Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Januari 2019 22:28
Nestapa Gadis Belia di Kampar, Diperkosa dan Dirampas HP-nya

Ahad, 20 Januari 2019 22:09
Bedah Rumah Kuli Pendorong Gerobak, Ini Apresiasi dari Plt Bupati Kampar kepada Dandim 0313/KPR

Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Ahad, 20 Januari 2019 07:20
Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung

Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 April 2018 18:49
Nur Wahidah: Waduk Lompatan Harimau Rohul Masih Sebatas DED

PPK Perencanaan pembangunan waduk Lompatan Harimau menjawab penolakan yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa. Disebutkan kini masih sebatas DED.

Riauterkini - PEKANBARU - Menanggapi penolakan ratusan mahasiswa yang meminta perencanaan pembangunan waduk Lompatan Harimau di Rokan Hulu (Rohul) agar dibatalkan, karena akan menghilangkan rumah tinggal sekitar 8.000 jiwa yang terdiri dari empat desa di sana.

Menurut Pejabat Pembuat Komitman (PPK) Perencanaan pembangunan waduk Lompatan Harimau, dari Balai Besar Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nur Wahidah, penolakan itu hanya bisa dilakukan atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Pasalnya, perencanaan pembangunan waduk Lompatan Harimau yang masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut sebelumnya diusulkan Pemda terkait. Diantaranya diperuntukan untuk mengatasi persoalan banjir.

"Tentunya harus melalui Pemda terkait secara resmi meminta pembatalan berupa surat, lalu kami sampaikan ke pusat," kata Nur Wahidah.

Meski begitu menurutnya, pembangunan waduk itu masih tahapan Detail Engineering Design (DED). Itu pun belum dilakukan sertifikasi untuk mendapatkan persetujuan dari Komite Keamanan Bendungan.

Sertifikasi menurutnya penting dilakukan untuk sebagai syarat utama, setelah dilakukan kajian tekhnis, termasuk amdal yang sampai saat ini belum ada. Setelah itu, baru masuk tahapan lainnya.

"Sebenarnya kita sampai saat ini belum ada pembangunan, itu baru masuk tahap DED dari pembangunan waduk itu," ujarnya.

Diantara tahapan itu, nanti akan ada sertifikasi dan banyak tahapan lainnya untuk menjadi bendungan tersebut.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bedah Rumah Kuli Pendorong Gerobak, Ini Apresiasi dari Plt Bupati Kampar kepada Dandim 0313/KPR
- Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa
- Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing
- Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung
- Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA
- Adipura Bengkalis Kota Kecil Terbersih Akan Diarak Keliling dan Gelar Syukuran
- Satlantas Polres Kuansing Deklarasikan MRSF
- Polres Rohil Hadiri Pertemuan Silarurrahmi PWI Rohil
- Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Membatik ke Balai Industri Padang
- Belum Miliki Identitas, Seribuan Napi Lapas Bengkalis Jadi Target Rekam KTP El
- Plt Bupati Kampar Serahkan DPA 2019 kepada Seluruh OPD
- Sambut Hari Bhakti ke-69,
Imigrasi Bengkalis Bersihkan dan Cat Museum

- Bernasib Lebih Miris dari Andini,
Begini Kata Kades tentang Naufal yang Mengurusi Empat Adiknya

- Masuki Masa Pensiun, Mantan Kaban Penghubung Riau Ingin Terus Mengabdi
- Andini tak Terviralkan Muncul Lagi di Pekan Tua, Pelalawan
- Satlantas Polres Kuansing Matangkan Persiapan MRSF
- Lantik Tiga Kajari, Kajati Riau Minta Tingkatkan Kinerja
- Desa Banjar Baru Layurkan Jalur Sumbangan Bupati Kuansing
- Dilaporkan Sejumlah Pihak, Penista Agama di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Lusa, Kepengurusan IKA Hubdat Provinsi Riau Dikukuhkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com