Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 14 Desember 2018 13:28
Inhil Dinobatkan sebagai Kabupaten dengan Pembinaan KUR Terbaik

Jum’at, 14 Desember 2018 13:25
Rekanan Pemenang Tender Ungkap Ada Mafia Proyek di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci

Jum’at, 14 Desember 2018 13:20
Mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono Tiba di Pekanbaru

Jum’at, 14 Desember 2018 12:56
Beri Gelar Adat ke Jokowi, LAM Riau Mengaku Tak Tersandera

Jum’at, 14 Desember 2018 12:34
Pelajari RKPD, Dewan Kuansing Stuban ke Batam

Jum’at, 14 Desember 2018 12:26
Keempat Kali, Hera Tri Wahyuni Terpilih sebagai Ketua GOW Kabupaten Bengkalis

Jum’at, 14 Desember 2018 12:09
SKK Migas-EMP Santuni Anak Yatim Sebelum Lakukan Pengeboran di MSBY-03

Jum’at, 14 Desember 2018 10:33
Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

Jum’at, 14 Desember 2018 08:51
Korupsi ADD, Kades di Siak Divonis 18 Bulan Penjara.

Jum’at, 14 Desember 2018 07:40
Kesetrum.Listrik Saat Banjir, Jenazah Warga Kampar Sempat Hanyut Dua Hari

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 Juli 2018 19:34
Penjelasan Kasatpol PP Kampar Terkait Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Tenaga RTK

Kasatpol PP Kampar membantah jika anggotanya brutal menyerang aksi demo tenaga RTH. Namun diakui pihkanya terpaksa mencegah demo yang mayoritas ibu-ibu disebut sudah mengarah anarkis.

BANGKINANG - Dua orang korban aksi unjuk rasa dari tenaga rumah tunggu kelahiran (RTK) Kampar yang dilarikan ke RSUD Bangkinang, Senin (16/7/2018) disebut-sebut akibat aksi brutal anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar. Kabar ini semakin beredar luas di tengah masyarakat seiring beredarnya rekaman video di media sosial.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kampar Hambali ketika dikonfirmasi riauterkini.com melalui sambungan telepon seluler Senin (16/7/2018) sore membantah adanya aksi pemukulan maupun tendangan dari anggota Satpol PP.

Namun ia mengakui, pihaknya terpaksa mencegah adanya tindakan yang sudah mengarah ketindakan anarkis dengan cara permintaan meninggalkan kantor Bupati Kampar dan aksi dorong-dorongan.

Ia mengungkapkan, apa yang dilakukan oleh tenaga RTK dan aktivis sudah keterlaluan karena sudah menggangu aktivitas di kantor Bupati Kampar dan telah mengarah anarkis dengan merusak kaca kantor Bupati Kampar.

"Mereka melakukan demo di kantor Bupati sudah anarkis. Pintu sudah ditutup anggota tapi mereka masih memaksa masuk ke dalam kantor semuanya. Padahal bupatj tidak ada," ucap Hambali.

Sebelum kericuhan pecah kata Hambali, Sekda Kampar Yusri juga telah menyambut para pendemo dan mengajak perwakilan ke dalam ruangan di lantai dua dan telah diberi penjelasan. Menurutnya, Pemkab Kampar selama ini telah berupaya mencari solusi atas tuntutan tenaga RTK termasuk kedatangan Sekda dan Kadis Kesehatan ke Kementerian Kesehatan di Jakarta. "Namun keputusannya tak mungkin pula kita paksa Kementerian mengikuti kemauan kita," imbuh mantan Kepala Dinas Perhubungan Kampar ini.

Saat kedatangan Sekda, Hambali mengaku belum berada di tempat atau di kantor Bupati Kampar. Setelah pertemuan dengan perwakilan pengunjuk rasa ia mendapat telepon dari Sekda Kampar agar datang ke kantor Bupati Kampar karena sikap pengunjuk rasa sudah mengarah anarkis.

"Ryan tampak mengikat spanduk dan akan dipasang di pintu masuk (kantor Bupati). Spontan mereka didorong dan kami mengambil spanduknya. Biasalah, mereka spontan menyerang karena tidak terima," kata Hambali.

Mengenai adanya korban yang pingsan dan wanita yang sedang hamil ia belum bisa memastikan karena itu bisa dilakukan melalui tindakan medis. "Yang didorong yang di sini kok yang di sana pula jatuh," terang Hambali mengenai adanya korban perempuan yang dilarikan ke rumah sakit.

Hambali menambahkan, sebelum aksi ini, baru-baru ini Bupati Kampar juga telah melakukan upaya mediasi di ruangan rapat Bupati Kampar yang diikuti juga Kapolres Kampar dan saat itu bupati telah menyarankan mereka membuat laporan ke polisi terkait dugaan kecurangan penerimaan tenaga RTK dan dugaan kebohongan lainnya. Namun sampai saat ini pihak Pemkab Kampar belum pernah menerima laporan adanya laporan dari tenaga RTK tersebut.

"Ini sudah luar biasa, Bupati sudab kasih kesempatan. Masalah ini juga telah dimediasi dan dicarikan solusi. Selama ini mereka mau demo silakan. Tapi tadi memang sudah keterlaluan," pungkas Hambali.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Keempat Kali, Hera Tri Wahyuni Terpilih sebagai Ketua GOW Kabupaten Bengkalis
- Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan
- BAZNas Rohul Gelontorkan Rp 50 Juta untuk Bantu 100 Pasien Kategori Miskin di RSUD
- Bupati Rohul Resmikan Gerai Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Rambah Hilir
- Dibalut Seni dan Budaya, Ayo Hadiri CFN Selatbaru, Bengkalis 
- Bayi Ditemukan Dalam Kantong Plastik di Bengkalis Diserahkan ke Ortu Asuh
- Independent School Riau Chevron Sumbang 2.585 Buku Untuk Perpustakaan Pekanbaru Untuk kali kedua, ISR Chevron menyumbangkan buku untuk Dinas Perpustakaandan Kearsipan Pekanbaru. Jumlahnya, 2.585 buku. Riauterkini-PRKANBARU-Bantu program pendidikan ser
- Pawai Ta'aruf MTQ ke 37 Riau, Kuansing Tampilkan Tema "Mengantar Anak Pancar oleh Induak Bako"
- Jalan Lintas Mumpa-Pekan Heran di Rengat, Inhu Putus
- Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI

- Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru
- Jelang Akhir Tahun Program EVP Beri Manfaat Untuk Warga
- Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37
- Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir
- Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat
- Kabupaten Peduli HAM, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM RI
- DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL
- ‎36 Pejabat Pemkab Rohul Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
- Puluhan 'Pelayan' di Bengkalis Ikuti Sosialisasi UU KIP
- Seorang Mahasiswi Tewas jadi Korban Jalan Rusak,
Zulfi Mursal Minta Pemprov Riau Serius Perbaiki Jalan Rusak di Siak



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com