Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Oktober 2018 22:18
Mahasiswa Kuansing Juara Bulutangkis di Padang

Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:30
Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 17 Juli 2018 15:31
Januari-Juli, Tercatat 162 Penderita DBD di Pekanbaru

Dari periode Januari hingga pertengahan Juli 2018, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat ada 162 kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD.

Riauterkini - PEKANBARU Dari periode Januari hingga pertengahan Juli 2018, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat ada 162 kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD di Ibu Kota Provinsi Riau.

"Angka penderita DBD cukup tinggi," ucap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih melalui Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Gustiyanti, di Pekanbaru, Selasa (17/7).

Gustiyanti mengungkapkan bahwa dari 162 kasus tersebut, Kecamatan Tenayan Raya menjadi penyumbang terbanyak dengan 29 kasus. Kemudian disusul Kecamatan Payung Sekaki dengan 27 Kasus, Lalu Kecamatan Tampan 26 Kasus, lalu Marpoyan Damai dengan 16 kasus. Selanjutnya Kecamatan Bukit Raya menyumbang 15 kasus yang diikuti Kecamatan Senaprlan Dan Sukajadi masing masing 11kasus. Selain itu Kecamatan Limapuluh, Senapelan dan Pekanbaru Kota menyumbang 7 Kasus. Terakhir Kecamatan Rumbai 4 kasus dan Sail 2 kasus.

Lebih ia mengatakan bahwa 162 kasus DBD tersebut pada pekan ke- 28 di tahun 2018 ini mengalami penurunan kasus. Pasalnya pada tahun sebelumnya di bulan yang sama kasus DBD tercatat 386 kasus.

Terkait hal tersebut Gustiyanti mengaku bahwa pihak Diskes Pekanbaru telah menginstruksikan kepada jajaran pusat kesehatan masyarakat di masing-masing kecamatan untuk terus mendekatkan diri ke warga. Hal ini berujuan untuk terus menggerakkan upaya pencegahan DBD dengan metode 3M Plus, yakni Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, Menggunakan kelambu saat tidur, Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, Menanam tanaman pengusir nyamuk, Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah serta Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk. Hal ini dikatakannya sebagai langkah konkrit dari gerakan 3M yang telah dikenal masyarakat.

Ia juga mengimbau masyaraat untuk mewaspadai berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti. Pasalnya potensi kematian akibat terserang DBD sangat besar. Sedikit saja terlambat dalam penanganan para korban, maka hal buruk bisa saja terjadi. Untuk itulah ia menekankan kepada seluruh masyarakat agar menciptakan lingkungan sehat agar terhindar dari berbagai serangan penyakit. ***(dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis
- Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai
- Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis

- Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer
- Aksi Balapan Liar di Duri, Bengkalis Kian Meresahkan
- YBM PLN P3BS Bersama PKPU HI Riau Taja Kelas Ibu 1000 HPK dan Berikan Nutrisi Bagi Ibu Hamil
- KPU Kampar Sosialisasi Goes to Campus di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
- Azis Zaenal Serahkan Mini Traktor ke Petani di Desa Sungai Lembu
- Capaian Imunisasi MR di Kampar Rendah,
Kemenkes RI dan WHO Ungkap Bahaya Campak dan Rubella

- Tomas dan Anggota DPRD Kuansing Asal Pangean Sunat Gratis 40 Bocah
- Sabtu, Masyarakat Duri Tetap Bisa Urus TNBK
- Persiapan Sudah 95 Persen, Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru Bakal Dibuka Walikota
- Sebut Sanksi PT.ASL dari Kementrian, BPN Inhu Dikecam Warga
- Pengumuman Ahad Lusa,
Ratusan Berkas Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul Dinilai TMS

- Pemprov dan Meranti Tersendiri,
Ujian CAT Peserta CPNS Dibagi Empat Titik

- BKD Pekanbaru Akan Konsultasi ke KSN untuk Pengisian Pejabat Eselon II
- Aneh, APMS di Bengkalis Ini Tidak Jual Bensin ke Masyarakat Tapi ke Drum
- Bupati Kampar Ingatkan Pelaksana Program Pamsimas yang Memahami Sistem Sanitasi
- FPRR Serahkan Bantuan Sosial Uutuk Korban Bencana Gempa dan Tsunami di Palu
- Bantuan APBN 2018, BPCB Sumbar Perbaiki Makan Raja-raja Rambah Tahun ini


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com