Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Juli 2018 08:52
Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure

Selasa, 17 Juli 2018 07:52
Kasatpol PP Kampar Disebut Arogan, Ketua DPRD Kampar Minta Bupati Beri Sanksi

Senin, 16 Juli 2018 21:28
Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS

Senin, 16 Juli 2018 21:20
SBT Kembali Suguhkan Berbagai Promo dan Program Spesial

Senin, 16 Juli 2018 21:17
Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil

Senin, 16 Juli 2018 21:14
Targetkan 11 Kursi, Golkar Kontestan Pileg Kedua yang Mendaftar ke KPU Kuansing

Senin, 16 Juli 2018 21:09
Revisi Tatib Dewan DPRD Riau Segera Disahkan

Senin, 16 Juli 2018 20:03
‎RSUD Rohul Dibimbing RSPAD Gatot Subroto Jakarta Untuk Percepatan Akreditas

Senin, 16 Juli 2018 19:58
Digagas Diskominfops, Bupati Inhil Resmikan Peluncuran Sistem Inpas

Senin, 16 Juli 2018 19:55
Besok, Sidang Perdana Money Politik di PN Rengat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 16 Mei 2018 18:50
PT.Tasma Puja Tegaskan Lahan di Inhu Diperoleh Melalui Ganti Rugi

PT.Tasma Puja meluruskan polemik eberadaan lahan perkebunan sawit yang berada di tiga desa. Perusahaan menjelaskan lahan diperoleh dengan cara ganti rugi.

Riauterkini-RENGAT-Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT.Tasma Puja menegaskan lahan perkebunan sawit miliknya yang berada di tiga desa di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diperoleh melalui proses ganti rugi.

Penegasan managemen PT.Tasma Puja yang memperoleh lahan di Desa Kepayang Sari, Desa Cenaku Kecil dan Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cenaku, Inhu melalui proses ganti rugi disampaikan Humas PT Tasma Puja Ardiyansyah kepada awak media, Rabu (16/5/18).

"Pembukaan lahan di Desa Kepayang Sari, Desa Cenaku Kecil dan Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cenaku, Inhu dilakukan dengan cara ganti rugi," tegasnya.

Diungkapkanya, hal ini perlu disampaikan untuk meluruskan polemik yang berkembang ditengah masyarakat terkait keberadaan lahan perkebunan sawit yang berada di tiga desa tersebut yang selama ini digarap dan dikelola oleh PT.Tasma Puja.

"Apa yang dihebohkan oleh Tarmizi selaku koordinator masyarakat Desa Alim adalah hal keliru dengan mengatakan bahwa PT Tasma Puja merampas lahan masyarakat Desa Alim," ungkapnya.

Untuk areal seluas 100 ha yang diklaim oleh Tarmizi dan kawan-kawan, berada di Dusun Lubuk Sungkai Desa Kepayang Sari sesuai dengan berita acara kesepakatan tapal batas Desa Kepayang Sari dengan Desa Alim yang dibuat pada tahun 2011.

"Hal itu diperkuat dengan berita acara yang dibuat oleh para tokoh masyarakat dan ninik mamak Desa Kepayang Sari pada tanggal 15 Maret 2017 lalu. Dalam berita acara tersebut dinyatakan bahwa lahan yang diklaim oleh Tarmizi adalah milik warga masyarakat Dusun Lubuk Sungkai Desa Kepayang Sari," jelasnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Kecamatan Batang Cenaku, Inhu yang juga mantan anggota DPRD Inhu Subir Salam saat dikondirmasi awak media, Rabu (16/5/18) mengatakan, konflik warga Desa Alim dengan PT Tasma Puja harus diselesaikan lebih awal ditingkat desa. Karena lahan yang diduga dirampas PT Tasma Puja berada di Desa Kepayang Sari Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

"Penyelesaian sengketa lahan itu harus diperjelas lebih awal dari tingkat pemerintahan desa yakni Desa Kepayang Sari," ujarnya.

Ditambahkanya, kalau sudah ada kesepakatan tapal batas dan ada keputusan bersama pemerintahan desa, warga Desa Alim baru dapat mengajukan perundingan dengan PT Tasma Puja.

"Kalau pengurusan langsung ke PT Tasma Puja, dikhawatirkan akan memicu kesalah pahaman kepada warga lainnya," tandasnya. *** (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai
- Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure
- Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS
- Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil
- Penjelasan Kasatpol PP Kampar Terkait Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Tenaga RTK
- Unjuk Rasa Tenaga RTK Berakhir Ricuh, Dua Orang Dilarikan ke RSUD Bangkinang
- Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP
- Halal bi Halal KBB,
Cerita Syamsudin Uti Ikuti Tiga Kali Pilkada Lalu Berujung Kesuksesan

- Doakan Selamat, Bupati Amril Tepung Tawari 230 JCH Bengkalis
- Portal KM 55 Ambruk,
Anggota Dewan Faizal Desak Dinas PUPR Turun Tangan

- UAS ke Pulau Bengkalis, Sejumlah Ruas Jalan akan Diberlakukan Satu Arah
- Melaut di Perbatasan, Kapal Nelayan di Bengkalis Wajib Miliki 'STNK'
- Korkot dan Fasilitator Program Kotaku Riau Jalani Pelatihan Sepekan
- RAPP Beri Bantuan 10 Motor KLX 150 CC untuk Korem/031 Wirabima
- Hasil Job Fit Tak Jelas, Pejabat Eselon II di Kuansing Tidak Efektif Bekerja
- Melalui Musda IV, Alaiddin Athory Terpilih Sebagai Ketua MUI Rohul
- Kembali Tuntut Haknya,
Tenaga RTK di Kampar Gelar Unjuk Rasa di Depan Rumah Bupati

- Kota Bengkalis Diprogramkan Sebagai Kota Sehat
- Polres Dumai Bentuk Satgas Premanisme
- Syukuran HUT ke-72 Bhayangkara, Kapolres Kampar Tayangkan Cuplikan Film '22 Menit'


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com