Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 19:24
Ulama Riau Tidak Masuk Rekomendasi Mubalig, Komisi V DPRD Riau Sayangkan Sikap Kemenag

Senin, 21 Mei 2018 19:19
Korupsi RTH, PPTK Gugup Ditanya Tanggung Jawab dalam Kegiatan

Senin, 21 Mei 2018 19:13
Pilkades serentak ditunda, 48 ASN Meranti Disiapkan untuk Pj Kepala Desa

Senin, 21 Mei 2018 17:47
20 Tahun Reformasi, Ketua DPRD Inhil: Agenda Reformasi Belum Tuntas

Senin, 21 Mei 2018 17:43
800 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Bantuan Dinsos Bengkalis

Senin, 21 Mei 2018 17:39
Kadernya Jadi Tersangka Politik Uang,
Demokrat Riau Junjung Tinggi Azas Praduga Tak Bersalah


Senin, 21 Mei 2018 16:57
Janji Bantu Meringankan Ditingkat Banding,
Oknum Pengacara Posbakum di PN Pelalawan Diduga Tilap Uang Terdakwa Kasus Narkoba


Senin, 21 Mei 2018 16:19
Asal Coret Sembarang Tempat,
Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diamankan Satpol PP


Senin, 21 Mei 2018 15:32
Geram dengan Menag,
Plt Gubri Besok Temui Moeldoko Ceritakan Soal Embarkasi Haji Antara


Senin, 21 Mei 2018 15:27
Pj Sekdakab Rohul: Melalui Puasa Ramadhan, Tingkatkan Keimanan dan Sabar

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2018 18:57
IKA Unri Komisariat RAPP Resmi Dikukuhkan

Ahmad Hijazi lantik ratusan anggota IKA Unri Komisariat PT RAPP. Kepengurusan yang baru dibentuk diharapkan dapat menjembatani menjembatani para alumni dengan universitas.

PANGKALAN KERINCI - Ratusan anggota yang tergabung dalam Ikatan Alumni (IKA) Universitas Riau (Unri) Komisariat PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) resmi dilantik oleh Sekretaris Daerah Riau sekaligus Ketua Umum Alumni Universitas Riau, Ahmad Hijazi SE MM di Unigraha Hotel, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Senin (14/5).

Ahmad Hijazi mengatakan pengurus pusat mendukung terbentuknya IKA Unri Komisariat RAPP. Adanya kepengurusan ini membantu menjembatani para alumni dengan Unri.

"Keberadaan kepengurusan IKA Unri RAPP ini memberikan warna tersendiri dan dapat berperan strategis di kehidupan masyarakat dan membuat jejaring sesama Unri lebih kuat," tutur Ahmad.

Rektor Unri, Prof Dr Ir H Aras Mulyadi M Sc DEA menyebutkan saat ini jumlah alumni Unri mencapai 93 ribu lebih dan telah tersebar diberbagai penjuru dunia. Peran alumni juga penting dalam penilaian akreditasi universitas.

"Kami turut senang dan mendukung terbentuknya kepengurusan IKA Unri Komisariat RAPP. Hal ini bukti bahwa Unri telah berperan dalam kemajuan daerah. Semoga ke depan memberikan manfaat dan contoh untuk para mahasiswa Unri," ujar Aras.

Ketua IKA Unri Komisariat RAPP, Samsuriya M Hasyim mengatakan pembentukan alumni ini bertujuan untuk menjalin silahturrahmi antara sesama alumni Unri. Selain itu, pembentukan alumni ini sebagai wadah kepada alumni untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Direktur RAPP, Mhd Ali Shabri menyebutkan alumni Unri yang bekerja di RAPP mencapai 450 orang yang tersebar di berbagai bisnis unit. Jumlah tersebut merupakan jumlah alumni perguruan tinggi terbanyak yang ada di RAPP.

"Karyawan langsung perusahaan mencapai 10000 ribu orang dari berbagai etnis. Dari sisi karyawan RAPP sendiri berasal dari berbagai disiplin ilmu yaitu Ilmu Teknik, Pertanian, Kehutanan, Ekonomi, Sosial dan Hukum, mulai dari jenjang S1 hingga S3," jelas Ali.

Ali menjelaskan RAPP sebagai entitas bisnis yang berdiri sejak 25 tahun yang lalu sampai sekarang mengalami perkembangan yang cukup pesat, dari luasan Riau Kompleks sekitar 1800 Ha. RAPP telah memproduksi 2,8 juta ton pulp dan 1,15 juta ton per tahun.

"Saat ini kami juga sedang membangun pabrik serat rayon, yang mendukung hilirisasi dari industri Hutan Tanaman Industri ini," kata Ali.

Selain itu, saat ini RAPP bersama Tanoto Foundation juga membangun jurusan pulp paper di Fakultas Teknik Unri. Ali menyebutkan investasi tersebut sebesar Rp 24,8 miliar, yang penggunaannya adalah untuk Rp 8,9 untuk pembangunan gedung, kelas, serta ruang laboratorium. Kemudian Rp 13,9 untuk penyelenggaraan perangkat laboratorium, dan selanjutnya Rp 2 miliar untuk pengembangan atau training vokasi. (Rls)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- 800 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Bantuan Dinsos Bengkalis
- Geram dengan Menag,
Plt Gubri Besok Temui Moeldoko Ceritakan Soal Embarkasi Haji Antara

- Pj Sekdakab Rohul: Melalui Puasa Ramadhan, Tingkatkan Keimanan dan Sabar
- 23 Satpam Masjid Agung Rohul Dirumahkan, Ini Penjelasan Pihak Pengelola
- Bacakan Amanah Menkominfo, Plt Gubri Pimpin Upacara Harkitnas 2018
- BPBD Riau: Status Siaga Darurat Asap Segera Diperpanjang
- Dirapel Dua Bulan, Pemprov Bayarkan Single Salary ASN
- Jembatan Penghubung Desa Tanah Merah dan Kuala Enok Ambruk
- Selama Ramadhan dan Idul Fitri, Pasukan Kuning di Duri Jamin Kebersihan Kota Minyak
- Sidang DKPP Putuskan KPU dan Bawaslu Riau Sesuai Prosedur
- Pemkab Meranti Raih WTP 6 Kali Berturut Turut
- Jangan Kaitkan Teroris dengan Agama apapun,
Semua Agama Mengajarkan Kebaikan dan Kasih Sayang

- Pra TMMD 102, 175 Prajurit TNI Kodim 0303/Bengkalis Dikerahkan Bangun Kampung
- Lagi, 30 Tokoh Masyarakat Panutan Diberangkatkan Umroh oleh Pemkab Kampar
- Usai Sholat Jumat, Tujuh Orang Masuk Islam di Mesjid An-Nur
- 11.583 KK Kurang Mampu di Bengkalis Disubsidi Paket Sembako
- Didampingi Dandim, Bupati Bengkalis Laksanakan Safari Ramadhan Perdana di Duri
- Tiba di Selatpanjang Kapal Hibah Banawa Nusantara 3 Siap Difungsikan
- Balimau Bakasai Muara Lembu Jadikan Even Pariwisata Kuansing
- PT.Tasma Puja Tegaskan Lahan di Inhu Diperoleh Melalui Ganti Rugi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com