Ancam Temui Presiden Tuntaskan Penyerobotan Lahan
- Nenek Umi Lansia yang Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reot
- Massa Tapung Hilir Tagih Janji Jokowi Tuntaskan Penyerobotan Lahan Warga Dilakukan PT SBAL


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com