Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 26 Mei 2018 22:00
Perkokoh Pasar Matic,
Capella Honda Launching Duet All New Vario Series di Pekanbaru


Sabtu, 26 Mei 2018 19:41
DR.Chaidir: Survei Internal Eksternal Firdaus-Rusli Sekarang Teratas

Sabtu, 26 Mei 2018 19:30
Andi Rachman Berbuka Bersama di Duri,
Warga: Kami Yakin Cagub Riau Nomor 4 Amanah dan Merakyat


Sabtu, 26 Mei 2018 19:26
Kampanye di Pelangiran, Mardi Doakan Lukman Edy Terpilih sebagai Gubernur Riau

Sabtu, 26 Mei 2018 19:22
Edarkan Shabu di Pinggir, Bengkalis,
Sepasang Pria dan Wanita Dicokok Polisi dalam Kamar Hotel


Sabtu, 26 Mei 2018 19:12
Terbentur Anggaran, Hasil UN SMP Inhu 2018 Terpuruk di Posisi 10

Sabtu, 26 Mei 2018 15:42
Inhil Raih Peringkat Kedua Hasil UN Tingkat SMP/MTs se Riau

Sabtu, 26 Mei 2018 14:59
Sekolah di Rohul Dintruksikan Aktifkan Kegiatan Pramuka

Sabtu, 26 Mei 2018 13:33
Upaya Pencurian Diduga Picu Kebocoran Pipa Minyak Chevron di Duri

Sabtu, 26 Mei 2018 13:25
Hasil UN SMP Terbaik se-Riau, Firdaus Bangga pada Kualitas Pendidikan Pekanbaru

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 16 Mei 2018 18:50
PT.Tasma Puja Tegaskan Lahan di Inhu Diperoleh Melalui Ganti Rugi

PT.Tasma Puja meluruskan polemik eberadaan lahan perkebunan sawit yang berada di tiga desa. Perusahaan menjelaskan lahan diperoleh dengan cara ganti rugi.

Riauterkini-RENGAT-Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT.Tasma Puja menegaskan lahan perkebunan sawit miliknya yang berada di tiga desa di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diperoleh melalui proses ganti rugi.

Penegasan managemen PT.Tasma Puja yang memperoleh lahan di Desa Kepayang Sari, Desa Cenaku Kecil dan Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cenaku, Inhu melalui proses ganti rugi disampaikan Humas PT Tasma Puja Ardiyansyah kepada awak media, Rabu (16/5/18).

"Pembukaan lahan di Desa Kepayang Sari, Desa Cenaku Kecil dan Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cenaku, Inhu dilakukan dengan cara ganti rugi," tegasnya.

Diungkapkanya, hal ini perlu disampaikan untuk meluruskan polemik yang berkembang ditengah masyarakat terkait keberadaan lahan perkebunan sawit yang berada di tiga desa tersebut yang selama ini digarap dan dikelola oleh PT.Tasma Puja.

"Apa yang dihebohkan oleh Tarmizi selaku koordinator masyarakat Desa Alim adalah hal keliru dengan mengatakan bahwa PT Tasma Puja merampas lahan masyarakat Desa Alim," ungkapnya.

Untuk areal seluas 100 ha yang diklaim oleh Tarmizi dan kawan-kawan, berada di Dusun Lubuk Sungkai Desa Kepayang Sari sesuai dengan berita acara kesepakatan tapal batas Desa Kepayang Sari dengan Desa Alim yang dibuat pada tahun 2011.

"Hal itu diperkuat dengan berita acara yang dibuat oleh para tokoh masyarakat dan ninik mamak Desa Kepayang Sari pada tanggal 15 Maret 2017 lalu. Dalam berita acara tersebut dinyatakan bahwa lahan yang diklaim oleh Tarmizi adalah milik warga masyarakat Dusun Lubuk Sungkai Desa Kepayang Sari," jelasnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Kecamatan Batang Cenaku, Inhu yang juga mantan anggota DPRD Inhu Subir Salam saat dikondirmasi awak media, Rabu (16/5/18) mengatakan, konflik warga Desa Alim dengan PT Tasma Puja harus diselesaikan lebih awal ditingkat desa. Karena lahan yang diduga dirampas PT Tasma Puja berada di Desa Kepayang Sari Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

"Penyelesaian sengketa lahan itu harus diperjelas lebih awal dari tingkat pemerintahan desa yakni Desa Kepayang Sari," ujarnya.

Ditambahkanya, kalau sudah ada kesepakatan tapal batas dan ada keputusan bersama pemerintahan desa, warga Desa Alim baru dapat mengajukan perundingan dengan PT Tasma Puja.

"Kalau pengurusan langsung ke PT Tasma Puja, dikhawatirkan akan memicu kesalah pahaman kepada warga lainnya," tandasnya. *** (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Jawaban PT CPI Terkait Ledakan Pipa Minyak di Duri
- MPC dan DPC Srikandi PP Pelalawan Berbagi di Bulan Penuh Berkah
- Berkeliaran di Bulan Ramadan, Komisi I DPRD Riau Minta Satpol PPTertibkan Gepeng
- Tim ESDM Riau Kaji Eksplorasi Pertambangan Pasir Rakyat di Pulau Rupat
- BAZNas Rohul Banyak Salurkan Bantuan Selama Bulan Suci Ramadhan
- Penurunan Harga Pertalite Masih Harmonisasi di DPRD Riau
- Dekranasda Kampar Ingin Kembangkan Batik Riau
- 85 Persen Penduduk Pekanbaru Sudah Miliki Akte Kelahiran
- RT, RW dan Kader Posyandu di Bengkalis Terima Honor
- Jelang Perpanjangan Status, Satgas Karhutla Riau Gelar Rapat Evaluasi
- IMA Chapter Pekanbaru Gelar Goes to Campus di FEB Unri
- Kadin Riau Ingatkan BUMN Tak Ikut Proyek di bawah Rp 100 miliar
- Sosok Mayat Mr. X Mengapung di Sungai Rokan Desa Muara Dilam, Rohul
- ‎Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Salurkan Bantuan Banjir di Rambah Samo
- Ngaku Diusir Kasi Intel, MPR Demo Kantor Kejari Rohul dan Minta MA Ganti Kajari
- Gedung Baru Bawaslu Riau Tergenang Air Hampir Setinggi Lutut
- Dilarang Ujian, Siswi Penunggak SPP Dibantu Kapolres Inhu
- Manager PLN Duri Tegaskan Pemadaman di Ramadhan Bukan karena Devisit
- Diduga Stres, Wanita Paruh Baya di Duri, Bengkalis Sholat di Median Jalan
- Sebabkan Macet, Satpol PP Segera Teribkan PKL di Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com