Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Oktober 2018 16:55
Danlanal Dumai Beri Penghargaan Nelayan Tenmkan M-16

Selasa, 16 Oktober 2018 16:32
Oknum Polisi Terjerat TPPU Penyelundupan Trenggiling Dituntut 3 Tahun Penjara

Selasa, 16 Oktober 2018 15:06
Pendaftaran Online Ditutup, 4.573 Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul‎ Sudah Mendaftar

Selasa, 16 Oktober 2018 14:00
Pinta Hearing Tapal Batas Kecamatan dan Desa,
Pemdes Buluh Manis Kirim Surat ke DPRD Bengkalis


Selasa, 16 Oktober 2018 13:15
Riau Raih 1 Emas dan 2 Perunggu dalam Kerjunas Catur di Aceh

Selasa, 16 Oktober 2018 12:48
Sekdaprov Janji, Paling Lambat 4 Hari lagi Single Salary Cair

Selasa, 16 Oktober 2018 12:37
Didampingi Plt Gubri, Tim Kementerian Cek Ruang dan Sarana Asrama Haji Antara

Selasa, 16 Oktober 2018 11:30
Usulan Aspal Jalan Akses Dua Sekokah di Bhatin Solapan Seolah Diabaikan

Selasa, 16 Oktober 2018 11:14
Diduga Mesum, Satpol PP Pekanbaru Amankan 29 Muda-mudi

Selasa, 16 Oktober 2018 11:04
Motor Masuk Kolong CRV Picu Tabrakan Beruntun di Fly Over Sudirman Pekanbaru

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 April 2018 21:39
Dugaan Pencemaran PT SUN, Dinas LH Kuansing Serahkan Hasil Labora ke Polisi

Diduga limbah PT SUN telah mencemari sungai di Singingi Hilir, Kuansing. Dinas LH telah memberikan laporan hasil laboratorium ke kepolisian.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Kuansing telah menyerahkan hasil labor pengujian pencemaran sungai yang diduga oleh limbah PT SUN ke Polres Kuansing, Kamis (19/4/18). Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Jafrinaldi saat berbincang dengan riauterkinicom tadi siang.

  Kata Jafrinaldi, penyelesaian sengketa dugaan pencemaran limbah pabrik itu ditempuh melalui jalur hukum. Karena masyarakat yang dirugikan meminta demikian.

  Jafrinaldi menjelaskan, penyelesaian lingkungan hidup dapat ditempuh melalui pengadilan dan luar pengadilan. Proses penyelesaiaanya diatur Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH).

  “Penyelesaian sengketa lingkungan hidup dapat ditempuh melalui pengadilan atau di luar pengadilan,” ujarnya.

  Dia mencontohkan, yang dimaksud dengan diluar pengadilan itu adalah penyelesaian sengketa lingkungan hidup dilakukan secara sukarela oleh para pihak yang bersengketa. Sementara apabila upaya penyelesaian sengketa di luar pengadilan yang dipilih dinyatakan tidak berhasil oleh salah satu atau para pihak yang bersengketa, maka, proses penyelesaian ditempuh melalui pengadilan.

Adapun tujuan dari penyelesaian sengketa lingkungan hidup di luar pengadilan dilakukan untuk mencapai kesepakatan  sebagaimana diatur dalam pasal 85 UUPPLH, yaitu berupa,bentuk dan besarnya ganti rugi, tindakan pemulihan akibat pencemaran .Selanjutnya  tindakan tertentu untuk menjamin tidak akan terulangnya pencemaran dan tindakan untuk mencegah timbulnya dampak negatif terhadap lingkungan hidup.

Upaya yang ditempuh melalui penyelesaian sengketa di luar pengadilan ini dapat meminta bantuan pihak lain untuk membantu menyelesaikan permasalahan, misalnya dapat menggunakan jasa mediator dan/atau arbiter. Baik arbiter adhoc atau melalui lembaga penyelesaian Badan Arbitrase Nasional Indonesia.

Sementara itu, penyelesaian sengketa melalui pengadilan atau litigasi dapat dilakukan melalui tiga jalur, yaitu gugatan perdata dan tuntutan pidana di pengadilan umum, maupun gugatan tata usaha negara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Sekedar diketahui pada hari Kamis (1/3/18) lalu, warga Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir dihebohkan tercemarnya aliran Sungai Bawang diduga akibat limbah pabrik perusahaan, yang diketahui pada Kamis (1/3/2018) sore.

  Dugaan sementara limbah yang mencemari Sungai Bawang berasal dari pabrik baru milik PT SUN yang beroperasi tidak jauh dari sungai tersebut. Selain air sungai tercemar warga juga menyaksikan banyaknya ikan mati. Kini kasus tersebut telah diserahkan oleh Dinas Lingkungan Hidup ke Polres Kuansing.*(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pendaftaran Online Ditutup, 4.573 Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul‎ Sudah Mendaftar
- Sekdaprov Janji, Paling Lambat 4 Hari lagi Single Salary Cair
- Didampingi Plt Gubri, Tim Kementerian Cek Ruang dan Sarana Asrama Haji Antara
- 12 Jabatan OPD Pemkab Inhu Hari ini Mulai di Assesment
- Rumah dan Kedai Terancam Digusur,
Pembangunan Jembatan di Jalan Nasional Rantau Berangin Menuai Protes

- Persiapan Konfercab PWI Bengkalis 75 Persen
- Serapan Belanja APBD 2018 Bengkalis Baru 46,27 Persen
- Tidak Capai Target,
1.348 Ekor Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksinasi

- Meriah HUT ke-19 Pelalawan, Kelurahan Teluk Meranti Gelar Lomba Menjaring Ikan Patin
- Termasuk Mantan Karo Tapem, Plt Gubri Lantik 112 Pejabat Fungsional
- Mundur, Rahmad Rahim dan Patrianov tak Ikut Dikantik
- Izin Mendagri, 112 Pejabat Fungsional dan 79 Kepsek Dilantik Pagi ini
- HUT ke-80, KONI Inhu Kunjungi Panti Asuhan
- Warga Bengkalis Diimbau Kenali Penularan Virus Rubella
- BNK Kampar Luncurkan Program Kampar Bersinar di Arena Car Free Day
- IKB SMPN 5-IKLB Galang Dana Bantuan Untuk Korban Gempa Palu dan Banjir Lintau
- Peduli Terhadap Lingkungan, BOB PT BSP - Pertamina Hulu Terima Penghargaan Dari Pemkab Siak
- Dipadati Wisatawan Lokal, Festival Pantai Rupat Berlangsung Meriah
- Melalui Berbagai Momen, Kapolres Kuansing Jalin Kedekatan dengan Masyarakat
- Sejumlah Gedung 'Lapuk', Lapas Bengkalis Usulkan Perbaikan ke Pemda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com