Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Oktober 2018 09:06
Warga Langgam Temukan Limbah Pabrik Kelapa Sawit Mengalir ke Sungai Gondai

Senin, 22 Oktober 2018 07:17
Peringati HUT ke-54 Golkar di Kuansing Digelar di Desa Terisolir

Ahad, 21 Oktober 2018 22:18
Mahasiswa Kuansing Juara Bulutangkis di Padang

Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Agustus 2018 14:26
BJ Habibie Dorong Tekhnokrat di Indonesia Lakukan Inovasi

Presiden ke-3 Republik Indonesia Prof Dr Ing Burhanuddin Habibie dorong tekhnokrat di tanah air lakukan inovasi dalam berbagai bidang.

Riauterkini - PEKANBARU - Presiden ke-3 Republik Indonesia Prof Dr Ing Burhanuddin Habibie dorong tekhnokrat di tanah air lakukan inovasi dalam berbagai bidang.

Habibie sempat mencontohkan, bagaimana inovasi pembuatan pesawat terbang yang dimotorinya saat mengembangkan pesawat dari Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) yang kini menjelma menjadi PT Dirgantara Indonesia (DI).

"Kita harus bisa dan terus bisa melakukan inovasi. Tidak hanya produk tertentu, berbagai potensi kita harus lakukan," kata Habibie saat membuka acara sekaligus menjadi keynot speaker kegitan seminar ilmiah riset inovasi menuju ekonomi era industri 4.0, di Hotel Labersa, Kamis (9/8/18).

Selain itu, Habibie juga mencontohkan pembudidayaan rumput laut yang banyak terdapat di wilayah Indonesia bagian timur. Indonesia termasuk pengekspor terbesar ke luar negeri termasuk negara tetangga.

Persoalannya, yang bisa dilakukan Indonesia baru sebatas penyediaan bahan baku. Sementara ketika sudah sampai ke negara tetangga langsung diolah, sehingga kualitasnya pun bertambah.

Setelah diekspor kembali ke Eropa, rumput laut olahan itu pun dari negara tetangga itu pun diolah kembali menjadi berbagai produk, termasuk diantaranya untuk kosmetik.

"Kalau sudah begini tentu nilainya jauh lebih besar lagi. Kosmetik itu lalu diimpor oleh Indonesia, yang bahan bakunya berasal dari negeri sendiri. Inilah inovasi," ungkap Habibie.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis
- Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai
- Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis

- Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer
- Aksi Balapan Liar di Duri, Bengkalis Kian Meresahkan
- YBM PLN P3BS Bersama PKPU HI Riau Taja Kelas Ibu 1000 HPK dan Berikan Nutrisi Bagi Ibu Hamil
- KPU Kampar Sosialisasi Goes to Campus di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
- Azis Zaenal Serahkan Mini Traktor ke Petani di Desa Sungai Lembu
- Capaian Imunisasi MR di Kampar Rendah,
Kemenkes RI dan WHO Ungkap Bahaya Campak dan Rubella

- Tomas dan Anggota DPRD Kuansing Asal Pangean Sunat Gratis 40 Bocah
- Sabtu, Masyarakat Duri Tetap Bisa Urus TNBK
- Persiapan Sudah 95 Persen, Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru Bakal Dibuka Walikota
- Sebut Sanksi PT.ASL dari Kementrian, BPN Inhu Dikecam Warga
- Pengumuman Ahad Lusa,
Ratusan Berkas Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul Dinilai TMS

- Pemprov dan Meranti Tersendiri,
Ujian CAT Peserta CPNS Dibagi Empat Titik

- BKD Pekanbaru Akan Konsultasi ke KSN untuk Pengisian Pejabat Eselon II
- Aneh, APMS di Bengkalis Ini Tidak Jual Bensin ke Masyarakat Tapi ke Drum
- Bupati Kampar Ingatkan Pelaksana Program Pamsimas yang Memahami Sistem Sanitasi
- FPRR Serahkan Bantuan Sosial Uutuk Korban Bencana Gempa dan Tsunami di Palu
- Bantuan APBN 2018, BPCB Sumbar Perbaiki Makan Raja-raja Rambah Tahun ini


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com