Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 08:23
Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden

Senin, 10 Desember 2018 07:25
Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang

Senin, 10 Desember 2018 07:20
HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa

Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur

Ahad, 9 Desember 2018 17:06
Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis

Ahad, 9 Desember 2018 15:34
Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai

Ahad, 9 Desember 2018 13:47
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga

Ahad, 9 Desember 2018 13:43
Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Mei 2018 15:42
Ngaku Diusir Kasi Intel, MPR Demo Kantor Kejari Rohul dan Minta MA Ganti Kajari

Setelah dari kantor bupati, demo puluhan massa MPR lanjutkan di Kejari Rohul. Aksi juga mengutuk tindakan arogansi Kepala dan Kasi Intel.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- ‎Setelah aksi damai di Kantor Bupati Rokan Hulu (Rohul), Kamis siang (24/5/2018), puluhan massa mengatasnamakan Masyarakat Peduli Rohul (MPR) melanjutkan aksi serupa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul.

Pada aksi damai di Kantor Kejari Rohul yang juga dikawal puluhan personel Polres Rohul dan Satpol PP Rohul, massa menyampaikan ‎sedikitnya 7 pernyataan sikap, termasuk meminta Kepala Kejari Rohul diganti.

Pertama, MPR‎ meminta Kejari Rohul usut tuntas aset tetap Pemkab Rohul berupa 28 unit kristal Bohemia yang merupakan dekorasi rumah dinas Bupati yang tidak diketahui keberadaannya dengan nilai Rp3.044.157.573 pada tahun anggaran 2018.

Kedua, mendesak Kejari Rohul, Polres Rohul, KPK RI untuk mengusut tuntas pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul yang belum selesai 100 persen, diduga teridindikasi praktik gratifikasi, untuk memuluskan proyek bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Riau‎ tahun anggaran 2016 dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp35 miliar, dan diduga melibatkan oknum petinggi provinsi dan daerah.

Ketiga, mendesak Kejari Rohul untuk memanggil pihak PT. Spectratama selaku pelaksana dan konsultan pengawas, serta PPK/ PPTK pembangunan gedung RSUD Rohul.

Ke empat, mendesak Kejari Rohul untuk mengusut tuntas pertanggung-jawaban dana hibah pengelolaan Masjid Agung Madani Islamic Center Rohul tahun anggaran 2014 dan 2015 yang bersumber dari APBD Rohul, serta memeriksa sumber pendapatan yang bersumber dari Bussines Center dan Retribusi yang dijadikan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD), mencapai Rp800 juta per bulan.

Kelima, meminta Kejari Rohul untuk tidak kongkalingkong dalam penegakan hukum di Kabupaten Rohul. Ke enam, meminta Kejari Rohul untuk tidak mempersulit ketika masyarakat ingin berkunjung dan bertemu siapapun yang mereka jumpai di Kejari Rohul.

‎Selain itu,‎ ke tujuh, massa mengutuk tindakan arogansi Kepala dan Kasi Intel Kejari Rohul, terkait dugaan pengusiran yang dialami Wikki Cs yang terjadi pada Selasa (22/5/2018).

Wikki mengaku pada Selasa lalu, ia dan rekannya datang ke Kantor Kejari Rohul untuk menanyakan bagaimana kelanjutan 3 kasus dugaan korupsi di RSUD Rohul yang sudah diserahkan pada aksi damai sebelumnya, seperti IPAL, Alkes, dan Incinerator.

"Kita ingin tahu sampai sejauh mana pemeriksaannya. Dari-dari kemarin kita ingin jumpa dengan Kasi Intel dan Kepala Kejaksaan, tapi tidak bisa jumpa. Pun ketemu dengan Kepala Kejaksaan kita dilayani di meja tunggu, tidak boleh masuk ke dalam," kesal Wikki.

Wikki mengaku bahkan dirinya dan temannya sempat diusir Kasi Intel Kejari Rohul Ade Lesmana dari ruangannya saat kunjungan tersebut.

"Kita berharap semua pelayanan baik, melayani masyarakat sebaik mungkin. Ke depan agar pihak Kejaksaan nyaman bekerja, kita selaku masyarakat juga nyaman," harapnya.

Untuk 3 laporan kasus dugaan korupsi ‎di RSUD Rohul, Wikki mengatakan pihak Kejaksaan akan memberikan hasil telaah Selasa pekan depan. Dan untuk perkara yang baru diserahkan dalam bulan ini sudah ada hasil telaahnya.

"Kalau memang dugaan kita tidak bersalah‎ ya katakan tidak bersalah. Kalau bersalah tolong periksa. Kalau tidak bersalah keluarkan hasil lembar telaah, kita pelajari. Kalau memang ini tidak masuk akal akan kita lanjutkan ke Kejati," mintanya.

Wikki juga menyorot soal kinerja Kejari Rohul selama di bawah kepemimpinan Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum. Secara pribadi ia menilai tidak ada prestasi Freddy selama menjabat Kepala Kepala Kejari Rohul‎.

"Kita sudah tantang berapa sanggup beliau membuka kasus korupsi," ujar Wikki dan mminta Mahkamah Agung atau ‎MA untuk mengganti Kepala Kejari Rohul.

"Bukan saya benci terhadap oknum, tapi prestasinya tidak ada," tambah Wikki.

Pa‎da aksi damainya, massa MPR hanya diterima seorang pegawai Kejari Rohul Rahmat Hidayat. Rahmat mengaku Kejari Rohul bersama pejabat sedang ada rapat membahas TP4D di lantai dua.

Kepada massa, Rahmat mengaku terkait laporan dugaan korupsi di RSUD, Kejaksaan sudah membuat telaah dan akan dibentuk tim.‎

Rahmat juga meyakinkan pendemo, bahwa setiap laporan dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat tetap ditindaklanjuti oleh pihak Kejari Rohul. Rahmat mengaku selalu siap menerima mahasiswa di kantornya.‎

"Percayalah, semua laporan masyarakat tetap kami tindaklanjuti," sampai Rahmat kepada pendemo.

Terkait masyarakat yang akan bertemu Kepala Kejari Rohul, diakui Rahmat ‎harus mengikuti SOP Kejaksaan. Setiap tamu harus melapor dulu ke Kasi Intel Kejari Rohul.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden
- Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat
- Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur
- Korban Banjir Berharap Perhatian, Pemkab Kuansing Sebut tak Miliki Stok Bantuan
- Ini Identitas Cewek yang Tewas Dilindas Tronton CPO di Siak
- Tes SKB Diikuti 524 Pelamar CPNS Pemkab Rohul Digelar 9 Desember 2018
- Riau Juara Umum Masak Ikan Tingkat Nasional
- Sempat 5 Bulan Gaji Tunda Bayar, Dinkes Bengkalis Bayar Gaji 68 Bidan
- Ditaja Emak-emak, Gerakan Berbagi Jum'at Berkah Disambut Antusias Warga Duri
- BAZNas Bengkalis akan Khitan 100 Anak dan Salurkan Zakat kepada 102 Mustahik
- Imigrasi Bengkalis Jamin Permudah Pengurusan Paspor Bagi JCH
- Harga Sawit Anjlok, Petani Minta Pemda Carikan Solusi
- RPJMD Riau Hanya 12 Persen Sesuai dengan Target SDGs
- Dahsyat, Tiap Pekan 10 Pasutri di Duri, Bengkalis Adukan Masalahnya ke KUA
- Abdikan Diri ke Masyarakat,
Calon Apoteker Bengkalis Kenalkan Diabetes dan Hipertensi di Kalideres

- BI Riau Gelar Workshop UMKM Industri Tenun
- 39 Undangan Pelantikan Gubri Definitif Jumat Mulai Disebar
- Koperasi Meskom Sejati Bengkalis Bantah Tidak Transparan Bagi Hasil Lahan Plasma
- Benahi Jalan Soekarno Hatta Berlubang, PUPR Pekanbaru Koordinasi dengan Provinsi
- Taja Serah Terima Jabatan, Empat PJU Polda Riau Resmi Berganti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com