Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Desember 2018 15:25
Dua Korban Banjir Kampar Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 13 Desember 2018 15:06
Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan

Kamis, 13 Desember 2018 14:59
Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili

Kamis, 13 Desember 2018 14:31
Pangdam Pimpin Apel Siaga Sambut Kedatangan Jokowi

Kamis, 13 Desember 2018 14:11
Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati

Kamis, 13 Desember 2018 13:36
Ramaikan Kedatangan Presiden,
Undangan Terbuka Bupati Pelalawan Beredar di Masyarakat


Kamis, 13 Desember 2018 13:31
Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018


Kamis, 13 Desember 2018 11:35
Dibalut Seni dan Budaya, Ayo Hadiri CFN Selatbaru, Bengkalis 

Kamis, 13 Desember 2018 10:23
Capacity Bulding BI untuk Jurnalis, Bahas Perlunya Pergeseran Rantai Pasok Global

Kamis, 13 Desember 2018 10:16
Seleksi Akhir Calon Komisioner KPU Kuansing Menyisakan 10 Nama

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 16 Mei 2018 18:50
PT.Tasma Puja Tegaskan Lahan di Inhu Diperoleh Melalui Ganti Rugi

PT.Tasma Puja meluruskan polemik eberadaan lahan perkebunan sawit yang berada di tiga desa. Perusahaan menjelaskan lahan diperoleh dengan cara ganti rugi.

Riauterkini-RENGAT-Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT.Tasma Puja menegaskan lahan perkebunan sawit miliknya yang berada di tiga desa di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diperoleh melalui proses ganti rugi.

Penegasan managemen PT.Tasma Puja yang memperoleh lahan di Desa Kepayang Sari, Desa Cenaku Kecil dan Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cenaku, Inhu melalui proses ganti rugi disampaikan Humas PT Tasma Puja Ardiyansyah kepada awak media, Rabu (16/5/18).

"Pembukaan lahan di Desa Kepayang Sari, Desa Cenaku Kecil dan Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cenaku, Inhu dilakukan dengan cara ganti rugi," tegasnya.

Diungkapkanya, hal ini perlu disampaikan untuk meluruskan polemik yang berkembang ditengah masyarakat terkait keberadaan lahan perkebunan sawit yang berada di tiga desa tersebut yang selama ini digarap dan dikelola oleh PT.Tasma Puja.

"Apa yang dihebohkan oleh Tarmizi selaku koordinator masyarakat Desa Alim adalah hal keliru dengan mengatakan bahwa PT Tasma Puja merampas lahan masyarakat Desa Alim," ungkapnya.

Untuk areal seluas 100 ha yang diklaim oleh Tarmizi dan kawan-kawan, berada di Dusun Lubuk Sungkai Desa Kepayang Sari sesuai dengan berita acara kesepakatan tapal batas Desa Kepayang Sari dengan Desa Alim yang dibuat pada tahun 2011.

"Hal itu diperkuat dengan berita acara yang dibuat oleh para tokoh masyarakat dan ninik mamak Desa Kepayang Sari pada tanggal 15 Maret 2017 lalu. Dalam berita acara tersebut dinyatakan bahwa lahan yang diklaim oleh Tarmizi adalah milik warga masyarakat Dusun Lubuk Sungkai Desa Kepayang Sari," jelasnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Kecamatan Batang Cenaku, Inhu yang juga mantan anggota DPRD Inhu Subir Salam saat dikondirmasi awak media, Rabu (16/5/18) mengatakan, konflik warga Desa Alim dengan PT Tasma Puja harus diselesaikan lebih awal ditingkat desa. Karena lahan yang diduga dirampas PT Tasma Puja berada di Desa Kepayang Sari Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

"Penyelesaian sengketa lahan itu harus diperjelas lebih awal dari tingkat pemerintahan desa yakni Desa Kepayang Sari," ujarnya.

Ditambahkanya, kalau sudah ada kesepakatan tapal batas dan ada keputusan bersama pemerintahan desa, warga Desa Alim baru dapat mengajukan perundingan dengan PT Tasma Puja.

"Kalau pengurusan langsung ke PT Tasma Puja, dikhawatirkan akan memicu kesalah pahaman kepada warga lainnya," tandasnya. *** (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dibalut Seni dan Budaya, Ayo Hadiri CFN Selatbaru, Bengkalis 
- Bayi Ditemukan Dalam Kantong Plastik di Bengkalis Diserahkan ke Ortu Asuh
- Independent School Riau Chevron Sumbang 2.585 Buku Untuk Perpustakaan Pekanbaru Untuk kali kedua, ISR Chevron menyumbangkan buku untuk Dinas Perpustakaandan Kearsipan Pekanbaru. Jumlahnya, 2.585 buku. Riauterkini-PRKANBARU-Bantu program pendidikan ser
- Pawai Ta'aruf MTQ ke 37 Riau, Kuansing Tampilkan Tema "Mengantar Anak Pancar oleh Induak Bako"
- Jalan Lintas Mumpa-Pekan Heran di Rengat, Inhu Putus
- Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI

- Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru
- Jelang Akhir Tahun Program EVP Beri Manfaat Untuk Warga
- Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37
- Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir
- Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat
- Kabupaten Peduli HAM, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM RI
- DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL
- ‎36 Pejabat Pemkab Rohul Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
- Puluhan 'Pelayan' di Bengkalis Ikuti Sosialisasi UU KIP
- Seorang Mahasiswi Tewas jadi Korban Jalan Rusak,
Zulfi Mursal Minta Pemprov Riau Serius Perbaiki Jalan Rusak di Siak

- Pemkab Kuansing Raih Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018
- Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman
- Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan
- Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com