Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK RI Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor


Jum’at, 21 September 2018 17:03
KPU Sosialisasikan PKPU dan Dana Kampanye ke Pengurus dan Caleg Partai Golkar Rohul

Jum’at, 21 September 2018 17:00
Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 Mei 2018 18:14
Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik

PT RAPP terus komitmen membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Sebanyak 20 pemuda ikut Growee Mechanic Program 2018 di BPPUT PT RAPP.

PANGKALAN KERINCI – Sebanyak 20 pemuda dari lima kabupaten di Riau, seperti Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi (Kuansing) mengikuti Growee Mechanic Program 2018 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) selama 1 tahun penuh. Salah satu peserta dari Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Rapi Aleksander (23) mengaku pelatihan ini kesempatan baik baginya untuk belajar serius mengenai mesin.

“Saya mengikuti program ini karena termotivasi ingin membantu ekonomi keluarga agar tidak kekurangan lagi. Ayah saya sehari-hari sebagai nelayan di Sungai Kampar memiliki penghasilan yang tidak menentu. Saya ingin serius mengikuti pelatihan ini,InsyaAllah saya bisa” ujar Rapi yang sebelumnya bekerja sebagai helper di Kerinci Central Nursery (KCN) RAPP, Selasa (22/5).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Rasidin apresiasi dengan kegiatan pelatihan ini karena dapat meningkatkan kemampuan Sumber Daya Alam (SDM) yang ada di Riau. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dengan mengurangi pengangguran dengan memberikan softskill kepada masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada RAPP yang telah mengadakan kegiatan ini. Growee Mechanic Program ini dapat membantu mengurangi pengangguran karena telah memberikan keahlian kepada para peserta dari berbagai kabupaten. Ke depan kami berharap para peserta ini menjalani pelatihan dengan serius sehingga ilmu yag didapat dapat diaplikasikan di tempat mereka bekerja nanti,” kata Rasidin.

Ia berpesan kepada para peserta agar serius mengikuti pelatihan dengan serius karena program seperti ini sulit untuk didapatkan di tempat lain.

Social Capital Head RAPP, Rudi Fajar mengatakan program ini ditaja dibawah Community Development (CD) RAPP yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat di sekitar daerah operasional. Sebab, tantangan ke depan akan semakin berat di tengah arus globalisasi.

“Program ini merupakan wujud kepedulian RAPP terhadap masyarakat sekitar daerah operasional sehingga perusahaan tidak hanya berkembang sendirian, tapi juga bersama masyarakat. Program ini bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau seperti program pemagangan. Selain itu, program ini juga lanjutan dari program vokasi yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu” tutur Rudi.

Training Center Head, Fifandri Rahardi mengatakan pelatihan ini berfokus pada spesialisasi mekanik truk dan alat berat. Para peserta akan mendapatkan dua pelatihan yakni teori dan praktek di lapangan.

“Nantinya mereka akan melalui ujian setelah mendapatkan materi-materi selama pelatihan. Setelah itu, jika lulus, mereka akan direkrut sebagai karyawan RAPP,” pungkas Fifandri. (rls)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor
- Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok
- Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor

- Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis
- Bupati Inhil Jenguk Indra Muchlis Adnan Di RSUD Puri Husada Tembilahan
- Basarnas Pekanbaru Utus Tim Bertuah dalam Ajang Jambore Potensi SAR 2018
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha
- Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung
- Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif
- Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai
- Terisak, Andi Rachman Sampai Salam Perpisahan pada ASN Pemprov Riau
- Kuansing Kembali Raih Penghargaan WTP dari Kemenkau
- Sempena Hari ke-63 Polantas,
Ratusan Peserta Meriahkan Berbagai Kegiatan di Polres Bengkalis

- Andi Rachman Jelang Purna Tugas, Mulai Besok Wan Thamrin Plt Gubri
- Salah Nomenkelatur, Pemkab Bengkalis Belum Umumkan Rekrut CPNS
- Pemkab Kampar Bahas Finalisasi RTRW 2018-2038
- 2018, Masyarakat Meranti Dapat Bantuan 596 Rumah Baru dan Rehab


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com