Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 21:23
Hadapi Persaingan Global, Peradi Pekanbaru Siapkan Advokat Menguasi Bahasa Inggris

Sabtu, 25 Mei 2019 20:20
Tim PKM Edu-PHOTSIC Universitas Riau Show di SMAN 2 Siak Hulu

Sabtu, 25 Mei 2019 16:14
Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas Jelang Idul Fitri 2019

Sabtu, 25 Mei 2019 16:09
Wisuda UIR Periode II Tahun 2019, Hermanto Duduki Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 25 Mei 2019 14:54
Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa

Sabtu, 25 Mei 2019 14:02
Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa

Sabtu, 25 Mei 2019 13:11
Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing

Sabtu, 25 Mei 2019 13:08
Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim

Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 19 Mei 2018 17:44
Jembatan Penghubung Desa Tanah Merah dan Kuala Enok Ambruk

Transportasi antara Desa Tanah Merah dan Kuala Enok Ambruk di Inhil terputus. Jembatan penghubung sepanjang 30 meter ambruk diduga kurang perawatan.

Riauterkini - PEKANBARU - Jembatan sepanjang 30 meter yang menghubungkan Desa Tanah Merah dan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir tadi siang ambruk.

Tidak ada korban jiwa. Namun faktor usia dan minimnya perawatan dinilai jadi penyebab, runtuhnya jembatan yang bangunannya berbahan dasar kayu tersebut.

"Tadi siang kejadiannya, pukul 12.30 WIB. Tidak ada korban jiwa. Jembatan ini jembatan lama, dari kayu," kata salah seorang staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indragiri Hilir, Anto, Sabtu (19/5/18).

Menurut Anto, Camat dan Lurah setempat sudah melakukan peninjauan ke lokasi ambruknya jembatan yang sudah berusia puluhan tahun tersebut.

"Pak lurah, pak camat pak Kades juga sudah melihat. Tapi saya tidak tahu hasilnya," ujar Anto.

Anto menceritakan, jembatan yang ambruk ini secara fisik sepertinya kurang perawatan. Hal ini terbukti, permukaan lantai jembatan yang berlobang hanya ditutup seadanya.

"Memang kalau diluhat dari kondisi sepertinya kurang perawatan. Dasar bahan jembatan kayu, tapi atasnya itu lantainya disemen. Cuma yang berlobang ditutup pakai kayu aja," ungkap Anto lagi.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Hadapi Persaingan Global, Peradi Pekanbaru Siapkan Advokat Menguasi Bahasa Inggris
- Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa
- Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing
- Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim
- Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II
- Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan
- Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR
- Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa
- Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan
- Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot
- Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim
- Terkesan Sengaja Dibiarkan Terbengkalai,
Warga Meskom, Bengkalis Pertanyakan Lampu Jalan Setahun Tak Nyala

- ‎Begini Cara Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian Membina Warga Binaan di Bulan Suci Ramadhan
- Wagubri Bersilaturrahmi Bersama Jamaah Mesjid Besar Darul Hikmah Tembilahan
- Sebagian Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Sudah Bayar Sewa
- Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI
- Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya
- PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera
- Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis
- DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com