Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Agustus 2018 22:07
12 Mobil Hias Ikut Ramaikan Malam Takbiran Idul Adha 2018 di Pasirpangaraian, Rohul

Selasa, 21 Agustus 2018 21:27
Dilepas Bupati Bengkalis, Ribuan Warga Duri Ikuti Pawai Takbir Idul Adha 1439 Hijriyah

Selasa, 21 Agustus 2018 20:35
YLBHR Minta Kepala Balai Gakkum Seksi II Pekanbaru Dicopot

Selasa, 21 Agustus 2018 20:30
Gubri Sholat Idul Adha Besok di Halaman Kantor Gubernur

Selasa, 21 Agustus 2018 18:59
Rohul Raih 2 Kategori di Parade Tari Nusantara TMII 2018 untuk Provinsi Riau

Selasa, 21 Agustus 2018 16:33
Pemkab Bertekad Wujudkan Anak Kuansing Jenius

Selasa, 21 Agustus 2018 16:30
Jelang Deklarasi Ganti Presiden, DPW PKS Riau Imbau Kader Tak Pakai Nama PKS

Selasa, 21 Agustus 2018 16:29
Wisata Alam Danau Tajwid, Langgam Resmi Dibuka untuk Umum

Selasa, 21 Agustus 2018 15:32
Pemuda Pancasila Ancam Segel Bandara Jika Deklarasi #2019gantipresiden Dilaksanakan di Riau

Selasa, 21 Agustus 2018 15:18
Hakim Tak Lengkap, Vonis Tiga PNS Dispenda Riau Terjerat Korupsi SPPD Fiktif Ditunda

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 April 2018 18:49
Nur Wahidah: Waduk Lompatan Harimau Rohul Masih Sebatas DED

PPK Perencanaan pembangunan waduk Lompatan Harimau menjawab penolakan yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa. Disebutkan kini masih sebatas DED.

Riauterkini - PEKANBARU - Menanggapi penolakan ratusan mahasiswa yang meminta perencanaan pembangunan waduk Lompatan Harimau di Rokan Hulu (Rohul) agar dibatalkan, karena akan menghilangkan rumah tinggal sekitar 8.000 jiwa yang terdiri dari empat desa di sana.

Menurut Pejabat Pembuat Komitman (PPK) Perencanaan pembangunan waduk Lompatan Harimau, dari Balai Besar Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nur Wahidah, penolakan itu hanya bisa dilakukan atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Pasalnya, perencanaan pembangunan waduk Lompatan Harimau yang masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut sebelumnya diusulkan Pemda terkait. Diantaranya diperuntukan untuk mengatasi persoalan banjir.

"Tentunya harus melalui Pemda terkait secara resmi meminta pembatalan berupa surat, lalu kami sampaikan ke pusat," kata Nur Wahidah.

Meski begitu menurutnya, pembangunan waduk itu masih tahapan Detail Engineering Design (DED). Itu pun belum dilakukan sertifikasi untuk mendapatkan persetujuan dari Komite Keamanan Bendungan.

Sertifikasi menurutnya penting dilakukan untuk sebagai syarat utama, setelah dilakukan kajian tekhnis, termasuk amdal yang sampai saat ini belum ada. Setelah itu, baru masuk tahapan lainnya.

"Sebenarnya kita sampai saat ini belum ada pembangunan, itu baru masuk tahap DED dari pembangunan waduk itu," ujarnya.

Diantara tahapan itu, nanti akan ada sertifikasi dan banyak tahapan lainnya untuk menjadi bendungan tersebut.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- 12 Mobil Hias Ikut Ramaikan Malam Takbiran Idul Adha 2018 di Pasirpangaraian, Rohul
- Dilepas Bupati Bengkalis, Ribuan Warga Duri Ikuti Pawai Takbir Idul Adha 1439 Hijriyah
- YLBHR Minta Kepala Balai Gakkum Seksi II Pekanbaru Dicopot
- Gubri Sholat Idul Adha Besok di Halaman Kantor Gubernur
- Wisata Alam Danau Tajwid, Langgam Resmi Dibuka untuk Umum
- Diminta Mendagri Dana Bantu Gempa Lombok, Pemprov Riau Bingung
- Pagi ini Sebagian Umat Islam Pekanbaru Sholat Idul Adha
- Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Inhil Divonis 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun
- Kurang Disiplin, Ratusan Honorer Pemkab Inhu Dirumahkan
- Positip Mengandung Unsur Babi, Diskes Riau Tetap Lanjutkan Vaksin MR
- ‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar
- Dikira Mau Bunuh Diri, Pekerja Panjat Menara Cerobong PT APR untuk Cek Akhir
- Dokter Teladan Puskesmas Lubuk Muda, Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
- Idul Adha, Pemko Pekanbaru Bagikan 1.500 Kupon Daging Kurban
- Kumpulkan Dana Rp159 Juta Lebih,
Warga Riau Kompleks RAPP Salurkan Bantuan Langsung ke Lombok

- 25 Personel Polri dan 2 Kades Terima Penghargaan dari Kapolres Rohul
- Bermalam di Objek Wisata Lubuk Nginio Kampar, Kisah 6 Pegowes Ini Seru
- Mikrofon Mati Saat Pembacaan Teks Proklamasi,
Bupati Kuansing Diimbau untuk jatuhkan Sanksi pada Pihak Terkait

- Badai di Mekkah, Seorang JCH Asal Rohul Pingsan Tertimpa Kipas Angin
- Dikukuhkan, Pokdarwis Puncak Kompe Rancang Tangga Seribu dan Flyng Fox Terpanjang di Asia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com