Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 September 2018 19:19
KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019

Kamis, 20 September 2018 18:58
Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif

Kamis, 20 September 2018 18:55
Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai

Kamis, 20 September 2018 17:21
Tingkatkan Kualitas,
30 Petugas RSUD Bengkalis Digembleng Pelatihan Komunikasi Efektif


Kamis, 20 September 2018 17:06
Terisak, Andi Rachman Sampai Salam Perpisahan pada ASN Pemprov Riau

Kamis, 20 September 2018 16:59
Kuansing Kembali Raih Penghargaan WTP dari Kemenkau

Kamis, 20 September 2018 16:42
Gara-gara Surat Cinta,
Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Dipolisikan dan Dikerangkeng


Kamis, 20 September 2018 15:26
Bahas Ranperda Aset, Pansus DPRD Kuansing Sambangi Depdagri

Kamis, 20 September 2018 15:19
Turlap, Bapenda Pekanbaru Temukan Banyak Tunggakan Pajak Restoran

Kamis, 20 September 2018 14:38
Sempena Hari ke-63 Polantas,
Ratusan Peserta Meriahkan Berbagai Kegiatan di Polres Bengkalis


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 15:31
Tuntut Bagi Hasil Plasma,
Ratusan Warga Demo PT. MMJ dan Kantor Camat di Rupat


Merasa dibohongi terkait pembagian hasil usaha pengelolaan perkebunan sawit oleh PT. Marita Makmur Jaya (MMJ), ratusan warga di Pulau Rupat, berunjuk rasa ke manajemen PT. MMJ Rupat dan ke Kantor Camat setempat.

Riauterkini-RUPAT- Merasa dibohongi terkait pembagian hasil usaha pengelolaan perkebunan sawit oleh PT. Marita Makmur Jaya (MMJ), ratusan warga di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, berunjuk rasa ke manajemen PT. MMJ Rupat dan ke Kantor Camat di Kecamatan Rupat, Senin (16/4/18) siang.

Meskipun sempat diiringi hujan rintik-rintik massa yang sudah berkumpul membagi dua kelompok. Mereka menyampaikan tuntutan ke PT. MMJ mendesak agar segera merealisasikan janji bagi hasil plasma dan satu kelompok lagi melakukan aksi damai di UPTD Koperasi Kecamatan Rupat.

Informasi yang dirangkum, aksi masyarakat ini menyusul setelah perusahaan PT. MMJ yang beroperasi di Pulau Rupat tersebut, menyepakati bagi hasil plasma sejak 1999 lalu melalui Koperasi dengan pola kredit kepada koperasi primer untuk anggota atau KKPA. Akan tetapi, tidak pernah direalisasikan perusahaan.

Aksi damai ini juga memperoleh pengawalan dari pihak keamanan Polsek Rupat dan Rupat Utara, dibantu 1 pleton dari Polres Bengkalis.

"Bahwa unjuk rasa ini karena perusahaan tidak membagi hasil plasma perkebunan sesuai dengan kesepakatan atas pengelolaan lahan ratusan hektar di Pulau Rupat," ungkap Koordinator Lapangan, Jufri, Senin (16/4/18).

Sebelumnya, PT. MMJ Rupat juga digugat oleh sejumlah kelompok tani ke PN Bengkalis, karena pihak perusahaan tidak menepati janji bagi hasil plasma, sejak tahun 2004 lalu.

5 kelompok tani yang menggugat Kelompok Tani Darussalam, Darul Ikhsan, Tunas Harapan, Tunas Gemilang dan Kelompok Tani Pasir Indah.

Permasalahan ini, pihak masyarakat sudah melalui berbagai upaya, diantaranya, dengar pendapat ke dewan, rapat di tingkat kecamatan, dan bahkan melakukan somasi ke koperasi. Namun, tidak ada titik temu, karena pihak perusahaan tetap bersikukuh dengan pendiriannya tidak merealisasikan bagi hasil. Dan selanjutnya, masyarakat melakukan upaya jalur hukum ke PN Bengkalis.

Berkaitan dengan persoalan yang berhubungan dengan badan usaha koperasi, Dinas Koperasi dan UKM (Diskop) Kabupaten Bengkalis meminta kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan dihimbau untuk menyampaikan data-data yang diperlukan. Agar, persoalan yang ditimbulkan bisa dicarikan solusi atau jalan keluar.

Informasinya bahwa ada ketidaksesuaian data antara koperasi dengan pihak perusahaan, sejumlah koperasi di Rupat juga ada yang belum terdaftar di Diskop UKM Bengkalis, karena dahulunya mendaftar melalui provinsi. Koperasi juga ada melapor ke Diskop UKM, dan Diskop meminta data-data yang diperlukan, akan tetapi sampai sekarang belum ada disampaikan, makanya Diskop Bengkalis belum mengetahuinya.

"Oleh karena itu, kita minta koperasi untuk menyampaikan data-data, biar dinas mengetahuinya. Dan kalau tak ada laporan tentu sulit untuk ditindaklanjuti," ujar Sekretaris Diskop UKM Bengkalis, Herman Ahmad ketika dihubungi.***(dik)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif
- Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai
- Terisak, Andi Rachman Sampai Salam Perpisahan pada ASN Pemprov Riau
- Kuansing Kembali Raih Penghargaan WTP dari Kemenkau
- Sempena Hari ke-63 Polantas,
Ratusan Peserta Meriahkan Berbagai Kegiatan di Polres Bengkalis

- Andi Rachman Jelang Purna Tugas, Mulai Besok Wan Thamrin Plt Gubri
- Salah Nomenkelatur, Pemkab Bengkalis Belum Umumkan Rekrut CPNS
- Pemkab Kampar Bahas Finalisasi RTRW 2018-2038
- 2018, Masyarakat Meranti Dapat Bantuan 596 Rumah Baru dan Rehab
- Kuansing Umumkan 291 Formasi CPNS
- Seminar Kirab Pemuda Nusantara, Anak Mantan Bupati dan Anak Bupati Kampar Tampil Kompak
- Tour De Siak 2018, Pebalap Australia Finis Pertama di Etape II Jarak Tempuh 115,41 Km
- Massa Usir Ketua GP Ansor dari LAM Riau
- Pemkab Siak Gandeng Badan Perfilman Indoesia Buat Film di Negeri Istana
- Dalduk KB Galakkan Kesehatan Reproduksi Bagi Ibu PKK se-kota Pekanbaru
- Kirab Pemuda Nusantara Sambangi Kampar
- Sindir Tak Kunjung Diperbaiki,
Warga Bengkalis Sulap Kubangan Jalan Jadi "Taman Memancing"

- Bupati Azis Zainal Lantik Yuyun Hidayat sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kampar
- Gelar Kegiatan di Siak, GP Anshor Diminta Tabayyun dengan Masyarakat Riau
- Selain Hobi, Track Kuansing Juga Aktif di Kegiatan Sosial


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com