Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru

Ahad, 21 April 2019 10:12
Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:05
Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:02
Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 12:56
Disdalduk KB Pekanbaru Jadikan Kampung KB Meranti Pandak menjadi "Pokdarwis"

Kampung Keluarga Berencana di Meranti Pandak bertambah julukan. Kini oleh Disdaduk KB Pekanbaru dijadikan Kampung Sadar Wisata atau Poksarwis.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB), M Amin mengukuhkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kampung Keluarga berencana (KB) Meranti Pandak.

Dikatakannya, dengan terbentuknya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kelurahan Meranti Pandak merupakan salah satu komponen dalam masyarakat yang memiliki peran dan kontribusi penting dalam pengembangan kepariwisataan di wilayahnya sehingga bisa menjadi daya tarik masyarakat luar.

"Pokdarwis ini merupakan kelompok swadaya dan swakarsa masyarakat yang dalam aktivitas sosialnya berupaya untuk Meningkatkan pemahaman kepariwisataan, Meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan, Meningkatkan nilai manfaat kepariwisataan bagi masyarakat/anggota Pokdarwisdan Mensukseskan pembangunan kepariwisataan," ujarnya.

Sadar Wisata dan Sapta Pesona menurut Amin adalah sebagai unsur penting dalam mendukung pengembangan destinasi pariwisata tentu tidak dapat terwujud secara otomatis tanpa adanya langkah dan upaya-upaya untuk merintis, menumbuhkan, mengembangkan dan melaksanakan secara konsisten di destinasi pariwisata.

"Oleh karena itu, perlu ditumbuhkan peran serta masyarakat secara aktif dalam mengembangkan Sadar Wisata dan Sapta Pesona bersama-sama dengan pemangku kepentingan terkait lainnya," ujarnya.

Dalam hal ini lanjut Amin, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) atau kelompok penggerak pariwisata sebagai bentuk kelembagaan informal yang dibentuk anggota masyarakat (khususnya yang memiliki kepedulian dalam mengembangkan kepariwisataan di daerahnya) merupakan salah satu unsur pemangku kepentingan dalam masyarakat yang memilki keterkaitan dan peran penting dalam mengembangkan dan mewujudkan Sadar Wisata dan Sapta Pesona di daerahnya," ujarnya.

Kelembagaan di tingkat masyarakat yang anggotanya terdiri dari para pelaku kepariwisataan yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab serta berperan sebagai penggerak dalam mendukung terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan serta terwujudnya Sapta Pesona (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan) dalam meningkatkan pembangunan daerah melalui kepariwisataan dan manfaatkannya bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Disisi lain, Kabid Dalduk, Doni Sali Irwan mengatakan, Kampung KB Meranti Pandak yang berada di daerah aliran sungai ini memang dari awal sudah kita lihat sektor wisata nya. "Sehingga pada hari ini sudah melihat kan hasil dengan terbentuknya pokdarwis yang juga bersinergi dengan Dinas Pariwisata selaku leading sektor nya," ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan tingkatkan lagi perhatian pada Pokdarwis di Kampung KB ini dengan harapan Kampung KB Meranti Pandak menjadi Kampung KB Wisata yang maju dan dapat memajukan sektor sektor lainya. "Sehingga program KKBPK di kota Pekanbaru baik itu sektor kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarganya serta mendapatkan ending akhirnya yakni menjadikan kota Pekanbaru Smartcity yang Madani," tutupnya. ***(dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah
- Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing
- Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
- Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri
- Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar
- Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya
- Kanker Hati Stadium 4, Seorang Anak di Rohil Butuh Uluran Tangan
- 102 Operator‎, Mekanik dan Sopir di Dinas PUPR Rohul Lulus Uji Kompetensi Alat Berat
- Bayar Klaim Jatuh Tempo Kepada RS, BPJS Kesehatan Kucurkan Dana Rp 11 Triliun
- BPKAD Pakanbaru : Honor Imam Mesjid Paripurna Sudah Cair
- Hingga Maret, Serapan APBD Kampar Alami Deviasi 7,59 Persen
- Kampar Dapat Hibah Kapal dari Kementerian Perhubungan RI
- PSF Korwil Rohul Chapter Riau Kopdar Bulanan dan Bakti Sosial di Desa Bangun Jaya
- Badan Arkeologi Sumut Tertarik Teliti Peninggalan dan Bukti Sejarah di Rohul
- Hasil Cek Lapangan, PUPR Riau Pastikan Jembatan Siak III Aman dari Maling
- Pondok Tahfidz Nurul Quran Mulai Dibangun di Pelalawan
- Pimpin Apel Siaga, Bupati Kuansing Ajak Sukseskan Pemilu 2019
- Kunker ke Rohil, Kehadiran Gubri Diyakini Berdampak Posisitf untuk Rohil
- Bupati Mursini Layur Jalur Desa Sampurago Hulu Kuantan
- Keluarga Miskin Tak Miliki Biaya Berobat,
Lurah Kerinci Timur, Pelalawan Datangi Rosita



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com