Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Maret 2019 16:00
Pentingnya Kenali Kebutuhan Nutrisi,
Prodia Gelar Seminar Bertema Persolized Nutrition as Disease Prevention Tools


Ahad, 24 Maret 2019 14:21
Peduli Warga, Caleg Golkar Ini Gelar Bazar Murah

Ahad, 24 Maret 2019 13:31
Dorong Penumbuhan dan Pengembangan WUB IKM di Riau, Kemenperin RI Taja Bimtek

Ahad, 24 Maret 2019 13:26
1.071 Kantong Darah Terkumpul pada KDD Ke-57 Riau Kompleks

Ahad, 24 Maret 2019 08:02
KPU Riau Simulasikan Rekapitulasi Hasil Pemilu dan Pilpres 2019 Tingkat Provinsi

Ahad, 24 Maret 2019 07:59
Hama Walang Sangit Serbu Pemumiman Warga Rohil

Sabtu, 23 Maret 2019 21:10
Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri

Sabtu, 23 Maret 2019 20:31
PJC Pekanbaru Semangati Wartawan Bengkalis Untuk Sajikan Berita Yang Santun dan Menarik

Sabtu, 23 Maret 2019 15:02
UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses

Sabtu, 23 Maret 2019 14:57
2019, DAK Fisik dan ADD Kuansing Meningkat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Juni 2018 16:48
Merasa Kesal Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kembung, Bengkalis Ubah Jalan Jadi "Kebun"

Masyarakat Bengkalis kesasl dengan kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki pemerintah. Warga menanam kelapa di tengah jalan yang lubang dan berair.

Riauterkini-BENGKALIS- Merasa kesal karena tak kunjung diperbaiki, warga Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis jadikan badan jalan di daerah tersebut dengan "kebun". Cara ini, menurut mereka sebagai bentuk kritik dan mendesak pihak yang terkait untuk segera lakukan perbaikan.

Badan jalan berlumpur dan rusak parah mengakibatkan sulitnya untuk dilalui, badan jalan ditanami berbagai jenis tanaman perkebunan, sepertu pohon sawit, kelapa dan juga pohon pisang.

Tak jelas siapa yang nekat menanam pohon itu, pemandangan tersebut dapat dilihat di ruas Jalan Penghulu Marsyat, Dusun Buyung, Desa Kembung Luar. Baru diketahui, Senin (11/6/18) pagi.

Adanya penanaman tanaman perkebunan di badan jalan itu, dimanfaatkan sejumlah warga untuk diunggah ke media sosial (Medsos).

"Jalan Penghulu Marsyat ini jalan poros, menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Bantan. Kondisinya memang memperihatinkan, banyak yang rusak. Harapan masyarakat agar jalan tersebut segera diperbaiki, mungkin tak kunjung diperbaiki makanya masyarakat kesal," ujar Firdaus, warga setempat, Senin (11/6/18).

Menurut warga setempat ini, sudah berkali-kali warga berusaha memperbaiki dengan cara menimbus dengan tanah atau kayu seadanya, namun karena jalan poros tersebut sering dilewati mobil-mobil besar, maka kondisinya kembali rusak.

"Tidak hanya di Kembung Luar di beberapa desa yang lain juga mengalami kerusakan sama. Mestinya pemerintah cepat menanggapi ini, tidak hanya fokus peningkatan jalan di tengah kota saja. Minimal kalau tidak ada peningkatan kualitas jalan yang ditimbun base pun tak masalah, jangan tekesan dibiarkan," katanya lagi.***(dik)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Peduli Warga, Caleg Golkar Ini Gelar Bazar Murah
- 1.071 Kantong Darah Terkumpul pada KDD Ke-57 Riau Kompleks
- Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri
- PJC Pekanbaru Semangati Wartawan Bengkalis Untuk Sajikan Berita Yang Santun dan Menarik
- UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses
- 2019, DAK Fisik dan ADD Kuansing Meningkat
- Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS
- Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP
- BPN Pelalawan Tandatangani Zona Integritas Bebas Korupsi
- Polda Riau Gelar Bakti Kesehatan di Sungai Pinang, Kampar
- DED Quran Center Diusulkan di APBD-P 2019
- BAZNas Bengkalis Hingga 'Curuk Kampung' Ajak Warga Berzakat
- Bhakti Kesehatan di Tambang, Wagubri Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan
- Soal 100 Honorer K2, Dewan Minta Gubri Beri Kepastian
- Rampingkan Struktur, Gubri Syamsuar Segera Hapus Tiga Dinas
- ICMI Rohil Ajak Masyarakat Dukung Rencana Pembangunan Masjid Muhammaf Ceng Ho
- Bupati Kampar Tandatangani Zona Integritas di BPN Kampar
- Bupati Kuansing Berharap Sejumlah Usulan Musrenbang Bisa Menjadi Skala Prioritas Provinsi
- Paska Tujuh Tahanan Kabur, Proses Sidang di PN Pelalawan Berjalan Normal
- Musrenbang 2020, Bupati Bengkalis Sebut Capaian RPJMD 2016-2021 Akan Dievaluasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com