Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 17 Desember 2018 11:07
Terendam Banjir, Gubri Tinjau Kebun dan Rumah Warga Buluh China

Senin, 17 Desember 2018 11:03
14 Hari Hanyut, Mayat Balita di Rohul Ditrmukan di Kuari

Senin, 17 Desember 2018 10:53
Tetapkan Tiga Tersangka, Kapolda Minta Kasus Perusakan Atribut PD Cepat Dilimpahkan

Senin, 17 Desember 2018 09:46
Saran Jokowi Bikin Heboh Pedagang Sayur Pasar Arengka

Senin, 17 Desember 2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

Ahad, 16 Desember 2018 20:42
Pasca Insiden Perusakan Atribut, AHY: Banyak Masyarakat yang Berempati dan Marah

Ahad, 16 Desember 2018 20:37
KOTAKU Gelar Aksi Bersih Sungai Sahabat Sungai Pekanbaru Vol 3

Ahad, 16 Desember 2018 20:29
PDIP Riau Tegaskan Pelaku Perusakan APK Partai Demokrat Bukan Kadernya

Ahad, 16 Desember 2018 14:53
KUBE Bengkalis Terbaik 10 Besar Nasional

Ahad, 16 Desember 2018 14:14
Digelari Datuk Seri Setia Amanah Negara,
Bupati Kuansing Ucapkan Selamat pada Presiden RI Joko Widodo


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 22:46
Grand Final Bujang Dara 2018, Sekda Ingatkan Cinta Budaya Penanda Identitas

Sekdaprov Ahmad Hijazi buka Grand Final Bujang Dara 2018 yang digelar di Grand Ball Room SKA co-Ex. Sekda ingatkan pentingnya menanamkan cinta budaya sebagai penanda identitas diri.

Riauterkini - PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi mengingatkan pentingnya menanamkan cinta budaya sebagai penanda identitas diri. Karena itu, pembangunan yang dilakukan pemerintah tak semata berbicara fisik belaka.

Pernyataan Sekda ini disampaikannya saat membuka Grand Final Bujang Dara 2018 yang digelar di Grand Ball Room SKA co-Ex. Karena itu, sangat diharapkan kepada para peserta bujang dan dara dituntut memahami spirit kultur khususnya budaya Melayu, sebagai identitas masyarakat Riau.

"Menempa pikiran menyuburkan pekerti. Dari sanalah spirit kultur Melayu itu. Dari kepintaran yang berlandas moralitas. Kita memang sedang tidak sedang membangun sektor pisik belaka, namun lebih jauh, telah mempondasikan keagungan budaya sebagai penanda," kata Sekdaprov Riau, Jumat (10/8/18).

Mengapa budaya, tanya Sekda. Karena ia adalah sumber segalanya. Era yang terus berubah menjadikan identitas kultural sebagai sebuah keniscayaan. Bangsa yang maju adalah mereka yang tak terlepas dari budaya mereka sendiri.

Seperti halnya China, India dan belakangan Korea. Sebelumnya tentu saja Jepang dengan etos kerja yang berbasis pada kultur khas dan sedemikian berkarakter. Pada akhirnya budaya lebih dari sekedar identitas karena ia adalah filosofi, spirit dan sekaligus inspirasi. Sebagaimana halnya dengan tunjuk-ajar, ia adalah pedoman.

Begitu juga dengan finalis bujang dara yang berlaga malam ini. Tidak hanya dituntut bisa bersaing lalu menjadi terbaik. Tetapi bujang dara yang nantinya dinobatkan tentu saja diamanahkan membawa nama baik Riau.

"Malam ini saya merasa berbahagia, dapat berkumpul dengan kita semua, dan dengan anak-anak kita yang menjadi finalis Bujang Dara. Insya Allah, malam ini, akan dinobatkan Bujang dan Dara Riau 2017," papar Sekda.

"Bukan semata bagian dari kontestan. Ketika lampu pertunjukan sudah redup, panggung usai, maka selanjutnya, seluruh finalis akan kembali ke hadapan publik. Bedanya, kini mereka menyandang status sebagai duta-duta budaya. Menjadi teladan dalam berakal-budi," harap Sekda.

Adapun tema dari acara ini adalah "Sebatang Indragiri, Negeri Para Raja". Kegiatan yang diikuti oleh 50 finalis bujang dara ini menghadirkan artis ibukota Dara Rizki Ruhiana atau lebih dikenal dengan nama Dara The Virgin. Kemudian Miki API yang sempat mendendangkan lagu gadis Melayu.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Saran Jokowi Bikin Heboh Pedagang Sayur Pasar Arengka
- Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti
- Digelari Datuk Seri Setia Amanah Negara,
Bupati Kuansing Ucapkan Selamat pada Presiden RI Joko Widodo

- Pelayanan Berbasis HAM,
Lapas Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM

- Foto Sama Jokowi tapi Salam Dua Jari, Pose Dua Pelajar Bikin Heboh Medsos
- Kehadiran SBY dan Keluarga di CFD Bikin Masyarakat Histeris
- Sampaikan Isu Strategis Bangun Negeri, Jaman Riau Audiensi dengan Presiden Jokowi
- Demokrat Riau Minta Aparat Usut Tuntas Pelaku Pengrusakan APK Partai
- Tertangkap, Begini Pengakuan Pelaku Perusak Sejumlah Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru
- Datuk Seri Setia Amanah Negara, Syamsuar Ucapkan Tahniah Atas Gelar yang Diterima Presiden RI
- ‎Puluhan Crosser Ramaikan Kejurda Motorcross Piala Bupati Rohul Putaran V Riau
- Digelar di Aula Pustaka Unilak, Ujian Profesi Advokat Peradi Digelar Serentak se Indonesia
- Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi
- Jelang Akhir Tahun 2018,
Management Grand Meranti Hotel dan Paragon Sambangi Panti Asuhan

- Masyarakat Kecewa, Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir
- Jokowi Berterima Kasih Diberi Gelar Adat LAM Riau
- Puluhan Kafilah Semarakkan MTQ ke-33 Desa Bantan Tengah, Bengkalis
- Pentabalan Adat Tuntas, Jokowi Resmi Bergelar Datuk Seri Setia Amanah
- Berpeci, Jokowi Tiba di Gedung LAM Riau
- Ribuan Anak Sekolah Dikerahkan Sambut Presiden Jokowi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com