Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 September 2018 22:05
Mengantar Purna Tugas Gubri, Bupati Kampar Didaulat Menyampaikan Pesan dan Kesan

Senin, 24 September 2018 21:03
Lakalantas Meski Tempuh Jalur Damai, Warga Bengkalis Ini Tetap Jalani Proses Hukum

Senin, 24 September 2018 20:38
Aksi Heroik Basarnas Selamatkan Warga Dalam Bencana Gempa 7,0 SR di Cibubur

Senin, 24 September 2018 20:33
Tak Menjabat Lagi, Arsyadjuliandi Rachman Disebut Sukses di Bidang Infrastruktur

Senin, 24 September 2018 20:00
Kolam Taman Jalur Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Sampah

Senin, 24 September 2018 19:32
Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksin Besok

Senin, 24 September 2018 19:29
Sebagai Saksi Dugaan Tipikor MNS, KPK Periksa Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati

Senin, 24 September 2018 19:09
Lima Proyek Strategis Pemprov Riau Deviasi Plus

Senin, 24 September 2018 18:59
Ketua DPRD Pelalawan Siap Perjuangkan Uang Transportasi Guru Bantu Provinsi

Senin, 24 September 2018 18:07
Ricuh, Enam Mahasiswa Jadi Korban Anarkis Demo di DPRD Riau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 Mei 2018 11:52
Gepeng Menjamur, Plt Wako Pekanbaru Intruksikan Razia

Keberadaab gelandangan dan pengemis atau Gepeng kian menjamur selama Ramadhan. Plt Walikota Pekanbaru perintahkan razia.

Riauterkini - PEKANBARU - Momen bulan ramadhan banyak dimanfaatkan oleh Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) serta anak punk untuk meminta belas kasihan pengendara. Selama ramadhan ini sejumlah persimpangan di Kota Pekanbaru tampak menjamur gepeng dan anak punk.

Seperti terpantau di Simpang Tabek Gadang, Simpan Pasar Pagi Arengka, Simpang Sudirman- Jalan Tuanku Tambusai, simpang bandara serta sejumlah persimpangan trafig ligh lainya di Pekanbaru.

Menanggapi persoalan tersebut, Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, Selasa (22/5/2018), menginstruksikan kepada dinas terkait untuk segera melakukan razia gepeng dan anak punk. Sebab keberadaan mereka menggangu ketertiban umum. Terlebih saat bulan ramadhan ini gepeng semakin menjamur di Pekanbaru.

"Kepada masyarakat Pekanbaru juga saya himbau agar tidak memberikan sumbangan kepada Gepeng. Jika ingin infak dan sedekah, berikan ke lembaga amil zakat resmi atau langsung ke panti jompo maupun ke panti asuhan atau ke Masjid," pungkasnya. ***(dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Lakalantas Meski Tempuh Jalur Damai, Warga Bengkalis Ini Tetap Jalani Proses Hukum
- Aksi Heroik Basarnas Selamatkan Warga Dalam Bencana Gempa 7,0 SR di Cibubur
- Lima Proyek Strategis Pemprov Riau Deviasi Plus
- Ketua DPRD Pelalawan Siap Perjuangkan Uang Transportasi Guru Bantu Provinsi
- Pembangunan Jembatan Siak IV Masih Minus Tiga Persen
- Kirab GP Ansor Diizinkan di Merantk Setelah Bersedia Minta Maaf pada UAS dan tak Bawa Islam Nusantara
- Usai Pemeliharaan, Lampu Jalan RSUD dan Komplek Pemda Kuansing Kembali Nyala
- Dinsos Bengkalis Salurkan Bantuan Sembako kepada 294 Lansia
- Ratusan Massa Gelar Demo Peringati Hari Tani Nasional
- Mendagri Baru Kirim SK Wan Thamrin Plt Gubri
- Plt Gubri Minta Pembahas APBD Belajar dari Kasus Malang dan Jambi
- Ngopi Bareng, Camat Tampan Pererat Hubungan dengan Wartawan
- Ultah 51, Sekdaprov Dapat Kejutan Tumpeng
- Wakil Walikota Pekanbaru Kukuhkan Duta 1000 HPK dan Taja YBM PLN P3BS bersama PKPU HI Riau
- Diduga Terkait Rencana Mutasi, Plt Gubri Kumpulkan Pejabat Secara Tertutup
- Ditolak di Siak dan Batal di Bengkalis, Ketua NU Minta GP Ansor Tiadakan Kirab di Meranti
- Dilantik Kapolres, BKCN Kampar Siap Promosikan Wisata Kampar
- Dihadang dan Mobilnya di Rusak Massa di Bengkalis, GP Ansor Dipaksa Kembali ke Pekanbaru
- Tolak Acara di Bengkalis, Ratusan Warga Hadang dan Rusak Mobil GP Ansor
- Diikuti 411 Peserta, Bupati Buka MTQ ke-43 Kabupaten Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com