Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Maret 2019 10:45
Dihadiri Menkes RI, Wagubri Buka Rakerkesda 2019

Senin, 25 Maret 2019 09:46
Disertijabkan, Decymus Resmi Gantikan SitiAstiyah Pimoin BI Riau

Senin, 25 Maret 2019 09:01
Penjelasan Pemkab Rohil Soal Tersendatnya Misi Industri Hilir Bupati Suyatno

Senin, 25 Maret 2019 08:52
500 Rider Pacu Adrenalin Jelajahi Alam.Uwo Sungai Sirih, Kuansing

Senin, 25 Maret 2019 08:42
Bawa Pengusaha, Gubri Respon Curhatan Bupati Inhil Soal Kelapa Murah

Senin, 25 Maret 2019 08:31
Kebun Kurma KKI di Tepi PLTA Kotopanjang, Kampar Mulai Berbuah

Senin, 25 Maret 2019 07:50
Fenomena Equinox, Riau Lebih Hangat

Senin, 25 Maret 2019 07:40
Gala Dinner Bersama Gubri, Bupati Inhil Kupas Potensi dan Bonanza Perkelapaan di Masa Lalu

Senin, 25 Maret 2019 07:31
Misi Industri Hilir Suyatno-Djamiludin Belum Berjalan

Ahad, 24 Maret 2019 21:14
Audit Independen, Gubri Kunjungi RSUD Tengku Sulung Bermasalah di Inhil

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2018 21:56
LAM Riau Ikut Kutuk Pelaku Teror Bom di Surabaya

Aksi teror bom yang terjadi di Surabaya terus mendapat kecaman. LAM Riau juga turut mengutuk pelaku yang dinilai tiadk bertanggung jawab.

Riauterkini - PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau kutuk keras atas kejadian teror bom yang dilakukan orang tak bertanggung jawab yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur.

Rentetan teoror yang terjadi dibeberapa tempat, hingga memakan korban jiwa tersebut disebut sebagai tindakan tak beradab, tak sesuai azas kemanusiaan.

"Kami dari Lembaga Adat Melayu Riau turut bela sungkawa atas kejadian teror bom di Surabaya. Kami sangat mengutuk keras atas tragedi tak beradab tersebut," kata Dewan Pimpinan Harian (DPH) Syahril Abubakar disela-sela penabalan gelar adat Datuk Seri Timbalan Setia Amanah Masyarakat Adat Melayu Riau di LAM Riau, kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamri Hasyim, Senin (14/5/18).

Menurut Syahril, tragedi menyeramkan tak sesuai kaidah kemanusiaan di Surabaya tersebut tidak hanya duka masyarakat Surabaya. Tetapi juga Riau dapat merasakan atas tragedi yang sama-sam tak diinginkan tersebut.

Tidak itu saja, dari sisi agama mana pun tak ada dibenarkan, dalam bentuk dalih apa pun. "Tak peduli agamanya apa, yang jelas kita satu saudara sebagai bangsa dan negara," ujar Syahril.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dihadiri Menkes RI, Wagubri Buka Rakerkesda 2019
- Penjelasan Pemkab Rohil Soal Tersendatnya Misi Industri Hilir Bupati Suyatno
- Audit Independen, Gubri Kunjungi RSUD Tengku Sulung Bermasalah di Inhil
- Peduli Warga, Caleg Golkar Ini Gelar Bazar Murah
- 1.071 Kantong Darah Terkumpul pada KDD Ke-57 Riau Kompleks
- Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri
- PJC Pekanbaru Semangati Wartawan Bengkalis Untuk Sajikan Berita Yang Santun dan Menarik
- UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses
- 2019, DAK Fisik dan ADD Kuansing Meningkat
- Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS
- Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP
- BPN Pelalawan Tandatangani Zona Integritas Bebas Korupsi
- Polda Riau Gelar Bakti Kesehatan di Sungai Pinang, Kampar
- DED Quran Center Diusulkan di APBD-P 2019
- BAZNas Bengkalis Hingga 'Curuk Kampung' Ajak Warga Berzakat
- Bhakti Kesehatan di Tambang, Wagubri Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan
- Soal 100 Honorer K2, Dewan Minta Gubri Beri Kepastian
- Rampingkan Struktur, Gubri Syamsuar Segera Hapus Tiga Dinas
- ICMI Rohil Ajak Masyarakat Dukung Rencana Pembangunan Masjid Muhammaf Ceng Ho
- Bupati Kampar Tandatangani Zona Integritas di BPN Kampar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com